Meta Perluas Layanan Premium Instagram, Pengguna Bisa Nikmati Story Lebih Lama hingga Fitur Ghost Mode

Must Read

Instagram terus membuktikan diri sebagai salah satu media sosial paling populer di dunia. Meski sudah berusia lebih dari 15 tahun, platform ini masih menjadi tempat favorit untuk berbagi foto, video, hingga membangun personal branding dan bisnis digital.

Di tengah persaingan yang semakin sengit dengan berbagai platform baru, Instagram terus menghadirkan pembaruan demi menjaga pengalaman pengguna tetap menarik. Salah satu layanan yang belakangan mulai banyak diperbincangkan adalah Instagram Plus, sebuah opsi berlangganan yang disebut menawarkan fitur-fitur tambahan di luar kemampuan akun reguler.

Layanan ini dikabarkan menyasar pengguna aktif, kreator konten, hingga pelaku usaha yang membutuhkan fitur lebih lengkap untuk mengelola akun mereka. Dengan biaya langganan sekitar US$3,99 per bulan atau sekitar Rp70 ribuan, pengguna berpotensi mendapatkan sejumlah fitur premium yang berfokus pada privasi, analitik, dan personalisasi akun.

Lalu, apa saja fitur yang membuat Instagram Plus mulai dilirik banyak pengguna? Berikut ulasan lengkapnya.

Story Bisa Tayang Lebih Lama, Tidak Hanya 24 Jam

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah durasi Story yang lebih panjang.

Jika pada akun biasa Story otomatis hilang setelah 24 jam, pengguna Instagram Plus disebut dapat memperpanjang masa tayang hingga 48 jam.

Fitur ini dinilai sangat berguna bagi kreator konten, pemilik bisnis online, maupun influencer yang ingin memberikan waktu lebih banyak kepada audiens untuk melihat promosi, pengumuman, atau konten penting lainnya.

Dengan waktu tayang yang lebih lama, peluang mendapatkan jangkauan dan interaksi juga bisa meningkat tanpa perlu mengunggah ulang konten yang sama.

Bisa Melihat Berapa Kali Story Ditonton Ulang

Instagram Plus juga menghadirkan fitur yang disebut Rewatch Counts.

Melalui fitur ini, pengguna tidak hanya mengetahui siapa yang melihat Story mereka, tetapi juga bisa melihat berapa kali sebuah Story diputar atau ditonton ulang oleh audiens.

Informasi semacam ini cukup berharga, terutama bagi kreator yang ingin memahami perilaku pengikut mereka.

Jika suatu Story diputar berkali-kali, hal tersebut bisa menjadi sinyal bahwa konten tersebut menarik, informatif, atau memancing rasa penasaran audiens.

Data tambahan ini memungkinkan pengguna membuat strategi konten yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Ghost Mode, Lihat Story Tanpa Meninggalkan Jejak

Fitur berikutnya yang paling banyak menjadi bahan pembicaraan adalah Ghost Mode.

Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat Story akun lain tanpa nama mereka muncul dalam daftar penonton.

Biasanya, setiap akun yang membuka Story akan otomatis tercatat sebagai viewers. Namun melalui Ghost Mode, aktivitas tersebut dapat dilakukan secara lebih privat.

Bagi sebagian orang, fitur ini dianggap menarik karena memberikan keleluasaan untuk melihat konten tanpa diketahui pemilik akun.

Meski begitu, fitur seperti ini juga memunculkan diskusi soal batas privasi dan transparansi interaksi di media sosial.

Posting Konten Tanpa Muncul di Feed Pengikut

Instagram Plus juga menawarkan cara baru dalam mengunggah konten.

Pengguna dapat mengunggah foto atau video ke profil mereka tanpa harus mendistribusikannya ke Feed para pengikut.

Artinya, konten tetap tersimpan dan tampil di halaman profil, tetapi tidak otomatis muncul di beranda follower.

