Warga Jakarta yang selama ini menunggu koneksi transportasi publik dari kawasan Kelapa Gading menuju Manggarai akhirnya mendapat kabar terbaru. LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai tengah masuk tahap persiapan menuju pengoperasian. Menariknya, tarif yang bakal dikenakan selama masa uji coba dibuat super khusus, yakni hanya Rp8.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan skema tarif berbeda antara masa uji coba dan saat layanan tersebut sudah resmi beroperasi. Jadi, buat masyarakat yang penasaran ingin menjajal rute baru ini, tarif awalnya bakal jauh lebih murah dibanding tarif normal.
Uji Coba LRT Bakal Pakai Tarif Rp8
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, tarif Rp8 akan diberlakukan selama periode uji coba LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Namun, penerapannya masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) yang menjadi dasar pemberlakuan tarif tersebut.
Untuk jadwal operasional resminya, Pemprov DKI masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pramono mengatakan, tarif khusus tersebut akan segera disiapkan melalui Pergub.
“Jadi untuk LRT-nya sendiri kapan beroperasi, tentunya kami sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Mengenai sebelum sampai dengan beroperasi secara resmi, kami akan memberlakukan tarif 8 perak rupiah, itu kapan adalah segera kami siapkan Pergubnya,” kata Pramono usai membuka Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Poprov) DKI Jakarta 2026 di Hall A (Basket) Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Senin (31/8).
Artinya, tarif Rp8 ini bukan tarif permanen. Harga tersebut memang disiapkan khusus sebagai bagian dari masa pengenalan sekaligus uji coba layanan kepada masyarakat.
Setelah Resmi Beroperasi, Tarifnya Rp5 Ribu
Nah, kalau LRT Kelapa Gading-Manggarai sudah benar-benar resmi beroperasi, tarifnya bakal kembali ke harga normal yang saat ini berlaku, yaitu Rp5 ribu secara flat.
Jadi, tarifnya enggak dihitung berdasarkan jauh-dekat perjalanan. Selama tarif resmi tersebut masih berlaku, penumpang cukup membayar Rp5 ribu.
“Nanti setelah Pergubnya jalan, sampai dengan kapan kemudian diresmikan, tentunya begitu diresmikan yang diberlakukan adalah harga yang sekarang diberlakukan untuk LRT yaitu Rp 5 ribu secara flat,” kata Pramono.
Meski begitu, angka Rp5 ribu tersebut belum tentu menjadi tarif untuk selamanya. Pemprov DKI sudah menyiapkan evaluasi tarif pada Oktober mendatang.
Tarif Bakal Dievaluasi Lagi Oktober
Pemprov DKI nantinya akan melihat kembali perhitungan tarif setelah layanan berjalan. Evaluasi ini diperlukan untuk menentukan apakah besaran tarif yang berlaku masih sesuai atau perlu dilakukan penyesuaian.
“Nanti bulan Oktober kita lakukan evaluasi, nanti akan ada perhitungan kembali berapa apa tarifnya kita sesuaikan setelah ada perhitungan di bulan Oktober,” ungkap Pramono.
Dengan adanya evaluasi tersebut, masyarakat perlu memahami bahwa skema tarif LRT bisa saja berubah setelah Pemprov DKI mendapatkan gambaran mengenai operasional dan perhitungan biaya yang sebenarnya.
Peresmian Sempat Tertunda
Sebelumnya, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai direncanakan diresmikan pada Rabu (26/8). Namun, agenda tersebut akhirnya harus ditunda karena masih ada sejumlah bagian yang perlu disempurnakan sebelum layanan dibuka secara resmi.
Pemprov DKI kemudian meminta agar dilakukan uji coba di lapangan. Langkah ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mulai mengenal keberadaan dan layanan LRT pada rute tersebut.
“Sekarang ini saya sudah meminta untuk di lapangan dilakukan uji coba. Dan saya segera memutuskan sampai dengan kapan, nanti dengan tarif khusus untuk uji coba tersebut dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat,” kata Pramono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8).
Bukan Sekadar Transportasi Baru
Pemberlakuan tarif super murah selama uji coba bukan tanpa alasan. Pemprov DKI ingin masyarakat mencoba langsung layanan LRT sekaligus melihat potensi transportasi tersebut untuk menjadi pilihan perjalanan sehari-hari.
Ia mengatakan, tarif khusus akan disiapkan saat uji coba berlangsung. Pemberlakuan tarif khusus itu bertujuan agar masyarakat dapat mengenal sekaligus tertarik menggunakan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.
“Tarifnya adalah Rp 8,” jelasnya.
“Ini untuk membuat masyarakat mengetahui dan sekaligus membuat masyarakat tertarik memanfaatkan LRT ini. Karena LRT ini benar-benar nantinya akan mengubah wajah Jakarta karena melintasi di daerah yang padat,” tambahnya.
Dengan begitu, kehadiran rute Kelapa Gading-Manggarai diharapkan bukan cuma menambah pilihan transportasi umum, tetapi juga membantu mobilitas warga di sejumlah kawasan Jakarta yang aktivitas perjalanannya cukup padat.
Buat masyarakat yang sudah penasaran ingin mencoba, tarif Rp8 menjadi kesempatan untuk mengenal layanan baru ini dengan biaya yang sangat terjangkau. Setelah resmi beroperasi, tarifnya akan menjadi Rp5 ribu secara flat, sebelum nantinya dievaluasi kembali pada Oktober. Jadi, tinggal menunggu kepastian jadwal resminya dan kapan LRT ini benar-benar dibuka untuk publik.