Produk Daviena Ditarik BPOM, Netizen Auto Nyala karena Masih Rajin Promosi. Dunia per-skincare-an lagi rame banget, guys. Kali ini yang jadi sorotan adalah Daviena, selebgram yang juga dikenal sebagai pebisnis skincare.
Namanya lagi trending bukan karena prestasi, tapi karena produk Daviena Skincare resmi ditarik BPOM, sementara promosi di media sosial masih jalan terus. Alhasil? Netizen langsung turun tangan 👀🔥
Berdasarkan dokumen resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Daviena Skincare masuk dalam daftar kosmetik yang ditarik dari peredaran pada periode Triwulan IV (Oktober–Desember 2025). Alasannya cukup serius: mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang dalam kosmetik.
Info ini dirilis langsung lewat situs resmi BPOM dan mulai ramai dibahas pada Senin, 19 Januari 2026. Sejak saat itu, kolom komentar media sosial Daviena langsung penuh debat panas 🔥
Netizen: “Ini Aman atau Gimana, Sih?”
Walau di beberapa unggahan Daviena nggak secara eksplisit promosi skincare, warganet tetap mempertanyakan keamanan produk yang sebelumnya sudah dijual ke publik.
Beberapa netizen bahkan menyinggung pernyataan Daviena di masa lalu yang sempat bilang ingin memperbaiki kualitas produk sampai ke luar negeri.
“Katanya mau evaluasi, mau cari yang terbaik sampai ke luar negeri. Tapi kok sekarang malah kena masalah lagi?”
— komentar salah satu netizen
Ada juga yang langsung menyoroti kandungan berbahaya yang ditemukan:
“Dexamethasone itu bahaya banget. Kok bisa tega jual ke orang-orang?”
— tulis netizen lainnya
Komentar pedas terus berdatangan, bikin suasana makin panas 🌡️
Produk yang Kena Tarik
Salah satu produk yang resmi ditarik BPOM adalah:
👉 Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA
Produk ini terbukti mengandung bahan berbahaya yang dilarang untuk kosmetik, sehingga wajib ditarik dari peredaran demi melindungi konsumen.
Tapi Promosi Masih Jalan?
Yang bikin netizen makin geregetan, akun Instagram Daviena (pemilik nama asli Melvhina Husyanti) masih terlihat aktif. Bahkan, ia masih sempat mempromosikan produk lain lewat Instagram Story.
Hal ini yang akhirnya bikin publik bertanya-tanya:
👉 “Ini belum klarifikasi tapi kok masih jualan?”
Fakta dari BPOM: Nggak Cuma Satu Produk
Dari hasil pengawasan BPOM selama Triwulan IV 2025, ditemukan total 26 produk kosmetik bermasalah, dengan rincian:
- 15 produk tanpa izin edar (TIE)
- 10 produk hasil kontrak produksi
- 1 produk impor
Semua produk tersebut mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang, seperti:
- Asam retinoat
- Mometason furoat
- Hidrokinon
- Deksametason
- Merkuri
- Klindamisin
Efek Sampingnya? Jangan Dianggap Sepele 😱
BPOM juga menjelaskan risiko dari masing-masing bahan ini, dan jujur aja… ngeri.
- Asam retinoat: bikin kulit kering, perih, terbakar, bahkan berisiko gangguan janin pada ibu hamil
- Mometason furoat: bisa menyebabkan penipisan kulit dan gangguan hormon
- Hidrokuinon: berpotensi bikin kulit makin gelap dan merusak kornea mata
- Deksametason: memicu jerawat parah, kemerahan, dermatitis, sampai gangguan hormon
- Merkuri: bisa menyebabkan bintik hitam, kerusakan ginjal, dan gangguan saraf
- Klindamisin: bikin kulit mengelupas, perih, kering, dan iritasi
Kasus ini jadi pengingat keras buat kita, terutama anak muda yang doyan skincare viral:
✅ Jangan gampang tergiur endorsement
✅ Selalu cek izin BPOM
✅ Jangan cuma percaya testimoni
✅ Kesehatan kulit = investasi jangka panjang
Skincare boleh glowing, tapi keamanan tetap nomor satu, guys. Jangan sampai pengin cantik/cakep instan malah berujung masalah 😬
