Kalau akhir-akhir ini FYP TikTok kamu isinya orang-orang curhat setengah ngeluh tapi ujungnya malah ngakak sambil bilang,
“at least gue…” atau versi lokalnya “etlis…”,
tenang—kamu nggak halu. Itu emang tren baru yang lagi rame banget.
Fenomena “at least” ini kayak jurus pamungkas buat nutup cerita gagal biar nggak kelihatan tragis-tragis amat. Dari yang soal cinta, kerjaan, sekolah, sampe masalah receh kayak dompet kosong di akhir bulan—semuanya bisa dibungkus jadi lucu cuma modal satu kalimat sakti.
Sebenernya Tren “At Least” Itu Apaan Sih?
Singkatnya gini:
tren ini dipakai buat mengakui kegagalan atau kekurangan, tapi langsung dibelokin ke sisi positif (atau minimal sisi yang bikin ketawa).
Contohnya:
“Gue ditolak kerjaan impian. At least gue jadi nggak perlu pura-pura kuat.”
Atau versi lokal:
“Gue jomblo lagi. Etlis nggak ribet mikirin ulang tahun orang.”
Intinya:
👉 ngaku kalah, tapi tetap santai
👉 self-roasting tapi elegan
👉 ketawa dulu sebelum nangis
Kenapa Tren Ini Cepet Banget Meledak di TikTok?
Bukan tanpa alasan ya, tren ini bisa viral parah. Nih penyebabnya:
1. Konsepnya Gampang Banget
Nggak perlu skenario ribet, nggak butuh acting jago.
Cukup:
- cerita pahit dikit
- tutup pake “at least”
- selesai, upload.
2. Relate ke Hidup Banyak Orang
Siapa sih yang hidupnya mulus terus?
Makanya tren ini kena banget di:
- anak sekolah yang nilainya anjlok
- budak korporat yang capek
- kaum overthinking
- tim “hidup yaudah jalanin aja”
3. Bisa Jadi Ajang Roasting Halus
Nah ini yang bikin makin rame.
“At least” sering dipakai buat nyindir balik tanpa keliatan niat jahat, tapi tetap nyelekit.
Cara Ikutan Tren “At Least” di TikTok (Pilih Sesuai Mental Kamu)
Ada dua gaya utama yang sering muncul. Tinggal pilih, mau yang aman atau yang panas 🔥
1. Mode Aman: Self-Cope Alias Ngeledek Diri Sendiri
Ini versi paling recommended buat semua umur dan semua circle.
Rumusnya:
Cerita apes → tutup pake “at least” versi positif atau absurd
Contoh:
- “Gue telat bangun dan kena macet. At least gue masih bangun, bukan kebablasan mimpi.”
- “Tabungan gue tipis. At least iman gue tebal… dikit.”
Vibes-nya:
✔ lucu
✔ relate
✔ nggak nyakitin siapa-siapa
2. Mode Panas: Roasting Battle (Harus Tahu Batas!)
Biasanya bentuk duet atau reply video.
Isinya saling lempar sindiran pake format “at least”.
Contoh:
- A: “Gue emang jomblo. At least gue nggak pura-pura bahagia.”
- B: “Ya sih. At least gue punya pasangan, bukan cuma playlist galau.”
⚠️ Catatan penting:
Kalau nggak akrab-akrab banget, jangan kebablasan.
Salah dikit bisa jadi drama, bukan konten.
Inspirasi Kata-kata “At Least / Etlis” Biar Konten Kamu Nggak Garing
🔹 Versi Lokal (Etlis Style)
- “Gue nggak kaya. Etlis gue nggak fake.”
- “HP gue jadul. Etlis memorinya penuh kenangan, bukan utang.”
- “Hidup gue random. Etlis nggak bosenin.”
🔹 Versi Jaksel Campur Inggris
- “Gue lost direction. At least I’m still moving.”
- “My life is messy, but at least my playlist is fire.”
- “Gue capek banget. At least I’m trying.”
Tinggal sesuaikan sama cerita hidup kamu sendiri biar nggak keliatan template.
Terus, Arti Asli “At Least” Itu Apa Sih?
Kalau dibawa ke bahasa Inggris formal,
“at least” artinya: “setidaknya” atau “paling nggak”.
Dipakai buat:
- nunjukin batas minimum
- atau ngurangin efek negatif dari sebuah pernyataan
Makanya pas masuk ke bahasa gaul TikTok Indonesia, fungsinya berubah jadi:
“Oke hidup gue lagi zonk, tapi masih ada satu hal yang bisa gue syukurin.”
Tren “at least” atau “etlis” itu:
- bukan cuma lucu
- tapi juga cara halus buat nerima realita
- sambil bilang ke diri sendiri: “nggak sempurna, tapi masih lanjut”
Jadi kalau hidup lagi nggak sesuai ekspektasi…
etlis kamu masih bisa bikin konten 😌
