Kabar Internet Nasional Akan Diputus Tiga Hari Ternyata Hoaks, Komdigi Beri Penjelasan Resmi

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Warga Indonesia dibuat bertanya-tanya setelah sebuah surat yang mengklaim bakal terjadi pemadaman internet secara nasional selama tiga hari mendadak ramai beredar di ruang digital. Dalam dokumen tersebut disebutkan koneksi internet akan terganggu mulai 25 hingga 27 September 2026.

Isu seperti ini tentu gampang bikin panik. Pasalnya, internet sekarang bukan cuma dipakai buat scrolling media sosial atau chatting, tetapi juga sudah menjadi bagian dari aktivitas kerja, sekolah, transaksi keuangan, layanan publik hingga komunikasi sehari-hari.

Tapi sebelum ikut menyebarkan kabarnya, ada fakta penting yang perlu diketahui. Komdigi memastikan tidak ada agenda pemadaman internet nasional seperti yang disebut dalam surat tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Digital menyebut dokumen yang beredar merupakan surat palsu. Surat itu bahkan dibuat sedemikian rupa dengan mencantumkan nomor dokumen, nama pejabat hingga tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Dokumen tersebut memakai judul “Surat Peringatan” dan mencantumkan nomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026. Dalam isinya, terdapat klaim mengenai gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional yang disebut bakal berdampak terhadap akses internet selama tiga hari.

Kabar itu kemudian ditegaskan sebagai informasi palsu oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo.

“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” ujar Angga dalam keterangan tertulisnya.

Artinya, tidak ada kebijakan resmi yang menyatakan internet Indonesia bakal dimatikan secara nasional pada tanggal tersebut.

Bahkan, masyarakat juga diminta tetap menjalankan aktivitas digital seperti biasa. Komdigi menyatakan berbagai layanan yang sehari-hari digunakan masyarakat tetap beroperasi.

“Seluruh layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat dipastikan berjalan dengan normal, aman, dan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir.”

Klarifikasi ini juga penting buat masyarakat yang mungkin sempat menerima pesan berantai berisi ajakan untuk menarik uang tunai dalam jumlah tertentu atau menunda pembayaran karena disebut akan terjadi pemadaman internet.

Komdigi mengingatkan agar masyarakat tidak mengikuti arahan semacam itu. Tidak ada alasan untuk melakukan penarikan uang secara panik maupun menghentikan transaksi digital hanya berdasarkan dokumen yang sumbernya tidak jelas.

Yang juga perlu diperhatikan adalah kebiasaan meneruskan pesan begitu saja. Ketika sebuah informasi sudah muncul di banyak grup WhatsApp atau media sosial, bukan berarti informasi tersebut otomatis benar.

Komdigi meminta masyarakat mengecek informasi melalui kanal resmi pemerintah dan tidak ikut menyebarkan dokumen yang belum terverifikasi.

Sementara itu, asal-usul surat palsu tersebut kini sedang ditelusuri. Komdigi bersama aparat penegak hukum tengah mencari pihak yang membuat maupun menyebarkan dokumen tersebut.

Penyebaran informasi elektronik yang diketahui tidak benar dan dapat menimbulkan keresahan masyarakat juga berpotensi berhadapan dengan ketentuan pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE, termasuk Pasal 45A ayat (3).

“Ruang digital tidak boleh digunakan untuk menciptakan kepanikan melalui informasi yang tidak benar,” tegas Angga.

Jadi, kalau kamu menemukan lagi surat atau pesan yang menyebut internet nasional bakal mati selama tiga hari pada 25–27 September 2026, jangan buru-buru percaya apalagi langsung forward ke grup keluarga. Keterangan resmi Komdigi menyatakan tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada tanggal tersebut.

Di tengah cepatnya informasi menyebar, satu hal yang tetap penting dilakukan adalah berhenti sebentar, cek sumbernya, lalu pastikan informasi tersebut memang berasal dari kanal resmi. Soalnya, satu dokumen palsu saja ternyata bisa bikin banyak orang ikut waswas.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Latest

Bacaan Injil Katolik Misa Hari Minggu, 27 September 2026 Lengkap Renungan Harian-Hari Minggu Biasa XXVI

Saudara-saudari terkasih, pada Minggu, 27 September 2026, umat Katolik kembali diajak memasuki perayaan Hari Minggu Biasa XXVI dalam Kalender...

More Articles Like This

Favorite Post