Media sosial lagi-lagi dibuat geger. Sebuah video lawas yang menampilkan pengakuan Aurelie Moeremans soal masa lalunya bareng Roby Tremonti kembali viral dan langsung bikin publik merinding. Dalam video tersebut, Aurelie tanpa basa-basi membongkar sisi gelap Roby yang disebutnya kasar sekaligus super posesif.
Yang bikin makin nyesek, ternyata sejak awal orang tua Aurelie sudah bisa membaca tanda-tanda bahaya dari sikap Roby. Sayangnya, kala itu Aurelie masih berada di bawah pengaruh Roby, sampai akhirnya banyak fakta pahit yang ia tutupi sendiri.
Bahkan, saking nggak tega melihat anaknya diperlakukan buruk, orang tua Aurelie sempat berniat melaporkan Roby ke berbagai lembaga perlindungan anak seperti KPAI, Komnas Anak, hingga Kak Seto. Tapi niat itu urung dilakukan karena Aurelie justru membela Roby dan meyakinkan keluarganya bahwa semuanya baik-baik saja.
Hal ini kemudian dinilai netizen sebagai contoh nyata child grooming yang dialami Aurelie.
“Dulu orang tua aku mau laporin dia (Roby) ke KPAI, Komnas Perlindungan Anak, Kak Seto, tapi akunya disuruh ngomong (sama Roby) gini gini gitu gitu, jadi si Roby-nya gak salah di mata mereka gara gara aku belain dia,” kata Aurelie di video lawas yang kembali viral, dikutip Jumat (16/1/2026).
Dalam pengakuan yang sama, Aurelie juga cerita kalau sejak awal orang tuanya memang nggak pernah setuju Roby mendekatinya. Salah satu alasan terbesarnya karena sifat Roby yang posesif parah.
“Awalnya mereka gak setuju, karena mereka sudah lihat gitu si Roby itu gak baik buat aku, soalnya dari awal sudah posesif banget, ngelarang ini itu, nggak boleh ketemu sama teman, gak boleh ini itu,” ungkap Aurelie.
Akibat hubungan yang toxic itu, hidup Aurelie pun jadi serba terbatas. Aktivitas berhenti, sekolah berantakan, dan hari-harinya cuma dihabiskan di kamar sambil main handphone.
“Terus aku jadi gak ada kegiatan, kan sekolah sudah berantakan, aku kayak cuma di kamar, main handphone gitu gitu saja. Jadi orang tua aku eneg, jadi mereka, ‘yaudah pisahin aja’,” lanjutnya.
Bukan cuma posesif, Aurelie juga mengungkap kalau Roby punya kebiasaan main tangan. Ia mengaku pernah mengalami kekerasan fisik sampai tubuhnya lebam dan biru-biru. Bahkan, kondisi itu sempat dilihat oleh ibu Roby sendiri, meski saat itu Aurelie kembali menutup-nutupi kenyataan.
“Mereka gak tahu sama sekali kelakuannya Roby ke aku. Makanya aku turun kan ketemu sama mamanya Roby, tiba-tiba dia kaget, ‘Itu kenapa biru-biru?’. Aku di samping Roby, Roby sudah melotot kayak, ‘Awas ya ngomong’,” tutur Aurelie.
“Aku yang, ‘Ini, lho, kemarin ada adegan fighting makanya biru-biru, tapi gak apa-apa kok. Terus mamanya sempat nanya, ‘Bukan Roby kan?’, (aku balas) ‘Ya bukan’. Aku bilang, ‘Masa Roby kayak gitu’. Aku bela-belain banget,” tambahnya.
Aurelie juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah dipukul sampai ditonjok, tapi tetap mengalami kekerasan berupa tamparan dan jambakan rambut.
“Aku gak dipukul sampai ditonjok gitu, itu enggak, aku ditampar dijambak,” tegas Aurelie.
Selain itu, Aurelie turut menyinggung soal pesan bernada ancaman yang pernah ia terima dari Roby, termasuk kalimat soal ludah yang kini kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
“Dan mereka tahu pas aku BBM sama Roby, berantem, teman-teman aku pada baca itu isinya, ‘awas ya kamu melawan lagi, aku masih simpan banyak ludah buat kamu, gitu,” ujar Aurelie.
Video pengakuan ini pun langsung menuai reaksi keras dari netizen. Banyak yang menganggap pernyataan Aurelie sebagai bukti kuat sekaligus validasi dari kisah kelam yang tertuang dalam buku Broken Strings.
