Masuk bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M, dunia hiburan malam di Jakarta bakal ngalamin mode hening sementara. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi ngeluarin aturan baru soal operasional tempat hiburan malam selama Ramadan. Jadi bukan gosip, ini legit dan resmi banget.
Aturan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor e-0038/PW.01.02 Tahun 2026 yang diterbitkan sama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pada 13 Februari 2026.
Jadi gini guys, mulai H-1 sebelum Ramadan sampai H+1 setelah hari kedua Idul Fitri, beberapa jenis usaha hiburan WAJIB tutup. No debat.
Yang kena aturan ini antara lain:
- Klub malam
- Diskotek
- Mandi uap
- Rumah pijat
- Arena permainan ketangkasan khusus dewasa (manual, mekanik, elektronik)
- Bar atau rumah minum yang berdiri sendiri
Intinya, semua yang vibes-nya nightlife banget bakal istirahat dulu selama periode tersebut.
✨ Kenapa Harus Tutup? Bukan Sekadar Larangan Lho!
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menjelaskan kalau aturan ini bukan buat “matikan usaha” atau bikin ribet.
Tujuannya adalah penyesuaian yang proporsional. Artinya, pemerintah pengen aktivitas ekonomi tetap jalan, tapi tetap menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat selama Ramadan.
So, ini lebih ke soal balancing antara bisnis dan toleransi sosial. ✌️
🏨 Tapi… Ada Pengecualian Nih!
Eits, jangan langsung panik dulu. Ada pengecualian kok!
Tempat hiburan yang berada di:
- Hotel berbintang 4 dan 5
- Kawasan komersial tertentu
Masih boleh beroperasi, asal memenuhi syarat.
Syaratnya apa aja?
- Lokasinya nggak berdekatan dengan permukiman warga
- Jauh dari rumah ibadah
- Nggak dekat sekolah
- Nggak dekat rumah sakit
Jadi tetap ada ruang gerak, tapi dengan batasan yang jelas.
⏰ Jam Operasional Khusus: Nggak Bisa Bebas Lagi
Buat yang dapat izin buka terbatas, jam operasionalnya juga sudah diatur secara detail.
Contohnya:
- Klub malam & diskotek cuma boleh buka dari 20.30 WIB sampai 01.30 WIB
Dan ada aturan tambahan nih:
- Proses closed bill atau tutup transaksi wajib dilakukan paling lambat satu jam sebelum jam operasional berakhir.
Jadi nggak bisa tuh last minute nambah-nambah lagi pas udah mepet jam tutup 😅
Buat kamu yang biasa nongkrong malam, ini saatnya geser aktivitas ke yang lebih chill dan positif selama Ramadan. Bisa ngabuburit, buka puasa bareng, ikut event Ramadan vibes, atau fokus ke self-improvement dulu.
Ramadan bukan berarti Jakarta mati gaya. Cuma ritmenya aja yang berubah jadi lebih tenang dan reflektif.
Dan buat para pelaku usaha? Ini soal adaptasi. Aturan jelas, timeline jelas, jadi tinggal ngikutin regulasi biar tetap aman dan nggak kena sanksi.
Setiap tahun Ramadan memang punya warna tersendiri di Jakarta. Tahun 2026 ini, aturan makin tegas dan detail, tapi tujuannya tetap sama: menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan suasana ibadah masyarakat.
Jadi guys, yuk sama-sama saling menghargai. Yang biasa party, rehat dulu. Yang ibadah, makin khusyuk. Jakarta tetap hidup, cuma vibes-nya aja yang lagi lebih kalem.
Stay cool, stay respectful, dan selamat menyambut Ramadan 2026! 🌙✨
