Pernah denger nama PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) gak? Nah, ini bukan perusahaan sembarangan, bro. Sekarang lagi jadi bahan obrolan hangat di dunia pasar modal karena langkah bisnisnya yang makin ngeri-ngeri sedap.
Apalagi, nih perusahaan dimiliki sama Happy Hapsoro, yang gak lain suaminya Ketua DPR RI, Puan Maharani. Jadi, udah pasti banyak yang kepo — “RAJA tuh sebenernya main di bidang apa sih?” 😎
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) itu awalnya lahir di tahun 1993 dan dulu tuh bisnisnya gak ada sangkut pautnya sama energi. Bayangin, dulunya mereka main di properti dan logistik, kayak urusan gudang dan tanah gitu.
Tapi sekitar tahun 2010, mereka mutusin buat banting setir total ke dunia energi terintegrasi — dari hulu sampe hilir, alias dari produksi, distribusi, sampe penyediaan energi buat industri.
Sekarang RAJA udah punya empat pilar bisnis utama:
- ⚙️ Infrastruktur Gas — ngurusin jaringan pipa, terminal LPG, dan kompresor gas.
- 🔥 Perdagangan Gas — jadi penyedia gas bumi buat industri dan komersial.
- ⚡ Pembangkit Energi — ngoperasiin pembangkit listrik berbasis gas di berbagai daerah.
- 🌱 Energi Berkelanjutan — main di proyek-proyek ramah lingkungan dan efisiensi energi.
Jadi ya, kalau dulu RAJA itu kayak pemain properti biasa, sekarang dia udah naik level jadi emiten energi nasional yang terintegrasi dari ujung ke ujung. 🚀
⚡ Fokus Baru: Bisnis Midstream yang Lagi Gahar
Nah, yang lagi jadi sorotan sekarang itu sektor midstream — gampangnya sih, bagian tengah dari bisnis migas, yang ngurusin infrastruktur distribusi energi.
RAJA punya:
- Pipa minyak 360 km,
- Pipa gas 245 km,
- Kapasitas penyaluran 65 mmscfd,
- Plus terminal LPG 1.000 metrik ton per hari.
Gila, gede banget kan skalanya?
Presdir-nya, Djauhar Maulidi, bilang kalau sekarang mereka lagi siapin subholding midstream baru yang bakal siap beroperasi penuh di awal 2026.
Dan kabarnya nih, bisa aja anak usaha ini nanti melantai di BEI alias IPO, kayak anak usahanya yang lain, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang sukses IPO di Januari 2025.
💸 Rencana IPO Baru: Ngulang Suksesnya RATU
Setelah RATU sukses di bursa, RAJA gak mau berhenti sampai situ aja. Mereka mau ngedorong anak usaha midstream-nya biar lebih solid dan siap ekspansi besar-besaran.
Kata Direktur RAJA, Ogi Rulino, mereka lagi rapihin struktur internal dulu, soalnya masih ada anak usaha yang kecil-kecil dan belum terintegrasi penuh.
Kalau udah kuat dan stabil, IPO bakal jadi langkah selanjutnya.
Selain itu, RAJA juga udah siapin capex (modal ekspansi) lumayan besar buat tahun depan — fokusnya buat bangun pipa BBM. Ini nunjukin kalau mereka serius banget mau kuasain infrastruktur energi nasional.
📈 Pendapatan Naik Terus!
Cek nih data midstream-nya, bro:
- 2022: US$22,5 juta
- 2023: US$50,9 juta
- 2024: US$53,5 juta
- Semester I/2025 aja udah US$28,8 juta, alias naik 22% dari tahun sebelumnya.
Artinya, bisnis mereka gak cuma gaya doang — tapi cuannya makin deras! 💰
💰 Dividen Tetap Jalan, Investor Senang
Buat lo yang main saham, kabar baiknya RAJA gak cuma fokus ekspansi, tapi juga tetap bagi dividen. Tahun buku 2024 kemarin, mereka bagi Rp253,62 miliar alias Rp60 per saham.
Presdir-nya bilang, mereka selalu jaga tiga hal penting:
- Stabilitas nilai perusahaan,
- Likuiditas,
- Dan keseimbangan pasar lewat dividen rutin.
Pokoknya, ekspansi jalan, tapi investor juga gak dilupain. Mantap gak tuh? 🔥
📊 Saham RAJA: Naik Turun Tapi Tetep Gacor
Awal 2025, saham RAJA sempet nyentuh Rp4.230, sempat naik lagi ke Rp5.675, terus koreksi ke Rp3.860.
Tapi kalau liat year-on-year, sahamnya tetep naik 87,14%, bro!
Itu tandanya, pasar masih percaya banget sama prospek RAJA.
Gila ya, dari perusahaan properti biasa, sekarang RAJA udah jadi raksasa energi nasional. Dengan fokus baru di midstream, rencana IPO anak usaha, dan dividen yang tetap lancar, RAJA ini emang udah pantes banget dijuluki “RAJA-nya Energi Indonesia.” 👑
Buat lo yang demen ngulik saham atau dunia energi, pantengin terus pergerakan RAJA (PT Rukun Raharja Tbk) — bisa jadi nih salah satu hidden gem yang lagi bersinar di BEI.
