Friday, February 6, 2026

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik, Hari Orang Sakit Sedunia,

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Rabu 11 Februari 2026.

Kalender Liturgi hari Rabu 11 Februari 2026 merupakan Hari Rabu Biasa V, Hari Orang Sakit Sedunia, Perayaan fakultatif Santa Perawan Maria dari Lourdes, Santo Gregorius II, Paus, Santo Saturninus, Martir, dengan Warna Liturgi Hijau.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Rabu 11 Februari 2026:

Bacaan Pertama: 1 Raja-Raja 10:1-10

“Ratu Syeba melihat segala hikmat Salomo.”

Pada suatu ketika, ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama Tuhan. Maka datanglah ia hendak menguji Salomo dengan teka-teki.

Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal.

Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala apa yang ada dalam hatinya kepada Salomo. Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu.

Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya, makanan di mejanya dan cara duduk pegawai-pegawainya.

Cara pelayan-pelayan melayani dan berpakaian; minumannya, dan kurban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah Tuhan, maka tercenganglah ratu itu.

Dan ia berkata kepada raja, “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu!

Tetapi aku tidak percaya akan perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnya pun belum diberitahukan kepadaku.

Dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar. Berbahagialah para isterimu! Berbahagialah para pegawaimu, yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!

Terpujilah Tuhan, Allahmu, yang telah berkenan kepadaku sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel!

Karena Tuhan mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 37:5-6.30-31.39-40

Ref. Mulut orang benar menuturkan hikmat.

Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah pada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan menampilkan hakmu seperti siang.

Mulut orang benar menuturkan kebijaksanaan, dan lidahnya mengatakan kebenaran. Taurat Allah ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidaklah goyah.

Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan; Dialah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; Tuhan menolong dan meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik; Tuhan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

Bait Pengantar Injil: Yohanes 17:17ba

Ref. Alleluya

Sabda-Mu ya Tuhan, adalah kebenaran. Kuduskanlah kami dalam kebenaran. Alleluya.

Bacaan Injil: Markus 7:14-23

“Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.”

Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah Aku, dan camkanlah ini! Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia!

Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya!” Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar! Sesudah itu Yesus masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak.

Maka murid-murid bertanya kepada Yesus tentang arti perumpamaan itu. Yesus menjawab, “Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya?

Camkanlah! Segala sesuatu yang dari luar masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskan dia, karena tidak masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban!” dengan demikian Yesus menyatakan semua makanan halal.

Yesus berkata lagi, “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, perzinahan, keserakahan,

kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Rabu 11 Februari 2026

Saudara-saudari terkasih, Sabda Tuhan hari ini berbicara tentang sesuatu yang sering disalahpahami manusia sepanjang zaman: apa yang membuat hidup sungguh bernilai dan apa yang sebenarnya menajiskan manusia.

Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar kisah Ratu Syeba yang datang dari jauh untuk melihat Salomo. Ia membawa kekayaan, pasukan besar, dan pertanyaan-pertanyaan dari hatinya yang paling dalam. Setelah melihat hikmat Salomo, tata kehidupannya, cara ia memerintah, dan hubungannya dengan Tuhan, Ratu Syeba sampai pada satu kesimpulan penting: semua itu bukan semata-mata karena kehebatan Salomo, melainkan karena Tuhan yang hidup di dalamnya. Hikmat Salomo terlihat bukan hanya dari kata-kata cerdas, tetapi dari cara hidup yang teratur, adil, dan penuh makna.

Ini sangat relevan dengan kehidupan kita sekarang. Di dunia modern, manusia begitu terobsesi pada tampilan luar: kepintaran, jabatan, harta, pencitraan, dan kesuksesan yang terlihat. Banyak orang ingin terlihat hebat, tetapi sedikit yang sungguh ingin menjadi bijaksana. Padahal hikmat sejati selalu tampak dalam cara seseorang mengambil keputusan, memperlakukan orang lain, dan mengelola hidupnya dengan tanggung jawab. Hikmat yang sejati selalu berakar pada relasi yang benar dengan Tuhan.

Mazmur hari ini menegaskan bahwa orang benar memiliki Taurat Allah di dalam hatinya. Artinya, nilai hidupnya tidak ditentukan oleh situasi luar, tetapi oleh apa yang hidup di dalam batinnya. Inilah jembatan yang sangat kuat menuju Injil hari ini.

Yesus dalam Injil berbicara dengan sangat tegas: bukan apa yang masuk ke dalam tubuh yang menajiskan manusia, melainkan apa yang keluar dari dalam hatinya. Ini adalah pembongkaran besar terhadap cara berpikir manusia yang sering keliru. Kita sering sibuk menjaga penampilan lahiriah: terlihat baik, sopan, religius, bermoral. Namun Yesus mengajak kita melihat ke tempat yang lebih dalam, yaitu hati.

Yesus menyebutkan secara jujur apa yang sering bersumber dari hati manusia: iri hati, keserakahan, kebohongan, kesombongan, kelicikan, dan kebebalan. Ini bukan daftar dosa orang lain, tetapi cermin bagi kita semua. Zaman sekarang mungkin sudah berbeda, tetapi isi hati manusia tetap sama. Banyak kerusakan relasi, keluarga, masyarakat, bahkan Gereja, bukan karena faktor luar, melainkan karena hati yang tidak dijaga.

Renungan hari ini mengajak kita berhenti menyalahkan keadaan, orang lain, atau lingkungan. Yesus mengingatkan bahwa perubahan sejati selalu dimulai dari dalam. Hati yang dipenuhi hikmat Tuhan akan menghasilkan kata-kata yang membangun, sikap yang jujur, dan tindakan yang membawa keadilan. Sebaliknya, hati yang dibiarkan kosong dari Tuhan akan mudah dipenuhi ego, amarah, dan keinginan yang merusak.

Ratu Syeba melihat hikmat Salomo dari luar, tetapi Yesus mengajak kita melihat ke dalam diri sendiri. Apakah yang keluar dari hidup kita selama ini membawa damai atau justru luka? Apakah kata-kata kita menguatkan atau melemahkan? Apakah keputusan kita lahir dari iman atau dari kepentingan pribadi?

Hikmat sejati bukan soal kepandaian, tetapi soal hati yang mau dibentuk oleh Tuhan. Ketika hati dijaga, hidup menjadi bersih. Ketika hati dipenuhi Sabda Tuhan, hidup menjadi terang. Amin.

Doa Penutup

Tuhan, sucikanlah hati kami agar hikmat-Mu sungguh hidup di dalam diri kami. Jauhkan kami dari kejahatan yang lahir dari ego dan kesombongan. Bimbinglah pikiran, perkataan, dan tindakan kami, agar hidup kami memancarkan kebenaran, keadilan, dan kasih-Mu di tengah dunia. Amin.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Selasa 10 Februari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik, Warna Liturgis Putih

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post