Mudik Lebaran selalu jadi momen yang paling ditunggu masyarakat Indonesia. Tahun 2026 pun diprediksi bakal super ramai. Bayangin saja, sekitar 143,9 juta orang atau 50,8 persen dari total penduduk Indonesia diperkirakan bakal melakukan perjalanan pulang kampung saat Lebaran tahun ini. Jumlah itu menunjukkan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, sehingga pemerintah sudah mulai menyiapkan berbagai strategi agar perjalanan mudik tetap lancar.
Nah, buat kamu yang berencana pulang kampung, ada info penting nih. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, jadi kepadatan kendaraan tidak menumpuk dalam satu hari saja.
Puncak Mudik Diprediksi Terjadi Dua Kali
Menurut Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan (UPTAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Zulkifli, gelombang pertama arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026. Tanggal ini bertepatan dengan dimulainya libur sekolah, sehingga banyak keluarga yang memilih berangkat lebih awal.
Ia menjelaskan,
“Untuk puncak mudik pertama tanggal 13 Maret karena sudah mulai libur sekolah. Kemudian puncak kedua tanggal 18 Maret yang biasanya diisi oleh para pekerja,” ujar Zulkifli.
Sementara itu, puncak arus mudik kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. Pada periode ini biasanya didominasi oleh para pekerja seperti ASN, pegawai BUMN, hingga karyawan swasta yang baru mulai cuti menjelang Lebaran.
Perbedaan waktu keberangkatan antara pelajar dan pekerja ini membuat arus mudik terbagi menjadi dua periode, sehingga diharapkan kepadatan perjalanan bisa sedikit lebih terurai.
Kendaraan Pribadi Masih Jadi Favorit
Dalam tradisi mudik di Indonesia, kendaraan pribadi masih jadi pilihan utama. Mobil keluarga, sepeda motor, hingga bus antarkota diperkirakan tetap menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat.
Hal ini membuat jalur darat seperti jalan tol dan jalur lintas antarprovinsi diprediksi bakal dipadati kendaraan. Karena itu, berbagai rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, hingga sistem ganjil-genap kemungkinan akan diterapkan di beberapa ruas jalan untuk mengurai kemacetan.
Arus Balik Juga Terjadi Dua Gelombang
Bukan cuma mudiknya yang diprediksi terbagi dua, arus balik Lebaran 2026 juga diperkirakan terjadi dalam dua puncak.
Zulkifli menyebutkan bahwa:
- 24 Maret 2026 diprediksi menjadi puncak arus balik pertama.
Pada tanggal ini biasanya banyak pekerja yang mulai kembali ke Jakarta karena jadwal kerja sudah dimulai. - 28 Maret 2026 diperkirakan menjadi puncak arus balik kedua.
Gelombang ini umumnya diisi oleh para pelajar yang baru kembali setelah masa libur selesai.
Ia mengatakan,
“Untuk tanggal 24 Maret biasanya para pegawai sudah mulai kembali bekerja. Sedangkan tanggal 28 atau 29 biasanya para pelajar yang kembali karena posko angkutan Lebaran ditutup pada 29 Maret.”
Strategi Agar Mudik Tidak Menumpuk
Menurut Zulkifli, pembagian waktu puncak mudik dan arus balik menjadi dua tahap memang dilakukan sebagai strategi pengaturan mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran.
Ia menjelaskan,
“Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan pemudik sehingga tidak terpusat pada satu hari tertentu. Bayangkan jika antara anak sekolah dan para pekerja disamakan, maka jumlah pemudik akan jauh lebih membludak dan kondisi akan semakin padat.”
Dengan pola ini, diharapkan perjalanan masyarakat bisa lebih terdistribusi dan tidak terlalu menumpuk dalam satu hari.
Enam Terminal Disiapkan untuk Mudik
Untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah menyiapkan enam terminal yang akan beroperasi selama masa angkutan mudik.
Tiga terminal utama:
- Terminal Kampung Rambutan
- Terminal Kalideres
- Terminal Tanjung Priok
Tiga terminal bantuan:
- Terminal Lebak Bulus
- Terminal Muara Angke
- Terminal Grogol
Terminal bantuan ini akan diaktifkan jika terminal utama mulai mengalami kepadatan penumpang.
Zulkifli juga menambahkan bahwa sebenarnya Jakarta memiliki tujuh terminal utama, namun tidak semuanya berada di bawah pengelolaan UPTAJ.
“Untuk tahun 2026 ada tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan. Terminal bantuan ini disiapkan apabila terminal utama mengalami kepadatan penumpang,” tandasnya.
Catat Tanggal Penting Mudik 2026
Supaya perjalananmu lebih terencana, ini rangkuman tanggal penting mudik Lebaran 2026:
- 13 Maret 2026 → Puncak mudik pertama (pelajar)
- 18 Maret 2026 → Puncak mudik kedua (pekerja)
- 24 Maret 2026 → Puncak arus balik pertama (pekerja)
- 28 Maret 2026 → Puncak arus balik kedua (pelajar)
Dengan jumlah pemudik yang mencapai ratusan juta orang, persiapan perjalanan dari sekarang jadi hal penting. Mulai dari memilih tanggal berangkat, mengecek kendaraan, hingga memantau informasi lalu lintas agar mudik tetap aman dan nyaman.
Kalau kamu sendiri, tim mudik awal atau mepet Lebaran? 🚗✨
