Setelah sukses bikin heboh lewat kacamata pintarnya, kini raksasa teknologi Meta kembali bikin gebrakan baru. Kali ini perusahaan milik Mark Zuckerberg itu dikabarkan sedang mengembangkan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bentuknya unik banget: liontin pintar alias AI Pendant.
Berdasarkan laporan terbaru yang beredar, perangkat futuristis ini sedang masuk tahap pengembangan dan diperkirakan mulai diuji dalam kurun waktu sekitar satu tahun ke depan. Proyek tersebut menjadi bagian dari strategi besar Meta untuk memperluas bisnis perangkat keras berbasis AI yang selama ini dikembangkan lewat divisi Reality Labs.
🎙️ Bukan Sekadar Kalung, Tapi Asisten Pribadi yang Selalu Nempel
Kalau biasanya liontin cuma jadi aksesori pelengkap gaya, versi Meta ini punya fungsi yang jauh lebih canggih. AI Pendant tersebut disebut-sebut dapat bertindak layaknya asisten pribadi digital yang selalu menemani penggunanya sepanjang hari.
Perangkat ini diperkirakan mampu:
✅ Mendengarkan percakapan yang diizinkan pengguna
✅ Membuat transkrip otomatis secara real-time
✅ Menyimpan informasi penting
✅ Merangkum aktivitas harian
✅ Membantu mengingat berbagai hal yang mungkin terlupakan
Singkatnya, gadget ini seperti memiliki “memori cadangan” yang siap membantu pengguna mengelola aktivitas dan pekerjaan sehari-hari.
🧠 Teknologinya Diduga Berasal dari Startup yang Diakuisisi Meta
Menariknya, teknologi yang digunakan dalam liontin pintar ini diyakini berasal dari perusahaan AI wearable bernama Limitless yang telah diakuisisi Meta pada akhir tahun 2025.
Sebelum bergabung ke dalam ekosistem Meta, Limitless dikenal karena mengembangkan perangkat wearable berbentuk pendant yang mampu merekam percakapan, membuat catatan otomatis, hingga menghasilkan ringkasan yang dapat dicari kembali kapan saja oleh penggunanya.
Teknologi tersebut dianggap sangat potensial di era AI saat ini, terutama bagi pekerja profesional yang sering menghadiri rapat, diskusi, atau menangani banyak informasi dalam satu waktu.
💼 Meta Incar Pasar Produktivitas dan Dunia Kerja
Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, AI Pendant ini juga diprediksi menjadi bagian dari konsep “wearables for work”, yaitu perangkat wearable yang dirancang khusus untuk meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja.
Dengan kemampuan mengingat percakapan dan menyusun rangkuman otomatis, perangkat ini berpotensi membantu pekerja mengurangi aktivitas mencatat secara manual dan lebih fokus pada diskusi maupun pengambilan keputusan.
Banyak pengamat teknologi melihat langkah ini sebagai upaya Meta untuk membawa AI lebih dekat ke kehidupan nyata, bukan hanya lewat aplikasi atau chatbot, tetapi melalui perangkat yang bisa dikenakan setiap saat.
👓 Setelah Kacamata Pintar, Kini Era Liontin AI?
Ambisi Meta di dunia wearable memang sedang panas-panasnya. Selain kacamata pintar hasil kolaborasi dengan brand ternama seperti Ray-Ban dan Oakley, perusahaan tersebut juga dikabarkan tengah menyiapkan beberapa model smart glasses generasi baru.
Bahkan, beredar kabar bahwa Meta sedang merancang layanan berlangganan khusus yang nantinya akan mendukung penggunaan perangkat AI untuk kebutuhan profesional dan bisnis.
Meski begitu, hingga saat ini pihak Meta masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan maupun jadwal peluncuran AI Pendant tersebut.
Jika rumor ini benar-benar menjadi kenyataan, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan orang-orang akan memakai liontin AI layaknya menggunakan smartwatch saat ini. Dari sekadar aksesori, liontin bisa berubah menjadi asisten digital pribadi yang mampu mendengar, mengingat, dan membantu mengelola informasi setiap hari.
Meta tampaknya ingin membuktikan bahwa masa depan AI bukan hanya ada di layar ponsel, tetapi juga melekat langsung di tubuh penggunanya. Dan kalau proyek ini sukses, persaingan gadget AI wearable bakal makin seru. 🚀🤖📿
