Kabar menarik buat mahasiswa yang punya minat di dunia penelitian dan teknologi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia untuk terjun langsung ke dunia riset melalui program magang mahasiswa S1 hingga bantuan dana pendidikan untuk jenjang S2 dan S3.
Program ini menjadi peluang emas bagi mahasiswa yang ingin menambah pengalaman, memperluas jaringan profesional, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan inovasi nasional.
Yang menarik, fokus riset yang ditawarkan BRIN saat ini mencakup bidang-bidang strategis masa depan seperti semikonduktor dan nanoteknologi, dua sektor yang sedang menjadi perhatian banyak negara karena perannya yang sangat penting dalam perkembangan industri teknologi modern.
Mahasiswa S1 Bisa Ikut Magang Riset Langsung di BRIN
Buat mahasiswa sarjana (S1), BRIN menyediakan program magang tugas akhir yang dikelola melalui sistem Manajemen Talenta BRIN.
Lewat program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja biasa, tetapi juga berkesempatan ikut terlibat dalam penelitian nyata bersama para peneliti profesional.
Artinya, tugas akhir atau skripsi yang dikerjakan bisa memiliki dampak yang lebih luas karena terkait langsung dengan proyek riset nasional.
Selain memperkuat kemampuan akademik, pengalaman seperti ini juga sangat berharga untuk memperkaya CV dan portofolio sebelum masuk dunia kerja.
Mau Lanjut S2 atau S3? Ada Program Degree by Research
Bagi lulusan sarjana maupun mahasiswa pascasarjana yang ingin mendalami dunia penelitian, BRIN menawarkan program Degree by Research (DBR).
Program ini merupakan skema pendidikan berbasis penelitian yang menggabungkan proses studi dengan aktivitas riset secara intensif.
Melalui DBR, peserta dapat menjalankan penelitian langsung bersama kelompok riset BRIN sekaligus menyelesaikan studi magister (S2) atau doktoral (S3).
Tak hanya itu, BRIN juga memberikan bantuan pembiayaan pendidikan untuk mendukung proses studi para peserta.
Program ini dirancang untuk memperkuat jumlah dan kualitas peneliti Indonesia sehingga mampu bersaing di tingkat global.
Kenapa Semikonduktor Jadi Fokus Utama?
Menurut peneliti BRIN, Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk mengembangkan industri semikonduktor.
Semikonduktor merupakan komponen utama yang digunakan hampir di semua perangkat elektronik modern, mulai dari smartphone, laptop, kendaraan listrik, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI).
Masalahnya, meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti pasir silika sebagai bahan dasar pembuatan chip, penelitian dan pengembangan di sektor ini masih perlu diperkuat.
Karena itulah BRIN berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik mendalami bidang semikonduktor agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menjadi produsen dan pengembang teknologi masa depan.
Fasilitas Laboratorium Canggih Siap Dipakai Mahasiswa
Untuk mendukung kegiatan penelitian, BRIN telah menyiapkan berbagai fasilitas laboratorium modern yang dapat dimanfaatkan dalam kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Beberapa fasilitas unggulan yang tersedia antara lain:
- Laboratorium Semikonduktor dan Thin Film
- Laboratorium Elektrokimia
- Fasilitas Sputtering
- Laboratorium Material Dimensi Rendah
- Laboratorium Proses Sintesis
- Laboratorium Karakterisasi Fisika Imaging
Keberadaan fasilitas ini memungkinkan mahasiswa melakukan penelitian dengan standar yang lebih tinggi dan menggunakan peralatan yang mungkin belum tersedia di kampus masing-masing.
Siapa Saja yang Bisa Daftar Program Degree by Research?
Program DBR BRIN terbuka untuk dua kategori peserta, yaitu ASN dan non-ASN.
Persyaratan ASN
- Berstatus PNS dengan pangkat minimal III/a.
- Lulus seleksi masuk program S2 atau S3 di perguruan tinggi tujuan.
- Mendapat rekomendasi dari pimpinan unit kerja dan kelompok riset BRIN.
- Memiliki co-promotor dari BRIN.
- Tidak sedang menjalani hukuman disiplin.
- Tidak menerima beasiswa tugas belajar lain pada periode yang sama.
- Bersedia menyelesaikan studi tepat waktu.
Persyaratan Non-ASN
- Memiliki kerja sama penelitian dengan kelompok riset BRIN.
- Telah diterima di program S2 atau S3.
- Mendapat rekomendasi dari pihak BRIN terkait.
- Memiliki co-promotor dari BRIN.
- Tidak menerima beasiswa serupa dari lembaga lain.
- Bersedia menyelesaikan studi sesuai target waktu.
Co-Promotor dari BRIN Juga Punya Kriteria Khusus
Dalam program ini, peserta akan dibimbing oleh peneliti BRIN yang bertindak sebagai co-promotor.
Peneliti tersebut harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain:
- Memiliki gelar doktor (S3).
- Aktif melakukan penelitian.
- Memiliki bidang keahlian yang sesuai dengan topik peserta.
- Memiliki publikasi internasional dalam 10 tahun terakhir.
- Memiliki H-Index minimal 3.
- Mendapat persetujuan dari promotor kampus.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Calon peserta DBR wajib menyiapkan beberapa dokumen penting seperti:
- Letter of Acceptance (LoA) dari kampus tujuan.
- Proposal penelitian.
- Surat rekomendasi.
- Surat kesediaan promotor dan co-promotor.
- Biodata peserta.
- Biodata promotor dan co-promotor.
- Profil Scopus co-promotor.
- Ijazah dan transkrip nilai terakhir.
Karena proses seleksinya cukup kompetitif, calon peserta disarankan mulai mempersiapkan dokumen sejak jauh-jauh hari.
Bantuan Dana yang Diberikan BRIN
Melalui skema cost sharing, BRIN memberikan dukungan pembiayaan berupa:
1. Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Peserta dapat memperoleh bantuan untuk membayar biaya pendidikan selama menjalani studi.
2. Bantuan Riset
Dana penelitian juga disediakan untuk membantu pelaksanaan proyek riset yang menjadi bagian dari studi peserta.
Sementara kebutuhan pembiayaan lainnya dapat berasal dari instansi asal maupun sumber pendanaan resmi lainnya.
Daftar Kampus Mitra Degree by Research BRIN
BRIN telah bekerja sama dengan banyak perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun luar negeri.
Kampus Dalam Negeri
- UI
- ITB
- UGM
- Unpad
- IPB University
- Undip
- Unhas
- UNS
- Unand
- Unair
- UB
- USU
- USK
- ITS
- UPI
Kampus Luar Negeri
- Swinburne University of Technology (Australia)
- Universiti Teknologi Malaysia
- University of Twente (Belanda)
- Tomsk Polytechnic University (Rusia)
- Suranaree University of Technology (Thailand)
- Deakin University (Australia)
- Université Polytechnique Hauts-de-France (Prancis)
- Universitas Sains Malaysia
- Coventry University (Inggris)
- University of Technology Sydney (Australia)
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, kebutuhan akan peneliti berkualitas semakin tinggi. Melalui program magang S1 dan Degree by Research S2-S3, BRIN membuka jalan bagi mahasiswa Indonesia untuk terlibat langsung dalam riset-riset strategis yang berpotensi menentukan masa depan teknologi nasional.
Bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi peneliti, akademisi, maupun inovator teknologi, program ini bisa menjadi langkah awal yang sangat berharga untuk membangun karier sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Jadi, kalau kamu punya passion di dunia riset dan ingin belajar langsung dari para peneliti profesional, ini saat yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri.