Thursday, February 26, 2026

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Selasa 3 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik Matius 23:1-12, HARI SELASA PEKAN II PRAPASKAH

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Selasa 3 Maret 2026.

Kalender Liturgi hari Selasa 3 Maret 2026 merupakan HARI SELASA PEKAN II PRAPASKAH, Santo Marinus, Martir, Santo Nikolo d”Albergati, Pengaku Iman, Santa Kunigunde, Pengaku Iman, dengan Warna Liturgi Ungu.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Selasa 3 Maret 2026:

Bacaan Pertama: Yes 1:10.16-20

Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan.

Dengarlah firman Tuhan, hai para pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!

“Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik. Usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Lalu kemarilah, dan baiklah kita beperkara! firman Tuhan

Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu. Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, Tuhan sendirilah yang mengucapkan ini.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23

Ref: Orang yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.

Bukan karena kurban sembelihan engkau dihukum, sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku! Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu.

Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Itulah yang engkau lakukan, Apakah Aku akan diam saja? Apakah kaukira Aku ini sederajad dengan engkau? Aku menggugat engkau dan ingin berperkara denganmu.

Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban, ia memuliakan Daku; dan siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan dari Allah.”

Bait Pengantar Injil: Yeh 18:31

Buanglah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap-Ku, dan perbaharuilah hati serta rohmu.

Bacaan Injil: Matius 23:1-12

Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan.

Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya, “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan mereka, karena mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukannya.

Mereka mengikat-ingat beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang.

Mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

Tetapi kamu, janganlah suka disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu, dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Kristus. Siapa pun yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Selasa 3 Maret 2026

Saudara-saudari terkasih,

Pada hari Selasa Pekan II Prapaskah ini, Sabda Tuhan terasa begitu tegas, bahkan keras. Namun justru dalam ketegasan itu kita menemukan kasih yang ingin memurnikan, bukan menghancurkan. Nabi Yesaya berseru dengan suara yang menggugah hati. Dalam Kitab Kitab Yesaya Tuhan berkata, “Basuhlah, bersihkanlah dirimu… berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik.” Ini bukan sekadar ajakan moral biasa. Ini adalah undangan untuk pertobatan yang nyata.

Tuhan tidak terkesan pada tampilan luar. Ia tidak membutuhkan kurban yang megah jika hati tetap keras. Ia tidak mencari doa yang panjang jika hidup sehari-hari jauh dari keadilan. “Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan.” Kata “belajar” itu penting. Artinya menjadi baik tidak selalu langsung sempurna. Ada proses. Ada latihan. Ada perjuangan melawan kebiasaan lama.

Sering kali kita merasa sudah cukup baik karena menjalankan kewajiban agama: ikut misa, berdoa, memberi sumbangan. Semua itu baik dan penting. Tetapi Tuhan hari ini bertanya lebih dalam: apakah hidup kita membawa keadilan? Apakah kita peduli pada yang lemah? Apakah kita jujur dalam pekerjaan, dalam studi, dalam tanggung jawab kecil sehari-hari?

Kemudian dalam Injil menurut Injil Matius, Yesus berbicara tentang ahli Taurat dan orang Farisi. Mereka pandai mengajar, tetapi tidak melakukan. Mereka meletakkan beban berat di pundak orang lain, tetapi tidak mau menyentuhnya. Mereka mencari penghormatan, tempat terdepan, dan gelar-gelar mulia.

Saudara-saudari, sabda ini sangat relevan bagi kita sekarang. Di zaman media sosial, sangat mudah menampilkan citra diri yang saleh, bijak, peduli. Kita bisa menulis kata-kata rohani, membagikan ayat Kitab Suci, berbicara tentang kebaikan. Tetapi Tuhan melihat apakah kata-kata itu sejalan dengan tindakan kita di rumah, di tempat kerja, di sekolah.

Yesus tidak melarang kita berbuat baik di depan orang. Yang Ia kecam adalah motivasi yang salah: melakukan sesuatu supaya dipuji. Ketika hidup rohani berubah menjadi pencarian pengakuan, di situlah kita mulai kehilangan arah. Kita menjadi sibuk menjaga reputasi, bukan menjaga hati.

“Yesus berkata: Siapa yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” Inilah ukuran Kerajaan Allah. Bukan siapa yang paling dihormati, tetapi siapa yang paling rela melayani. Bukan siapa yang paling banyak bicara, tetapi siapa yang paling setia bertindak dalam diam.

Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri secara tidak sehat. Kerendahan hati adalah kesadaran bahwa semua yang kita miliki adalah anugerah. Jabatan, kemampuan, pengetahuan, bahkan kesempatan untuk melayani, semuanya pemberian Tuhan. Maka tidak ada alasan untuk menyombongkan diri.

Prapaskah adalah masa untuk menyelaraskan kembali antara kata dan perbuatan. Jangan sampai kita rajin menuntut orang lain berubah, tetapi kita sendiri enggan berubah. Jangan sampai kita mudah mengkritik, tetapi sulit memperbaiki diri. Tuhan tidak menuntut kesempurnaan instan. Ia menghendaki hati yang mau dibasuh dan diperbarui.

Jika hari ini kita merasa Sabda Tuhan menegur, jangan takut. Teguran Tuhan adalah tanda bahwa Ia masih peduli. Ia ingin dosa yang merah seperti kirmizi menjadi putih seperti salju. Ia ingin hidup kita menjadi kesaksian yang jujur, bukan sekadar penampilan luar.

Semoga kita belajar berbuat baik dengan sungguh-sungguh, mengusahakan keadilan mulai dari hal kecil, dan memilih jalan kerendahan hati. Sebab barangsiapa merendahkan diri di hadapan Tuhan, dialah yang akan ditinggikan oleh-Nya pada waktu yang tepat. Amin.

Doa Penutup

Tuhan, sucikan hati kami dari kemunafikan dan kesombongan. Ajarlah kami menyatukan kata dan perbuatan dalam kejujuran. Mampukan kami melayani dengan rendah hati tanpa mencari pujian. Perbaruilah roh kami agar hidup kami sungguh mencerminkan kasih dan kebenaran-Mu setiap hari. Amin.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin 2 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik Lukas 6:36-38, HARI SENIN PEKAN II PRAPASKAH

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post