Bestie muslim everywhere, pertanyaan tahunan yang selalu bikin timeline rame akhirnya muncul lagi: Puasa Ramadan 2026 mulai kapan sih sebenernya? 👀✨
Yes, menjelang Ramadan tuh pasti langsung muncul dua kubu: “Udah fix belum?” vs “Tunggu sidang isbat dulu yaa.” Nah, biar nggak sotoy pas jawab di grup keluarga, sini kita spill lengkap + detailnya sekalian.
📅 Jadi, Puasa Pertama 2026 Jatuh Tanggal Berapa?
Ramadan tahun 2026 itu masuk ke 1 Ramadan 1447 H. Tapi… seperti biasa, tanggalnya bisa beda tergantung metode yang dipakai tiap lembaga.
1️⃣ Versi Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026
Muhammadiyah udah gercep duluan. Mereka menetapkan bahwa:
1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kenapa bisa lebih dulu? Karena Muhammadiyah pakai metode hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Artinya:
- Nggak perlu nunggu lihat hilal langsung.
- Semua dihitung secara astronomi.
- Awal bulan bisa ditentukan jauh-jauh hari.
Mereka juga punya sistem digital namanya HisabMu, jadi perhitungannya bukan asal tebak, tapi berbasis data astronomi yang detail banget.
Bonus info:
👉 Muhammadiyah juga sudah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
2️⃣ Versi NU: Prediksi Kamis, 19 Februari 2026 (Masih Tunggu Hilal)
Kalau Nahdlatul Ulama (NU), mereka masih nunggu hasil rukyatul hilal alias pengamatan bulan secara langsung.
Tapi berdasarkan kalender Almanak NU, kemungkinan besar:
1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
NU pakai metode:
Hisab + Rukyat (Imkanur Rukyah)
Artinya:
- Tetap ada perhitungan astronomi.
- Tapi penentu akhirnya adalah apakah hilal terlihat atau tidak.
Mereka juga pakai standar kriteria MABIMS, yaitu:
- Tinggi hilal minimal 3 derajat
- Elongasi minimal 6,4 derajat
Kalau hilal terlihat → besoknya langsung puasa.
Kalau nggak terlihat → Sya’ban digenapkan 30 hari dulu.
So, NU masih tunggu hasil pengamatan resmi di akhir Sya’ban ya.
3️⃣ Versi Pemerintah (Kemenag RI): Perkiraan Kamis, 19 Februari 2026
Pemerintah lewat Kementerian Agama juga belum menetapkan secara resmi.
Yang bakal jadi penentu adalah:
📌 Sidang Isbat – 17 Februari 2026
Di sidang ini bakal dibahas:
- Hasil perhitungan hisab
- Hasil rukyatul hilal dari berbagai titik di Indonesia
- Pendapat ulama dan ahli falak
Kalau melihat Kalender Hijriah Indonesia 2026 versi Ditjen Bimas Islam, kemungkinan besar awal puasa jatuh pada:
Kamis, 19 Februari 2026
Tapi ya… keputusan final tetap nunggu sidang isbat.
Fun fact: Keputusan pemerintah ini disebut itsbatul ‘aam, artinya berlaku secara nasional.
4️⃣ Arab Saudi & Timur Tengah: Kamis, 19 Februari 2026
Menurut laporan dari pengamatan astronomi di Arab Saudi dan UEA:
- Hilal diperkirakan muncul pada Selasa, 17 Februari 2026
- Terbenam sekitar satu menit setelah matahari
Kalau hasil rukyat mengonfirmasi:
👉 Ramadan dimulai Kamis, 19 Februari 2026
Durasi puasanya diprediksi:
- 29 hari → Idulfitri Jumat, 20 Maret 2026
- 30 hari → Idulfitri Sabtu, 21 Maret 2026
🔍 Kenapa Bisa Beda-Beda Sih?
Ini nih yang sering bikin netizen debat tipis-tipis.
Ada dua metode utama:
🧮 Hisab (Perhitungan Astronomi)
- Berdasarkan posisi bulan & matahari
- Bisa ditentukan jauh hari
- Dipakai Muhammadiyah
🌙 Rukyat (Pengamatan Langsung)
- Nunggu lihat hilal tanggal 29 Sya’ban
- Kalau nggak kelihatan, bulan digenapkan
- Dipakai NU & Pemerintah (dikombinasikan dengan hisab)
Perbedaan ini hal yang wajar banget dalam fiqih Islam. Jadi nggak perlu overthinking atau bikin grup WA panas 🔥
- Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026
- NU (prediksi): Kamis, 19 Februari 2026
- Pemerintah (perkiraan): Kamis, 19 Februari 2026
- Arab Saudi: Kamis, 19 Februari 2026
Artinya besar kemungkinan mayoritas mulai puasa tanggal 19 Februari 2026, kecuali Muhammadiyah yang lebih dulu sehari.
✨ So, siap-siap ya bestie:
- Cicil bayar utang puasa
- Mulai atur jadwal sahur
- Jangan lupa mental juga disiapin, bukan cuma menu takjil 😭
Nanti kita tinggal nunggu hasil sidang isbat tanggal 17 Februari 2026 buat pengumuman resmi pemerintah.
Stay tuned dan jangan sampai salah start puasanya ya!
