Sawah Tiba-Tiba Jebol! Sinkhole Muncul di Limapuluh Kota, Bukan Mistis tapi Ulah Alam + Manusia. Fenomena tanah ambles alias sinkhole bikin warga Sumatera Barat auto kaget. Kejadian ini muncul di tengah sawah Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, dan langsung jadi bahan obrolan karena lokasinya ada di lahan produktif milik warga.
Banyak yang langsung bertanya-tanya:
“Sinkhole ini terjadi karena apa sih? Bahaya nggak?”
Tenang, menurut para ahli, kejadian ini bukan hal gaib atau misterius, tapi ada penjelasan ilmiahnya dan sudah lama dikenal di dunia geologi.
Sinkhole Itu Terjadi Karena Apa Sih? Ini Kata Ahli Geologi
Ahli Geologi Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi, Ade Edward, menjelaskan kalau sinkhole biasanya muncul di daerah dengan batuan kapur atau kawasan karst.
Nah, Nagari Situjuah Batua ini ternyata berdiri di atas lapisan batu kapur yang tertutup oleh material erupsi Gunung Sago. Dari luar kelihatannya aman, subur, dan cocok buat sawah. Tapi di bawahnya? Bisa jadi rapuh 😬
Batuan kapur punya sifat mudah larut kalau sering kena air hujan. Dari sinilah masalah dimulai.
Proses Alami Terbentuknya Sinkhole (Pelan Tapi Ngeri)
Biar kebayang, proses sinkhole itu kira-kira begini:
- Air hujan meresap ke tanah, lalu bercampur karbon dioksida dan berubah jadi sedikit asam
- Air asam ini pelan-pelan melarutkan batu kapur
- Terbentuklah rongga atau gua kecil di bawah tanah
- Dari atas, tanah masih kelihatan normal
- Tapi pas rongganya makin gede dan nggak kuat menopang beban…
BRAK! Tanah ambruk tiba-tiba
Biasanya kejadian ini dipicu hujan lebat atau beban berat di atas tanah.
Ada Sungai Bawah Tanah, Situasi Makin Rawan
Menurut Ade Edward, lokasi-lokasi sinkhole sering banget punya sungai bawah tanah. Air yang ngalir terus di bawah permukaan ini bisa:
- Mengikis penyangga tanah
- Memperlebar rongga
- Mempercepat amblesnya permukaan
Kalau ditambah retakan atau sumbatan di bawah tanah, ya makin rawan.
Kasus di Situjuah Batua ini mirip dengan kejadian di Kamang, Kabupaten Agam, yang juga berada di kawasan batu kapur.
Nggak Cuma Alam, Ulah Manusia Juga Ikut Andil
Selain faktor alami, aktivitas manusia juga bisa mempercepat sinkhole, di antaranya:
- Pemakaian air tanah berlebihan → bikin penyangga tanah melemah
- Pipa bocor atau drainase rusak → air terus menggerus tanah
- Beban berat di permukaan seperti alat pertanian, kendaraan, atau bangunan
Kalau tanah di bawahnya udah rapuh, tinggal nunggu waktu buat amblas.
Sinkhole Itu Bahaya Nggak? Jawabannya: Bisa Banget
Sinkhole jadi sangat berbahaya kalau muncul:
- Dekat permukiman
- Di jalan raya
- Di sekitar fasilitas umum
Lubang besar yang muncul tiba-tiba bisa mengancam nyawa manusia dan hewan.
Untuk kasus Limapuluh Kota, lokasi sinkhole masih di area sawah. Tapi tetap nggak boleh disepelekan. Apalagi warga setempat sudah lama mengenal fenomena ini dengan sebutan lokal “Sawah Luluih”, alias sawah yang bisa ambles mendadak.
Solusi dan Langkah Mitigasi Biar Nggak Makan Korban
Biar aman, Ade Edward menyarankan beberapa langkah penting:
- Lubang segera ditutup dan ditimbun
- Gunakan tanah, pasir, dan batu sebagai material awal
- Lanjutkan dengan pengecoran permanen untuk solusi jangka panjang
- Lakukan pemantauan tanah dan drainase secara rutin, khususnya di wilayah karst
Langkah ini penting supaya warga tetap bisa beraktivitas tanpa was-was.
Wilayah Indonesia yang Rawan Sinkhole
Di Indonesia, sinkhole sering muncul di daerah karst seperti:
- Gunungkidul
- Pacitan
- Maros
- Beberapa wilayah Sumatera Barat
Selain itu, daerah dengan infrastruktur tua dan drainase buruk juga punya risiko tinggi.
Intinya, sinkhole terjadi karena kombinasi air, batuan kapur yang mudah larut, dan kondisi tanah bawah. Aktivitas manusia bisa bikin proses ini makin cepat.
Fenomena ini jadi pengingat keras bahwa apa yang terlihat aman di permukaan, belum tentu kuat di bawahnya.
