Mudik lewat Tol Trans Jawa memang jadi pilihan favorit banyak orang karena perjalanan bisa lebih cepat dan nyaman. Tapi di balik itu, ada satu hal yang sering diremehkan pemudik: rasa lelah saat berkendara jarak jauh.
Nah, menurut data dari Korlantas Polri, ada beberapa titik di jalur Trans Jawa yang dikenal sebagai “titik lelah” dan sering banget jadi lokasi kecelakaan saat musim mudik.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe. Berdasarkan analisis data kecelakaan selama tiga tahun terakhir, wilayah yang paling sering terjadi kecelakaan saat mudik ternyata berada di Jawa Tengah.
“Berdasarkan dari hasil analisis, daerah paling tinggi kecelakaannya yang sudah terjadi tiga tahun terakhir (2023, 2024, dan 2025) serta prediksi di 2026 adalah Jawa Tengah. Seperti kita ketahui, tol Trans Jawa itu terdiri dari tol Cikampek, tol Jawa Barat, Cipularang, dan tol Jawa Tengah, serta Jawa Timur. Nah, Jawa Tengah ini sudah titik fatigue, titik lelah atau titik capek,” katanya.
Kenapa Jawa Tengah Disebut Titik Lelah?
Banyak pemudik dari Jakarta atau wilayah barat biasanya sudah berkendara berjam-jam ketika sampai di Jawa Tengah. Rata-rata mereka sudah menempuh perjalanan 5–8 jam, yang bikin konsentrasi mulai menurun. Di kondisi seperti ini, refleks pengemudi jadi lebih lambat dan risiko microsleep (tidur sekejap saat berkendara) meningkat.
Selain itu, jalur tol di wilayah ini sering menjadi titik tengah perjalanan bagi pemudik yang menuju Jawa Timur atau daerah lain. Artinya, banyak pengemudi yang memaksakan diri terus menyetir supaya cepat sampai tujuan tanpa istirahat cukup.
Secara statistik, risiko kecelakaan di masa mudik juga tergolong tinggi. Sandhi menjelaskan bahwa kemungkinan adanya korban jiwa dalam kecelakaan cukup besar.
“Ini statistik yang bicara. Kemudian, yang perlu digarisbawahi lagi, korban luka berat yang kira-kira satu dari delapan kecelakaan pasti akan menghasilkan luka berat,” ucap Sandhi.
Data tersebut menunjukkan bahwa peluang adanya korban jiwa per kejadian kecelakaan berada di kisaran 15,72 persen sampai 23,77 persen. Artinya, dari sekitar 10 kecelakaan saat mudik, dua di antaranya berpotensi menyebabkan korban meninggal dunia.
Jangan Tunggu Rest Area Kalau Sudah Lelah
Korlantas juga mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri menyetir saat kondisi tubuh sudah lelah. Banyak pengemudi yang berpikir harus mencapai rest area dulu sebelum berhenti, padahal kondisi tubuh mungkin sudah tidak fit.
“Kalau sudah capek, langsung menepi ke kiri. Tidak perlu menunggu sampai rest area,” katanya.
Artinya, keselamatan lebih penting daripada memaksakan diri mencapai titik istirahat tertentu. Menepi sebentar untuk peregangan atau istirahat singkat bisa membantu mengembalikan fokus.
Polisi Siapkan Tim Patroli Khusus di Jalur Mudik
Untuk meningkatkan keamanan perjalanan mudik, Korlantas Polri juga menyiapkan tim patroli khusus yang akan bergerak sepanjang jalur Trans Jawa. Tim ini akan berjalan dengan kecepatan rendah sambil memantau kondisi lalu lintas.
Tim tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari polisi lalu lintas, ambulans dari tenaga kesehatan, hingga kendaraan derek. Tujuannya adalah agar penanganan bisa cepat jika terjadi kecelakaan atau kendaraan mogok di tengah perjalanan.
Strategi ini disiapkan sebagai bagian dari pengamanan operasi mudik agar arus kendaraan tetap lancar dan insiden di jalan bisa segera ditangani.
Rest Area Juga Akan Diatur Supaya Tidak Macet
Selain patroli di jalan tol, kepolisian juga akan memberikan imbauan kepada pengguna rest area terkait batas maksimal waktu berhenti. Kebijakan ini bertujuan agar terjadi pergantian kendaraan yang menggunakan fasilitas tersebut.
Langkah ini dianggap penting karena saat puncak mudik, rest area sering penuh hingga menyebabkan antrean kendaraan sampai ke bahu jalan tol.
Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan pemudik tetap bisa beristirahat dengan nyaman tanpa membuat area tersebut terlalu padat.
Mudik memang momen yang ditunggu-tunggu, tapi keselamatan tetap harus jadi prioritas. Jika tubuh sudah terasa lelah, jangan dipaksakan. Istirahat sebentar bisa jauh lebih aman daripada memaksakan perjalanan panjang.
Apalagi jika sudah memasuki wilayah Jawa Tengah yang dikenal sebagai titik lelah perjalanan Trans Jawa. Fokus berkendara, istirahat cukup, dan patuhi arahan petugas supaya perjalanan mudik tetap aman sampai tujuan. 🚗💨
