Jagat medsos lagi panas banget nih, guys! Nama Nizam Syafei mendadak trending dan bikin hati netizen ikut nyesek. Bocah asal Sukabumi ini dikabarkan meninggal dunia usai diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya. Kasusnya bikin publik geram sekaligus penasaran karena banyak banget info simpang siur yang beredar.
Berdasarkan informasi yang beredar, Nizam diketahui seorang santri yang baru aja pulang dari pondok pesantren sekitar seminggu sebelum kejadian tragis itu terjadi.
Kondisinya sempat kritis dan dirawat di Rumah Sakit Jampang Kulon dengan luka berat di beberapa bagian tubuh. Sayangnya, nyawanya nggak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada 20 Februari 2026.
Yang bikin publik makin shock, beredar kabar kalau korban sempat mengalami kekerasan fisik bahkan disebut-sebut dipaksa meminum air panas. Dugaan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet yang menuntut keadilan ditegakkan.
Ayah korban, Anwar Satibi, juga buka suara. Ia mengungkap kalau dugaan kekerasan terhadap anaknya ternyata bukan kejadian pertama. Bahkan ia mengaku pernah melaporkan istrinya pada 2025 lalu, meski saat itu berakhir mediasi.
“Ini sudah pernah terjadi namun sudah mediasi, dia sujud ke saya jangan lapor, ‘Mamah mau tobat, Mau tobat, mau bageur lah’, sebenarnya laporan saya waktu itu belum saya cabut,” ujar Anwar Satibi dari akun X @B3doel__ pada 21 Februari 2026.
Kini, setelah kepergian Nizam, sang ayah kembali melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian agar diproses secara hukum. Publik pun menanti langkah tegas aparat dalam mengusut tuntas perkara ini.
Belum selesai sampai di situ, timeline TikTok dan X makin ricuh gara-gara muncul narasi soal link rekaman CCTV yang katanya memperlihatkan momen dugaan penganiayaan tersebut. Beberapa akun bahkan terang-terangan mengklaim punya akses videonya.
Salah satu akun TikTok menulis:
“Pihak keluarga dari ayah kandung dan ibu kandung nizam syafei mennagis saat di nyatakan nizam telah tiada akibat mengalami luka luka banyak yang di lakukan ibu tirinya kepada nizam sampai aksinya ini terekam cctv bantu sbrkn guys bukti cctvnya biar warga jampang kulon sukabumi tau kalian ygpnsrn rkmnyh dibyoakuu,”
Akun lainnya juga ikut menyebarkan narasi serupa:
“Bantu sebarkan bukti rekaman kejdian yg dilakukan ibu tiri ke nizam, Bukti video nya bisa lihat di bioo profil, kcian bgt sm nizam,”
Netizen pun langsung auto kepo dan bertanya-tanya: beneran ada videonya atau cuma gimmick doang?
Setelah ditelusuri lebih lanjut, klaim soal link rekaman video CCTV tersebut ternyata hoaks. Nggak ada bukti valid yang menunjukkan keberadaan rekaman itu.
Bahkan link yang dibagikan justru terindikasi mengarah ke modus penipuan alias scam yang bisa merugikan pengguna.
Jadi buat kamu yang nemu link mencurigakan dengan embel-embel “rekaman CCTV asli”, mending tahan jempol dulu. Jangan asal klik apalagi masukin data pribadi.
Di tengah situasi sensitif kayak gini, banyak oknum nggak bertanggung jawab yang numpang viral demi keuntungan pribadi.
Kasus ini sendiri masih dalam proses penanganan aparat. Publik berharap penyelidikan berjalan transparan dan adil, serta tidak ada lagi penyebaran informasi palsu yang memperkeruh suasana.
Tetap bijak bermedsos dan pastikan info yang kamu share sudah terverifikasi, ya!
