Dunia pasar modal lagi rame nih 🔥. Saham Bumi Resources (BUMI) tiba-tiba bikin geger gara-gara transaksi nego jumbo yang nilainya bukan main—tembus Rp6,9 triliun! 😱
Buat lo yang ngikutin saham batu bara dan tambang, ini jelas bukan kejadian kaleng-kaleng.
Pada Senin, 19 Januari 2026, saham BUMI tercatat melakukan crossing di pasar negosiasi dengan jumlah sekitar 18,2 miliar lembar saham.
Harga transaksinya ada di kisaran Rp380 per saham, jadi kalau dikalikan semuanya… boom 💣 Rp6,9 triliun cuy!
Transaksi segede ini difasilitasi oleh Ina Sekuritas Indonesia dengan kode broker RB. Tapi sampai sekarang, masih belum ada pernyataan resmi soal:
- Siapa pembelinya
- Buat apa saham sebanyak itu dikoleksi
Dan di sinilah mulai seru 👀
🕵️♂️ Broker RB = Arah ke Grup Salim?
Pengamat pasar modal Michael Yeoh angkat suara dan bilang kalau transaksi ini nggak biasa. Menurut dia, broker RB punya indikasi afiliasi dengan Grup Salim.
Kalau bener, artinya bisa jadi ini gerakan strategis internal, bukan sekadar transaksi random.
Intinya: bukan beli buat trading harian, tapi manuver kelas kakap.
🤝 BUMI Sekarang Dipegang Siapa Aja?
Biar nggak bingung, kita lurusin dulu ya 👇
Saat ini, BUMI dikendalikan barengan oleh:
- Grup Bakrie
- Grup Salim
Grup Salim sendiri masuk ke BUMI lewat aksi akuisisi saham di periode 2022–2023. Jadi kalau sekarang ada transaksi gede dan dikaitkan sama mereka, ya masuk akal sih kalau pasar langsung panas 🔥
🚀 BUMI Lagi Nggak Main-main
Kenapa saham BUMI makin dilirik? Karena bisnisnya juga lagi gaspol diversifikasi, bro!
Beberapa langkah penting yang lagi dikebut:
- ⛏️ Produksi emas BRMS makin digenjot
- 🚜 Volume overburden removal PT Darma Henwa (DEWA) naik signifikan
- 🪙 Akuisisi aset emas-tembaga Wolfram yang biaya produksinya rendah
- 🧱 Masuk ke bisnis bauksit–alumina lewat Laman Mining
Artinya, BUMI nggak mau cuma bergantung ke batu bara doang. Mereka lagi bangun portofolio tambang yang lebih luas dan tahan banting ke depan.
🧠 Jadi, Ini Sinyal Apa Buat Investor?
Transaksi nego jumbo kayak gini biasanya:
- Bukan buat spekulasi jangka pendek
- Lebih ke penataan kepemilikan atau strategi jangka panjang
Tapi inget ya, bro 👇
📌 Belum ada konfirmasi resmi, jadi pasar masih main tebak-tebakan.
Walau kelihatannya menarik dan bikin penasaran, keputusan beli atau jual saham tetap ada di tangan lo sendiri.
Pantau keterbukaan informasi, laporan keuangan, dan jangan FOMO 🚫
