Jagat media sosial Singapura lagi panas-panasnya. Bukan karena tren baru, tapi gara-gara skandal perselingkuhan dua petinggi perusahaan properti PropertyLimBrothers (PLB) yang mendadak viral dan bikin publik melongo.
Cerita ini pertama kali meledak di forum Reddit Singapura, tempat netizen doyan bongkar-bongkar fakta. Seorang pengguna mengunggah dugaan hubungan terlarang antara Melvin Lim, petinggi perusahaan, dengan Grayce Tan, yang juga punya posisi strategis di perusahaan yang sama.
Begitu unggahan itu naik, netizen langsung mode detektif 🔍
Jejak digital keduanya mulai dikuliti habis-habisan.
Dari situ, muncul foto dan video lama yang memperlihatkan Melvin dan Grayce sedang liburan berdua, sampai rekaman mereka pergi meninggalkan kantor bersama menuju suatu tempat. Bukti-bukti itu pun menyebar cepat di berbagai platform media sosial.
Buat yang belum tahu, Melvin Lim adalah co-founder sekaligus CEO PropertyLimBrothers (PLB), salah satu perusahaan properti yang cukup dikenal di Singapura.
Sementara itu, Grayce Tan menjabat sebagai Vice President Strategy.
Fakta yang bikin publik makin kaget, Grayce ternyata mulai bergabung sebagai karyawan magang pada 2022, lalu kariernya melesat hingga menduduki posisi penting di perusahaan.
Seiring makin ramainya perbincangan dan tekanan publik yang terus meningkat, akhirnya Melvin Lim dan Grayce Tan memilih mundur dari jabatan mereka. Keputusan ini diambil setelah skandal tersebut dinilai berdampak besar pada reputasi perusahaan.
Di tengah polemik, seorang warganet juga membagikan tangkapan layar pesan WhatsApp yang diduga dikirim langsung oleh Melvin Lim kepada seluruh karyawan PLB. Dalam pesan itu, Melvin mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.
Berikut kutipan pesan ASLI yang beredar:
“Saya sudah membuat kesalahan pribadi dan melampaui batas. Saya akan bertanggung jawab penuh dan menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekecewaan pada tim,” tulis pesan tersebut.
“Grayce dan saya akan mengundurkan diri dari peran kepemimpinan kami saat ini,” tutupnya.
Dalam pesan yang sama, Melvin juga menyatakan bahwa dirinya ingin fokus memperbaiki diri dan melindungi keluarganya setelah badai ini menerpa.
Pasca pengunduran diri Melvin Lim dari kursi CEO, posisi pimpinan perusahaan sementara diambil alih oleh Vice President (VP) of Operations untuk menjaga stabilitas internal perusahaan.
Kasus ini jadi pengingat keras bahwa skandal personal di level pimpinan bisa berdampak besar, bukan cuma ke reputasi individu, tapi juga ke nama besar perusahaan dan kepercayaan publik.
