Kasus yang menimpa Andrie Yunus makin ke sini makin bikin geleng-geleng kepala. Serangan penyiraman air keras yang dialaminya ternyata bukan kejadian dadakan, tapi diduga udah dirancang dari jauh-jauh hari.
Pihak Polda Metro Jaya akhirnya nemuin fakta baru yang bikin kasus ini makin serius. Dari hasil penyelidikan, keliatan banget kalau aksi ini tuh udah disusun dengan matang, bukan asal nekat doang.
Ternyata nih, para pelaku diduga udah nongkrong di sekitar lokasi kejadian sejak sore. Dari rekaman CCTV, salah satu orang yang dicurigai udah keliatan sejak sekitar jam 17.18 WIB.
Nggak cuma diem doang, mereka juga sempat pindah-pindah posisi. Kayaknya sih lagi mantau situasi sambil nunggu timing yang paling pas buat jalanin aksinya.
Hal ini makin nguatin dugaan kalau serangan ke Andrie Yunus emang udah direncanain dari awal, bukan karena emosi sesaat.
🕵️♂️ Pergerakan Korban Dipantau Terus
Pas malam hari sekitar jam 23.22 WIB, Andrie keluar dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia. Nah, dari situ diduga dia udah mulai dibuntutin.
Dari CCTV juga keliatan ada yang ngikutin sejak dia cabut dari lokasi. Bahkan waktu dia sempat berhenti di SPBU Bright Cikini buat isi bensin, pelaku masih terus ngekor.
Nggak sendirian, lho. Polisi juga nemuin indikasi ada kendaraan lain yang ikut mantau. Jadi keliatan banget kalau ini kerja tim, bukan aksi solo.
⚡ Eksekusinya Rapi Banget
Serangan terjadi pas pelaku papasan sama korban di daerah Cempaka Putih. Dalam kejadian itu, satu orang diduga jadi eksekutor utama, sementara yang lain bantu-bantu dan jagain situasi.
Abis beraksi, mereka langsung kabur pakai dua motor ke arah yang beda. Bahkan ada yang nekat lawan arus biar nggak ketangkep.
Yang lebih aneh lagi, pas kabur mereka sempat keliatan bersihin diri pakai air mineral. Diduga sih karena kena cairan berbahaya yang mereka pakai sendiri.
🧩 Barang Bukti & CCTV Jadi Kunci
Polisi memastikan semua rekaman CCTV yang dipakai itu asli, nggak ada editan atau manipulasi.
Selain itu, beberapa barang bukti kayak helm yang diduga dipakai pelaku juga udah diamankan dan lagi dicek di lab.
Dari rangkaian rekaman sebelum, pas kejadian, sampai setelahnya, semuanya jadi petunjuk penting buat ngungkap siapa aja yang terlibat.
Sampai sekarang, penyelidikan masih terus berjalan. Fokus utamanya jelas: ngebongkar siapa pelaku sebenarnya dan apa motif di balik serangan ini.
Walaupun belum ada pernyataan resmi lanjutan, pola kejadian yang udah kebuka sejauh ini nunjukin kalau kemungkinan besar pelakunya lebih dari satu orang dan semuanya udah direncanain cukup matang.
Kasus ini bukan sekadar kejadian biasa. Banyak hal yang nunjukin kalau semuanya udah disusun rapi dari awal. Tinggal nunggu waktu aja sampai semua pelaku dan dalangnya kebongkar.
