Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 10 Mei 2026 dan Renungan Harian Katolik MISA HARI MINGGU PASKAH VI

Must Read
5/5 - (2 votes)

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Minggu 10 Mei 2026.

Kalender Liturgi hari Minggu 10 Mei 2026 adalah HARI MINGGU PASKAH VI, Santo Antonius, Uskup dan Pengaku Iman, Santo Yohanes dari Avila, Pujangga Gereja, Santo Gordianus dan Epimakus, Martir, dengan Warna Liturgi Putih.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Minggu 10 Mei 2026:

Bacaan Pertama: Kis. 8:5-8,14-17

Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ.

Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu.

Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan.

Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.

Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ.

Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus.

Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 66:1-3a,4-5,6-7a,16,20

Untuk pemimpin biduan. Nyanyian Mazmur. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,

mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!

Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu.

Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu.”

Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia: Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang-orang itu berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia,

yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya, yang mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa. Pemberontak-pemberontak tidak dapat meninggikan diri. Sela

Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku..

Bacaan Kedua: 1Ptr. 3:15-18

Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu.

Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Bacaan Injil: Yohanes 14:15-21

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain.

Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran supaya Ia menyertai kamu untuk selama-lamanya.

Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.

Aku akan datang kembali kepadamu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup. Pada waktu itulah kamu akan tahu bahwa Aku ada di dalam Bapa-Ku, bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu.

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia, dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Minggu 10 Mei 2026

Saudara-saudari terkasih, sering kali dalam hidup ini kita merasa berjalan sendirian. Banyak orang terlihat kuat di luar, tetapi sebenarnya lelah di dalam. Ada yang tersenyum setiap hari, tetapi menyimpan kecemasan tentang keluarga, pekerjaan, masa depan, kesehatan, atau relasi yang mulai renggang. Dunia hari ini bergerak begitu cepat. Orang dituntut berhasil, dituntut sempurna, dituntut selalu terlihat baik-baik saja. Namun diam-diam hati manusia modern sangat mudah merasa kosong, takut, dan kehilangan arah.

Di tengah keadaan itulah Injil hari ini terdengar begitu menenangkan. Yesus berkata, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.” Kalimat ini bukan sekadar kata penghiburan biasa. Ini adalah janji kasih yang sangat dalam. Yesus tahu bahwa manusia akan mengalami kesepian, kebingungan, bahkan kehilangan harapan. Karena itu Ia menjanjikan Roh Kudus, Sang Penolong, Roh Kebenaran yang tinggal di dalam hati manusia.

Kadang kita berpikir Tuhan jauh karena doa belum dijawab, masalah belum selesai, atau hidup tidak berjalan sesuai harapan. Kita merasa Tuhan diam. Tetapi Injil hari ini mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah benar-benar meninggalkan kita. Roh Kudus bekerja dengan cara yang sering tidak terlihat. Ia hadir lewat kekuatan untuk bertahan ketika kita hampir menyerah. Ia hadir lewat hati yang masih mampu mengampuni meski terluka. Ia hadir lewat orang-orang sederhana yang menemani kita di masa sulit. Ia hadir lewat suara hati yang mengingatkan kita untuk tetap jujur, tetap sabar, tetap berbuat baik meski dunia tidak selalu menghargainya.

Yesus juga berkata, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Mengasihi Tuhan ternyata bukan hanya soal doa panjang, datang ke gereja, atau kata-kata rohani. Mengasihi Tuhan terlihat dari cara hidup sehari-hari. Dari cara seseorang memperlakukan keluarganya. Dari kejujuran saat tidak ada yang melihat. Dari kesediaan mendengarkan orang lain. Dari kesabaran menghadapi orang yang sulit. Dari keberanian meminta maaf. Dari hati yang tetap memilih kebaikan meski pernah disakiti.

Sering kali manusia ingin dicintai, tetapi lupa belajar mencintai dengan tulus. Banyak relasi rusak bukan karena kurang bicara, tetapi karena kurang memahami. Banyak keluarga tinggal serumah, tetapi hati mereka berjauhan. Banyak orang sibuk mencari pengakuan dunia sampai lupa menjaga jiwanya sendiri. Karena itu Yesus mengingatkan bahwa hubungan dengan Tuhan harus nyata dalam tindakan kasih yang sederhana namun tulus.

Bacaan Pertama menunjukkan bagaimana Roh Kudus membawa sukacita besar di kota Samaria. Menarik sekali bahwa sukacita itu muncul bukan karena orang menjadi kaya atau hidup tanpa masalah, melainkan karena mereka menerima Allah dalam hidup mereka. Ini mengajarkan bahwa kedamaian sejati tidak selalu datang dari keadaan yang sempurna. Ada orang hidup sederhana tetapi damai. Ada orang memiliki banyak hal tetapi tetap gelisah. Roh Kudus memberi sukacita yang tidak tergantung pada situasi luar, melainkan lahir dari hati yang merasa ditemani Tuhan.

Dalam Bacaan Kedua, Santo Petrus mengingatkan agar kita memberi kesaksian tentang harapan dengan lemah lembut dan hormat. Ini sangat relevan sekarang. Dunia sudah terlalu penuh kemarahan, penghinaan, dan penghakiman. Media sosial membuat banyak orang mudah menyerang tanpa memahami. Orang cepat marah, cepat membenci, cepat menyimpulkan. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil bukan untuk menjadi orang paling keras, tetapi menjadi pribadi yang membawa keteduhan. Bukan berarti lemah, tetapi kuat dalam kasih. Tidak semua persoalan harus dibalas dengan kemarahan. Kadang kesabaran adalah bentuk keberanian yang paling besar.

Yesus tidak pernah menjanjikan hidup tanpa salib. Tetapi Yesus menjanjikan bahwa kita tidak memikul semuanya sendirian. Roh Kudus berjalan bersama kita. Ketika hati mulai lelah, ketika hidup terasa berat, ketika doa terasa kering, ingatlah bahwa Tuhan masih bekerja diam-diam di dalam hidup kita. Bahkan dalam air mata dan luka, Tuhan tetap hadir.

Mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang kehilangan semangat, kecewa terhadap hidup, merasa tidak dihargai, atau lelah menghadapi persoalan yang tidak kunjung selesai. Injil hari ini mengajak kita percaya kembali: kita tidak yatim piatu. Kita memiliki Tuhan yang tinggal di dalam hati kita. Dan selama Tuhan masih tinggal di sana, harapan tidak pernah benar-benar hilang. Amin.

Doa Penutup

Tuhan Yesus, tinggallah selalu dalam hati kami saat hidup terasa berat dan membingungkan. Ajarlah kami mendengar suara Roh Kudus-Mu di tengah kesibukan dan kecemasan dunia. Mampukan kami hidup dalam kasih, kesabaran, dan kejujuran, agar melalui hidup kami, orang lain dapat merasakan kehadiran-Mu yang menenangkan dan menguatkan. Amin.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Daftar Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026 Paling Menarik, Lengkap dengan Panduan Download dan Upload ke Medsos

Perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 tinggal hitungan jam. Tahun ini, momen sakral umat Kristiani tersebut jatuh pada Kamis,...

More Articles Like This

Favorite Post