Keraton Kasunanan Surakarta lagi rame banget karena pergantian pemimpin setelah SISKS Pakubuwana XIII berpulang minggu lalu. Keluarga besar Keraton langsung gercep cari siapa yang bakal duduk di takhta berikutnya.
Salah satu nama yang langsung naik daun adalah KGPH Hangabehi, yang nggak lain adalah putra tertua PB XIII. Penetapannya sebagai calon raja bikin banyak obrolan—mulai dari internal keluarga sampai para pecinta budaya Jawa.
Masyarakat umum pun banyak yang kepo: “Sebenernya KGPH Hangabehi anak siapa sih?”
Karena sekarang posisinya bener-bener lagi di pusat perhatian.
Asal Usul dan Latar Keluarga KGPH Hangabehi
Dari info rapat keluarga besar Keraton, KGPH Hangabehi itu anak pertama PB XIII dari pernikahan beliau dengan KRAy Winarni.
Pernikahan dua orang tua Hangabehi ini berlangsung sebelum PB XIII naik takhta, dan mereka juga berpisah sebelum PB XIII resmi jadi raja.
Ia lahir di Surakarta, 5 Februari 1985, dengan nama kecil Gusti Raden Mas Soerjo Soeharto.
Sebelum memakai nama Hangabehi seperti sekarang, ia sempat pakai gelar KGPH Mangkubumi, lalu berubah jadi KGPH Hangabehi pada 24 Desember 2022.
Pendidikan dan Life Story KGPH Hangabehi
Masa kecil sampai remaja semuanya dijalani di Solo:
- SD Pamardisiwi (lulus 1995)
- SMP Kasatriyan (lulus 1998)
- SMA Warga (lulus 2001)
Ia menikah dengan Ray Siti Zubaidah, dan sekarang jadi ayah dari dua anak:
- BRAj Arumi Larasati Kusumaningrum
- BRM Suryo Muhammad Ibrahim
Banyak yang kenal KGPH Hangabehi sebagai sosok kalem tapi disiplin banget soal paugeran alias aturan adat Keraton.
Selain itu, dia juga hobi banget sama keris. Bahkan September 2025 kemarin, dia diundang pemerintah Belanda buat hadir di pameran keris di sana. Keren banget kan?
Peran Hangabehi di Keraton & Revitalisasi
Dalam aktivitas sehari-hari, Hangabehi menjabat sebagai Pengageng Kasentanan, sekaligus penjaga Museum Keraton Surakarta.
Dia juga turun langsung dalam proyek revitalisasi Keraton bareng Kementerian Kebudayaan. Pada 7 November 2025 kemarin, dia bilang fokus revitalisasi ada di:
- Pembenahan Panggung Songgo Buono
- Perawatan artefak museum
- Penataan kawasan cagar budaya biar sesuai aturan pemerintah
Banyak koleksi museum katanya butuh treatment khusus biar nggak rusak. Bahkan Hangabehi yakin kualitas koleksi museum Keraton itu sebenarnya udah setara museum nasional.
Penetapan KGPH Hangabehi Jadi Calon Raja (Pakubuwana XIV)
Pada Kamis, 13 November 2025, keluarga besar Keraton ngadain rapat di Sasana Handrawina. Rapat difasilitasi oleh Maha Menteri KGPA Tedjowulan, dan dihadiri para trah PB XII, PB XIII, sentono dalem, dan berbagai paguyuban Keraton.
Hasilnya: KGPH Hangabehi resmi ditetapkan sebagai Pangeran Pati, alias calon Raja Keraton Surakarta—yang berarti dia dipersiapkan menjadi Pakubuwana XIV.
Menurut GPH Suryo Wicaksono, “Waktu itu memang ada pelantikan putranya PB XIII yaitu Gusti Mangkubumi sebagai Pangeran Pati.”
Tapi suasana rapat mendadak panas waktu GKR Timoer Rumbay, yang adalah kakak Hangabehi, masuk dan menyatakan ketidaksetujuannya.
Penolakan dari Pihak Keluarga PB XIII
GKR Timoer Rumbay ngungkapin rasa kecewanya.
Dia bilang kalau Hangabehi ngelanggar kesepakatan keluarga yang sebelumnya dibicarakan bareng:
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming
- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
- Wali Kota Solo Respati Ardi
- Mantan wali kota Teguh Prakosa
Menurutnya, keluarga inti sebelumnya udah sepakat kalau pewaris takhta adalah Pangeran Adipati Anom Hamangkunagoro.
Dia juga menganggap rapat penetapan Hangabehi nggak sah karena nggak dihadiri para putra-putri PB XIII dan sebagian besar keluarga PB XII.
Dua Kubu Muncul Lagi: Fenomena Raja Kembar Reborn?
Keraton Solo sepertinya nggak bisa lepas dari drama “dua raja.”
Dulu tahun 2004, setelah PB XII wafat, juga pernah muncul fenomena raja kembar antara Hangabehi dan Tedjowulan.
Sekarang kejadian serupa kayak mau keulang lagi. Ada dua kubu besar:
1. Kubu Purbaya
- Deklarasi sebagai Pakubuwana XIV dilakukan bahkan sebelum jenazah PB XIII diberangkatkan.
- Acaranya, Jumenengan Dalem Binayangkare, dijadwalkan Sabtu, 15 November 2025.
2. Kubu KGPH Hangabehi
- Menetapkannya sebagai calon raja lewat rapat keluarga dan Dewan Adat.
Gusti Moeng, adik PB XIII lainnya, bilang yang terpenting adalah jaga persatuan sentono dalem dan koordinasi dengan Panembahan Agung Tedjowulan, yang sekarang bertugas sebagai raja sementara.
Jadi, KGPH Hangabehi Anak Siapa?
Jawabannya udah jelas banget:
👉 Putra tertua mendiang SISKS Pakubuwana XIII dan KRAy Winarni.
Tapi proses penetapannya sebagai Pakubuwana XIV lewat Dewan Adat ini bikin dinamika baru muncul.
Dua kubu yang beda pendapat sekarang sama-sama mengklaim punya legitimasi. Situasi ini bikin sejarah Keraton seolah berulang lagi.
Meski begitu, masyarakat Solo dan pemerhati budaya Jawa berharap proses transisi ini tetap damai. Karena keberlanjutan Keraton sebagai pusat budaya Jawa jauh lebih penting daripada konflik internal.
