Bacaan Injil Katolik Hari Ini Rabu 18 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik “Bapa-Ku Bekerja Sampai Sekarang”

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Rabu 18 Maret 2026.

Kalender Liturgi hari Rabu 18 Maret 2026 merupakan HARI RABU PEKAN IV PRAPASKAH, Perayaan fakultatif Santo Syrillus dari Yerusalem, Uskup dan Pengaku Iman, Santo Anselmus dari Lucca, Uskup, Santo Salvator OFM, Pengaku Iman, dengan Warna Liturgi Ungu.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Rabu 18 Maret 2026:

Bacaan Pertama Yes. 48:8-15

Beginilah firman Tuhan: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau,

menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi, untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah!

Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.

Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air.

Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan. Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim.”

Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab Tuhan menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.

Sion berkata: “Tuhan telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.” Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 145:8-9.13c-14.17-18

Ref. Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.

Tuhan itu setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua yang tertunduk.

Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

Bait Pengantar Injil, Yoh 11:25

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Akulah kebangkitan dan hidup, sabda Tuhan. Setiap orang yang percaya pada-Ku, akan hidup, sekalipun ia sudah mati.

Bacaan Injil Yoh. 5:17-30

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang”

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”

Karena perkataan itu, orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh Yesus, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri, dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

Maka Yesus menjawab mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau Ia tidak melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

Sebab Bapa mengasihi Anak, dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan yang lebih besar lagi daripada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.

Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa.

Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Aku berkata kepadamu: Sungguh, saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.

Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

Dan Bapa telah memberikan kuasa kepada Anak untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kubur akan mendengar suara Anak,

dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Rabu 18 Maret 2026

Saudara-saudari terkasih,

Ada saat-saat dalam hidup ketika manusia merasa sendirian. Kita mungkin pernah mengalami masa di mana doa terasa sepi, usaha terasa tidak dihargai, dan harapan terasa jauh. Dalam keadaan seperti itu, tidak jarang muncul pikiran di dalam hati: apakah Tuhan masih memperhatikan hidupku?

Pertanyaan seperti itu sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu. Dalam Bacaan Pertama hari ini, umat Israel juga mengalami perasaan yang sama. Mereka hidup dalam penderitaan dan merasa ditinggalkan. Bahkan mereka berkata, “Tuhan telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.” Kalimat ini menggambarkan betapa dalamnya rasa putus asa manusia ketika merasa tidak lagi dilihat oleh Tuhan.

Namun Tuhan menjawab dengan cara yang sangat menyentuh hati. Ia berkata: “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.”

Ini adalah salah satu ungkapan kasih Tuhan yang paling lembut dalam Kitab Suci. Tuhan membandingkan kasih-Nya dengan kasih seorang ibu kepada bayinya. Kita tahu bahwa kasih seorang ibu biasanya sangat kuat dan penuh pengorbanan. Tetapi Tuhan bahkan mengatakan bahwa kasih-Nya lebih setia daripada itu. Ia tidak pernah melupakan umat-Nya.

Sabda ini mengingatkan kita bahwa ketika manusia merasa ditinggalkan, sebenarnya Tuhan justru sedang tetap memegang hidup kita. Kasih Tuhan tidak selalu terasa dalam emosi atau perasaan. Kadang-kadang kasih itu hadir dalam kesabaran, dalam kekuatan untuk bertahan, dalam orang-orang yang diam-diam membantu kita, atau dalam harapan kecil yang masih bertahan di dalam hati.

Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang hubungan-Nya dengan Bapa. Ia mengatakan bahwa Ia tidak melakukan sesuatu dari diri-Nya sendiri, tetapi selalu mengikuti kehendak Bapa. Segala yang Ia lakukan berasal dari kasih dan karya Bapa.

Ini menunjukkan kepada kita sesuatu yang sangat penting: karya Tuhan tidak pernah berhenti. Yesus berkata, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” Artinya, Tuhan terus bekerja dalam dunia ini, bahkan ketika manusia tidak menyadarinya.

Sering kali kita membayangkan Tuhan bekerja hanya melalui peristiwa besar atau mukjizat yang luar biasa. Padahal dalam kenyataannya, Tuhan sering bekerja secara tenang dan sederhana. Ia bekerja melalui kesetiaan seorang ibu yang merawat keluarganya, melalui seseorang yang tetap jujur dalam pekerjaannya, melalui orang yang tetap berbuat baik meskipun tidak dihargai.

Tuhan juga bekerja di dalam hati manusia. Ketika seseorang memutuskan untuk memaafkan, ketika seseorang memilih untuk bangkit dari kegagalan, ketika seseorang mulai kembali berdoa setelah lama menjauh, di situlah Tuhan sedang bekerja.

Yesus juga mengatakan bahwa siapa yang mendengar sabda-Nya dan percaya kepada Dia yang mengutus-Nya, ia sudah berpindah dari kematian kepada kehidupan. Kata-kata ini mengingatkan kita bahwa kehidupan sejati tidak hanya soal tubuh yang hidup, tetapi tentang hati yang hidup bersama Tuhan.

Ada banyak orang yang secara fisik hidup, tetapi hatinya penuh kepahitan, kemarahan, atau keputusasaan. Namun ada juga orang yang hidup sederhana, mungkin dengan banyak kesulitan, tetapi hatinya penuh damai karena ia percaya kepada Tuhan.

Iman kepada Kristus membawa kehidupan seperti itu. Iman tidak selalu menghilangkan masalah hidup, tetapi iman memberi makna dan kekuatan untuk menjalaninya.

Masa Prapaskah adalah waktu yang baik untuk kembali menyadari bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Mungkin kita pernah merasa jauh dari Tuhan. Mungkin kita pernah merasa hidup berjalan tanpa arah. Tetapi Sabda Tuhan hari ini mengingatkan bahwa Ia tidak pernah melupakan kita.

Tuhan selalu bekerja dalam hidup kita, bahkan ketika kita belum menyadarinya. Ia memimpin langkah kita sedikit demi sedikit, seperti seorang gembala yang menuntun domba-dombanya menuju sumber air kehidupan.

Dan ketika kita membuka hati untuk mendengar Sabda-Nya, kita mulai merasakan bahwa hidup kita sebenarnya tidak pernah berjalan sendirian. Amin.

Doa Penutup

Tuhan yang penuh kasih, ketika hati kami merasa lelah dan sepi, ingatkanlah kami bahwa Engkau tidak pernah melupakan kami. Bantulah kami untuk tetap percaya dan berjalan setia dalam hidup sehari-hari, sehingga kami dapat merasakan karya-Mu yang terus bekerja dalam hidup kami. Amin.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Selasa 17 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik “Engkau Telah Sembuh Jangan Berbuat Dosa Lagi”

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post