Tuesday, February 24, 2026

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Kamis 26 Februari 2026 dan Renungan Harian Katolik Matius 7:7-12, HARI KAMIS PEKAN I PRAPASKAH

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Kamis 26 Februari 2026.

Kalender Liturgi hari Kamis 26 Februari 2026 merupakan HARI KAMIS PEKAN I PRAPASKAH, Santo Alexandros, Pengaku Iman, Santo Didakus Carvalho, Martir, dengan Warna Liturgi Ungu.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Kamis 26 Februari 2026:

Bacaan Pertama Ester 4:10a.10c-12.17-19

“Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan.”

Di kala bahaya maut menyerang, Ratu Ester pun berlindung pada Tuhan. Ia mohon kepada Tuhan, Allah Israel, katanya, “Ya Tuhan, Raja kami, Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini.

Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, sebab bahaya maut mendekati diriku. Sejak masa kecilku telah kudengar dalam keluarga bapaku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa,

dan nenek moyang kami telah Kaupilih dari antara sekalian leluhurnya, supaya mereka menjadi milik abadi bagi-Mu; dan telah Kaulaksanakan bagi mereka apa yang telah Kaujanjikan.

Ingatlah, ya Tuhan, dan sudilah menampakkan diri-Mu di waktu kesesakan kami. Berikanlah kepadaku keberanian, ya Raja para allah dan Penguasa sekalian kuasa! Taruhlah perkataan sedap di dalam mulutku terhadap singa itu,

dan ubahlah hatinya sehingga menjadi benci kepada orang-orang yang memerangi kami, supaya orang itu serta semua yang sehaluan dengannya menemui ajalnya.

Tetapi selamatkanlah kami ini dengan tangan-Mu, dan tolonglah aku yang seorang diri ini, yang tidak mempunyai seorang pun selain Engkau, ya Tuhan.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 138:1-2a.2bc-3.7c-8

Ref. Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan.

Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu. Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus

Aku memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu, sebab Kaubuat nama-Mu, dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Tuhan, tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!

Bait Pengantar Injil Mzm 51:12a,14a

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Sang Raja kemuliaan kekal.

Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu.

Bacaan Injil Matius 7:7-12

“Setiap orang yang meminta akan menerima.”

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Kamis 26 Februari 2026

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

Pada Hari Kamis Pekan I Prapaskah ini, Gereja mengajak kita duduk hening di hadapan Sabda Tuhan. Dari Kitab Ester kita mendengar jeritan hati seorang perempuan yang berada di ujung ketidakberdayaan. Ester tidak sedang berbicara dari kenyamanan istana, tetapi dari ancaman maut. Ia berkata dengan sangat jujur, “Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan.” Itu bukan kalimat rohani yang indah untuk didengar, melainkan teriakan jiwa yang sungguh-sungguh merasa sendirian.

Kita pun, dalam hidup sekarang ini, sering berdiri di titik yang sama. Mungkin bukan di hadapan raja yang kejam, tetapi di hadapan tekanan pekerjaan, konflik keluarga, kecemasan masa depan, kegagalan, atau rasa tidak dihargai. Ada saat di mana kita merasa harus kuat sendirian. Ada saat di mana kita tidak tahu harus meminta tolong kepada siapa. Dan di sanalah Sabda Tuhan hari ini menjadi begitu nyata.

Ester tidak lari. Ia tidak menyerah pada kepanikan. Ia berdoa. Ia datang kepada Tuhan dengan kejujuran total. Ia mengakui ketakutannya, ia memohon keberanian, ia meminta Tuhan menaruh perkataan yang tepat di mulutnya. Ia tidak meminta jalan pintas. Ia meminta hati yang dikuatkan.

Lalu dalam Injil menurut Injil Matius 7:7-12, Yesus bersabda, “Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Sabda ini sering kita dengar. Namun hari ini, dalam terang doa Ester, sabda itu menjadi lebih dalam. Yesus tidak sedang mengajarkan rumus instan untuk mendapatkan apa saja yang kita inginkan. Ia sedang mengajar kita tentang relasi dengan Bapa.

Yesus menggambarkan Allah sebagai Bapa yang tidak mungkin memberi batu ketika anak meminta roti. Artinya, Tuhan bukan pribadi yang mempermainkan kita. Tetapi Ia juga bukan “mesin pengabul keinginan.” Seorang ayah yang baik tidak selalu memberi apa yang diminta anaknya, melainkan apa yang sungguh baik bagi anak itu. Kadang yang kita minta adalah jalan yang mudah, tetapi yang Tuhan beri adalah hati yang kuat. Kadang kita meminta agar masalah diangkat, tetapi Tuhan memberi kebijaksanaan untuk menghadapinya.

Di dunia yang serba cepat ini, kita terbiasa dengan hasil instan. Kita ingin jawaban segera, solusi cepat, kepastian tanpa proses. Namun Yesus berkata: mintalah, carilah, ketuklah. Kata-kata itu menunjukkan proses yang terus-menerus. Doa bukan satu kali ucap lalu selesai. Doa adalah relasi yang dipelihara. Doa adalah keberanian untuk tetap percaya meski pintu belum terbuka.

Lalu Yesus menutup sabda-Nya dengan sesuatu yang sangat konkret: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” Inilah ukuran sejati dari doa yang berbuah. Jika kita sungguh percaya bahwa Allah adalah Bapa yang baik, maka kita pun dipanggil menjadi kebaikan itu bagi sesama. Jangan sampai kita rajin meminta kepada Tuhan, tetapi pelit memberi kepada orang lain. Jangan sampai kita mengetuk pintu rahmat Tuhan, tetapi menutup pintu hati bagi mereka yang membutuhkan perhatian kita.

Saudara-saudari, Prapaskah bukan hanya masa untuk memperbanyak doa, tetapi untuk memurnikan cara kita berdoa dan cara kita hidup. Seperti Ester, kita diajak jujur di hadapan Tuhan. Seperti yang diajarkan Yesus, kita diajak percaya pada kebaikan Bapa. Dan seperti hukum emas yang ditegaskan-Nya, kita diajak mewujudkan doa dalam tindakan nyata.

Mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang merasa sendirian. Ingatlah, kalimat Ester juga bisa menjadi doa kita: “Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan.” Dan percayalah, Bapa di surga mendengar. Ia tidak pernah menutup telinga. Ia bekerja dalam cara yang kadang tak kita mengerti, tetapi selalu demi kebaikan kita.

Datanglah kepada-Nya. Mintalah dengan iman. Carilah dengan tekun. Ketuklah dengan harapan. Dan jadilah jawaban doa bagi orang-orang di sekitar kita. Amin.

Doa Penutup

Tuhan, ajarilah kami tetap ercaya kepadaMu saat kami lemah, dan kuatkan hati kami. Saat kami meminta, bentuklah kami seturut kehendak-Mu. Jadikan kami saluran kebaikan-Mu bagi sesama, agar hidup kami memuliakan nama-Mu setiap hari. Amin.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Ketentuan Peserta, Dokumen Wajib, hingga Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis BTN 2026

Bentar lagi Lebaran dan vibe mudik tuh udah mulai kerasa banget nggak sih? Tiket mahal, jalanan rame, tapi pengen...

More Articles Like This

Favorite Post