Friday, January 2, 2026

Kontroversi Foto Sal Priadi dan Sitok Srengenge Picu Diskusi Publik soal Sensitivitas Figur Publik

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Jagat medsos lagi panas-panasnya ngebahas satu nama lama yang tiba-tiba naik lagi ke permukaan: Sitok Srengenge. Bukan cuma itu, penyanyi indie favorit banyak orang, Sal Priadi, juga ikut keseret arus drama dan kena omelan publik. Semua gara-gara satu foto yang dianggap “nggak peka” sama isu sensitif.

Netizen pun rame nanya: “Sitok Srengenge tuh kasus apa sih?” dan “Kenapa Sal Priadi bisa sampai dihujat?” Nah, ini dia cerita lengkapnya versi ringkas tapi mantap 👇

Awal keributan ini datang dari foto lawas yang mendadak muncul lagi di timeline. Foto itu nunjukin Sal Priadi lagi bareng Sitok Srengenge, dan ternyata foto tersebut diunggah pertama kali sama Sitok pada 17 November 2025.

Di caption-nya, Sitok cerita kalau mereka lagi ngobrol santai soal seni. Mulai dari lirik lagu, puisi, sampai bahasan seni yang katanya “punya sisi berbahaya”. Bahkan, Sitok nulis kalau Sal sempat baca puisi sementara dirinya cuma rebahan sambil dengerin.

Masalahnya, buat netizen, narasi santai itu terasa salah tempat. Soalnya, Sitok punya rekam jejak kasus serius yang sampai sekarang masih bikin banyak orang geram.

Netizen Meledak, Nama Sal Priadi Langsung Trending

Begitu foto itu viral lagi, nama Sal Priadi langsung naik ke trending X. Banyak warganet ngerasa kecewa dan nganggap Sal kurang sensitif, apalagi isu yang nyeret Sitok berkaitan sama kekerasan seksual.

Beberapa orang ngerasa, tampil bareng di foto bisa dianggap sebagai bentuk “penerimaan sosial”, walaupun niat aslinya belum tentu begitu. Tapi di sisi lain, ada juga yang minta semua orang nahan dulu emosi dan nunggu penjelasan langsung dari Sal.

Sal Priadi Buka Suara: “Gue Cuma Ngasih Konteks”

Akhirnya, Sal Priadi angkat bicara lewat akun X pribadinya pada 31 Desember 2025. Ia membuka klarifikasinya dengan kalimat singkat tapi jelas:
“Ngasih konteks doang.”

Sal menjelasin kalau pertemuan itu terjadi di rumah anak Sitok, bukan acara publik atau forum seni. Ia datang sebagai tamu, ketemu orang tua, dan ngobrol biasa aja. Soal foto, Sal mengaku nggak tahu kalau unggahan itu bakal dikaitkan lagi sama kasus lama.

Yang paling ditekankan Sal:
dia sama sekali nggak membela pelaku kekerasan seksual.

Ia bahkan bilang sikap pribadinya keras banget soal isu ini. Kalau ada yang sengaja memelintir ceritanya, menurut Sal itu di luar kendalinya. Ia juga ngaku kejadian ini jadi pelajaran besar supaya ke depan lebih hati-hati.

Emang Sitok Srengenge Kasus Apa Sih?

Pertanyaan ini balik jadi top search. Jadi gini ceritanya.

Kasus Sitok Srengenge bermula tahun 2013, ketika seorang mahasiswi FIB UI berinisial RW melapor ke polisi soal dugaan pemerkosaan. Korban mengaku peristiwa itu terjadi dalam konteks kegiatan akademik dan seni, dan bahkan berujung ke kehamilan.

Setelah proses panjang, pada 6 Oktober 2014, polisi resmi menetapkan Sitok sebagai tersangka. Ia dikenakan beberapa pasal berat di KUHP, termasuk pasal soal hubungan seksual dengan perempuan yang tidak berdaya serta perbuatan cabul.

Proses hukumnya sendiri berjalan lambat dan berliku karena masalah pembuktian. Meski begitu, tekanan publik bikin Sitok mundur dari jabatan kurator Komunitas Salihara dan dijauhi dari banyak kegiatan seni.

Siapa Sebenarnya Sitok Srengenge?

Sitok Srengenge punya nama asli Sunarto, lahir 22 Agustus 1965. Ia dikenal sebagai sastrawan yang cukup disegani. Karyanya mulai dari puisi, novel, sampai esai, dan pernah dimuat di media luar negeri.

Di dunia teater, rekam jejaknya juga panjang. Ia pernah belajar langsung dari tokoh-tokoh besar seperti W.S. Rendra, Putu Wijaya, Teguh Karya, dan Arifin C. Noer. Ia juga sempat ikut program menulis internasional di Amerika dan Hong Kong.

Namun, semua pencapaian itu kini sering tertutup oleh bayang-bayang kasus hukum yang belum tuntas dan terus jadi pengingat soal peliknya penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia.

Ribut-ribut soal foto Sal Priadi dan Sitok Srengenge ini jadi bukti kalau isu kekerasan seksual itu super sensitif. Figur publik, mau nggak mau, dituntut lebih waspada karena satu tindakan kecil bisa berdampak besar.

Di sisi lain, polemik ini juga ngingetin publik buat tetap berpihak pada korban, punya empati, dan nggak asal normalisasi sosok dengan sejarah kelam. Dunia seni dan hiburan bukan cuma soal karya, tapi juga tanggung jawab sosial.

Intinya:
📸 Foto boleh santai, tapi konteks tetap nomor satu.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin, 5 Januari 2026 dan Renungan Harian Katolik, Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post