Sunday, February 15, 2026

Viral Soal Beli Obat di Luar RS Pakai BPJS, Ternyata Ini Fakta Resmi yang Perlu Diketahui Peserta JKN

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Lagi rame di medsos nih, sebuah video yang bilang kalau peserta BPJS Kesehatan yang lagi rawat inap boleh beli obat di luar rumah sakit kalau stok kosong, terus nanti biayanya bisa direimburse alias diganti. Klaimnya, tinggal simpan kuitansi dan serahin ke rumah sakit. Kedengerannya sih enak banget ya? Tapi… bener nggak, sih?

Video itu sempat diunggah akun Instagram @ga*******sa dan langsung bikin banyak orang mikir, “Wah, ternyata bisa gitu ya.” Bahkan, video tersebut nyeret-nyeret Permenkes Nomor 28 Tahun 2014 soal sistem tarif INA-CBGs yang pembayarannya berbentuk paket dan katanya sudah termasuk biaya obat.

Dari situ, muncul anggapan kalau rumah sakit wajib bikin mekanisme reimburse kalau pasien BPJS disuruh beli obat sendiri di luar RS.

Tapi, BPJS Kesehatan langsung turun tangan buat ngelurusin.

BPJS Tegas: Peserta JKN Nggak Boleh Keluar Duit Sama Sekali

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, dengan tegas bilang kalau info yang beredar itu nggak benar.

Menurut Rizzky, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), peserta yang terdaftar berhak mendapatkan layanan kesehatan lengkap, termasuk obat-obatan, tanpa keluar biaya tambahan.

“Semua fasilitas kesehatan yang kerja sama dengan BPJS wajib nyediain obat sesuai kebutuhan medis pasien,” tegas Rizzky saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026).

Artinya?
👉 Peserta BPJS nggak boleh disuruh beli obat sendiri
👉 Nggak ada cerita reimburse
👉 Nggak boleh ada alasan stok kosong

Kalau ada rumah sakit yang nyuruh pasien BPJS beli obat di apotek luar, itu jelas melanggar aturan, mau apoteknya kerja sama BPJS atau bukan, tetap nggak boleh.

Bukan Cuma Obat Generik, BPJS Juga Tanggung Obat Paten

Masih banyak juga nih yang salah paham, katanya kalau pakai BPJS itu cuma dapet obat generik murahan. Faktanya, nggak sesempit itu.

Rizzky jelasin, obat yang ditanggung BPJS mengacu ke Formularium Nasional (Fornas), yaitu daftar obat resmi yang disusun oleh para ahli dan disetujui Kementerian Kesehatan.

Di dalam Fornas itu ada:

  • ✅ Obat generik
  • ✅ Obat paten
  • ✅ Obat esensial nasional

Semuanya bisa diresepkan untuk peserta JKN selama sesuai indikasi medis dan aturan yang berlaku.

Fornas sendiri rutin dievaluasi, mempertimbangkan:

  • Keamanan obat
  • Efektivitas
  • Hasil riset terbaru
  • Masukan para pakar

Jadi, bukan asal murah, tapi berbasis medis.

Kalau Masih Disuruh Beli Obat Sendiri? Langsung Lapor!

BPJS Kesehatan juga ngingetin, kalau ada faskes atau rumah sakit yang nakal dan tetap nyuruh peserta BPJS beli obat pakai uang sendiri, jangan diem aja.

Peserta bisa langsung:

  • 📍 Lapor ke BPJS Satu (Siap Membantu) yang ada di rumah sakit
  • 📞 Telepon Call Center 165
  • 📱 Chat Pandawa di 0811-8165-165

“Peserta JKN wajib dapat haknya secara penuh,” kata Rizzky.

✔ BPJS nggak mengenal sistem reimburse obat
✔ Peserta nggak boleh beli obat di luar RS
✔ RS wajib nyediain obat, tanpa biaya tambahan
✔ Obat BPJS bukan cuma generik
✔ Kalau ada pelanggaran, langsung lapor

Jadi, kalau nemu info viral soal BPJS, jangan langsung percaya. Cek dulu faktanya, biar nggak kejebak hoaks 😎

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Cek Syarat, Jadwal dan Cara Daftar Program Magang Kemenkeu 2026 Dapat Uang Saku

Para kaum muda yang lagi hunting magang legit dan bukan kaleng-kaleng, sini merapat! 🚨 Kementerian Keuangan Republik Indonesia alias Kemenkeu...

More Articles Like This

Favorite Post