Lagi musim kemarau, lahan kosong yang rumputnya sudah kering memang gampang banget terbakar. Tapi kejadian di Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, ini bikin warga waswas. Sebuah aksi pembakaran lahan yang diduga sengaja dilakukan seseorang terekam CCTV dan videonya kemudian viral.
Yang bikin situasinya makin serius, lokasi lahan tersebut bukan berada jauh dari permukiman. Area yang terbakar justru diapit rumah-rumah warga. Kalau api telat ditangani, bukan cuma lahan kosong yang terdampak, tetapi kobaran api berpotensi merambat ke kawasan tempat tinggal penduduk.
Rekaman CCTV itu memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor berhenti di sekitar lahan sebelum api muncul. Identitas orang tersebut sampai sekarang belum diketahui.
Kepala Pol PP dan Damkar Belitung Timur, Novis Ezuar, membenarkan adanya rekaman tersebut.
“Iya itu CCTV dari rumah warga yang bersebelahan dengan lahan yang dibakar,” kata Novis saat dihubungi, Minggu (23/8/2026).
Api Cepat Membesar karena Kondisi Lahan Kering
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada siang hari atau menjelang sore, Kamis (20/8/2026). Lokasinya merupakan lahan kosong dengan luas sekitar 40 x 20 meter.
Kondisi cuaca yang panas ditambah rumput dan vegetasi yang mengering membuat api cepat berkobar. Untungnya, posisi armada pemadam kebakaran kebetulan tidak jauh dari lokasi sehingga petugas bisa langsung bergerak.
“Kebetulan armada kami dekat dari lokasi, jadi langsung dilakukan pemadaman. Beruntung ini cepat diketahui karena di sebelahnya itu permukiman warga,” ujar Novis.
Satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menangani kobaran api. Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sebelum menjalar lebih jauh.
“Sudah dipadamkan, lokasinya lahan kosong, tetapi kalau terlambat bisa sampai ke rumah-rumah warga di sekitarnya,” ujar Novis.
Identitas Orang dalam CCTV Masih Dicari
Soal siapa orang yang diduga membakar lahan tersebut, pihak Damkar belum bisa memastikan. Rekaman CCTV memang menjadi salah satu petunjuk, tetapi kualitas gambar disebut belum cukup jelas untuk langsung mengidentifikasi orang yang terekam.
“Dalam rekaman itu wajah orangnya terlihat kurang jelas. Kawan-kawan dari Polres nanti yang menyelidiki,” ujar Novis.
Saat ini, penyelidikan dilakukan dengan berkoordinasi bersama kepolisian. Artinya, publik masih perlu menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menyimpulkan siapa pelakunya dan apa motif di balik pembakaran tersebut.
Warga Diminta Jangan Asal Bakar
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pembakaran lahan, sekecil apa pun areanya, tetap bisa berubah menjadi persoalan besar ketika kondisi lingkungan sedang panas dan kering. Apalagi jika lokasi kebakaran berdekatan dengan rumah warga.
Belitung Timur dan wilayah Bangka Belitung secara umum kini berada dalam kondisi siaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Rumput kering, angin, dan cuaca panas bisa membuat api lebih mudah menyebar.
Karena itu, warga diminta tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar. Langkah sederhana tersebut penting dilakukan supaya kejadian serupa tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan membahayakan keselamatan maupun harta benda warga.
Kasus di Manggar ini juga menunjukkan betapa pentingnya respons cepat ketika kebakaran muncul di dekat permukiman. Beruntung api kali ini berhasil dipadamkan sebelum mencapai rumah warga. Selanjutnya, masyarakat tinggal menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait sosok yang terekam CCTV tersebut.