Fitur ini cocok untuk pengguna yang ingin merapikan tampilan profil, menyimpan dokumentasi tertentu, atau membangun estetika akun tanpa membanjiri timeline pengikut dengan unggahan tambahan.

Pengaturan Audiens Story Lebih Fleksibel

Selama ini Instagram memiliki fitur Close Friends yang memungkinkan pengguna membatasi penonton Story.

Namun pada Instagram Plus, pengaturan audiens disebut menjadi lebih fleksibel.

Pengguna dapat membuat segmentasi penonton yang lebih spesifik sesuai kebutuhan mereka.

Bagi kreator dan pelaku bisnis, kemampuan ini bisa membantu dalam membagikan konten tertentu kepada kelompok audiens yang berbeda, misalnya pelanggan setia, komunitas khusus, atau anggota program eksklusif.

Personalisasi Akun Jadi Lebih Bebas

Tidak hanya soal privasi dan analitik, Instagram Plus juga membawa sejumlah fitur personalisasi tambahan yang membuat tampilan akun terasa lebih unik.

Beberapa fitur yang disebut tersedia antara lain:

  • Reaksi khusus berupa Super Heart pada Story.
  • Opsi mengganti ikon aplikasi Instagram.
  • Font eksklusif untuk bio profil.
  • Kapasitas pin postingan yang lebih banyak dibanding akun biasa.
  • Pilihan tampilan profil yang lebih beragam.

Jika akun reguler hanya dapat menyematkan tiga unggahan di bagian atas profil, pengguna layanan premium disebut memperoleh ruang tambahan untuk menampilkan lebih banyak konten unggulan.

Cocok untuk Kreator dan Pengguna Aktif

Melihat daftar fitur yang ditawarkan, Instagram Plus tampaknya memang dirancang untuk pengguna yang menghabiskan banyak waktu di platform tersebut.

Kreator konten bisa memanfaatkan data tambahan untuk memahami audiens mereka, sementara pemilik bisnis dapat memperoleh kontrol lebih besar terhadap distribusi dan pengelolaan konten.

Di sisi lain, pengguna biasa yang menyukai fitur personalisasi dan privasi tambahan juga berpotensi tertarik mencoba layanan ini.

Belum Tersedia untuk Semua Pengguna

Meski ramai diperbincangkan, ketersediaan fitur-fitur premium ini masih belum merata di seluruh wilayah dan akun pengguna.

Karena itu, sebagian pengguna mungkin belum menemukan opsi berlangganan atau fitur yang disebut sebagai Instagram Plus di aplikasi mereka.

Instagram sendiri diketahui kerap melakukan uji coba fitur secara bertahap sebelum merilisnya secara luas. Oleh sebab itu, pengalaman yang diterima setiap pengguna bisa berbeda tergantung lokasi, jenis akun, serta program pengujian yang sedang berjalan.

Instagram terus mencari cara baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui berbagai fitur premium. Mulai dari Story 48 jam, Rewatch Counts, Ghost Mode, hingga opsi personalisasi yang lebih luas, Instagram Plus hadir sebagai layanan yang menargetkan pengguna yang ingin mendapatkan lebih banyak kontrol dan informasi dari aktivitas mereka di platform.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan informasi resmi dari Instagram terkait ketersediaan dan peluncuran fitur-fitur tersebut, karena tidak semua akun saat ini memiliki akses yang sama.

Dengan perkembangan media sosial yang semakin cepat, layanan premium seperti ini berpotensi menjadi salah satu tren baru dalam pengalaman menggunakan Instagram di masa depan.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Latest

The Jungle Bogor Siapkan Program Promo JUARA Selama Libur Sekolah 2026, Mulai Tiket Gratis hingga Paket Bundling Keluarga

Kabar gembira buat para pelajar dan keluarga yang sedang menyiapkan agenda liburan sekolah. Memasuki musim libur panjang Juni hingga...

More Articles Like This

Favorite Post