Siapa nih yang nggak kenal sama Hakim Konstitusi Anwar Usman? Baru-baru ini namanya lagi viral karena laporan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) nunjukin kalau dia jadi hakim dengan absensi paling tinggi sepanjang 2025. Iya, kamu nggak salah baca: paling sering bolos. ๐ฌ
Pas ditanya soal ini, Anwar langsung blak-blakan. Ternyata, alasan dia nggak hadir itu bukan karena males-malesan, tapi kesehatannya lagi drop. Salah satunya, dia ngaku nggak pernah pakai fasilitas general check-up yang sebenernya hak dia tiap tahun.
โTerus terang, saya itu orang, katakanlah aparatur negara, yang sama sekali tidak pernah menggunakan fasilitas untuk general check-up. Nah, itulah, memang kesalahan saya mulai dari [jadi hakim di] Mahkamah Agung, walaupun jatah setiap tahun itu pasti ada,โ
โ Anwar Usman, di Gedung MK, Jakarta, Rabu (31/12/2025)
Jadi gini, guys, walaupun setiap pejabat negara punya hak buat check-up rutin, Anwar nggak pernah ngegunainnya. Akibatnya, kesehatannya sempat turun drastis dan dia pernah mengalami insiden serius: jatuh sampai hilang kesadaran. Serem banget, kan?
โSaya itu awal tahun 2005, ya, itu sakit betul-betul saya baru pernah merasakan sakit, itu boleh dibilang saya jatuh. Bukan pingsan lagi, sudah sudah lupa sama sekali. Saya pikir sudah hilang sudah saya,โ
โ Anwar Usman
Karena kejadian itu, dokter nyaranin dia buat istirahat total. Proses pemulihannya bisa makan waktu 1โ2 tahun, dan sampai sekarang Anwar masih harus minum obat tiap hari, ada yang sampai 3โ4 kali.
โItu terus terang, jarang yang tahu bahwa saya itu tiap hari tiga kali sehari, bahkan ada yang empat kali untuk minum obat,โ
โ Anwar Usman
Nah, soal bolos sidang, datanya cukup bikin kaget:
- 81 kali absen di sidang pleno
- 32 kali absen di sidang panel
- 32 kali absen di Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH)
Persentase kehadiran di RPH cuma 71 persen. Jadi wajar kalau banyak yang nanya-nanya, โKok sering banget bolos sih?โ
Anwar sendiri merasa kurang pas kalau publikasi data ini nggak dibarengi alasan ketidakhadirannya. Menurut dia, nggak ada hakim yang bolos tanpa alasan jelas.
Di sisi lain, Yuliandri, anggota MKMK, bilang publikasi ini penting buat akuntabilitas dan transparansi. Dia juga ngerti kalau keputusan hakim, apalagi yang sifatnya menghukum, pasti bikin beberapa pihak nggak senang.
โKami sadar betul kalau setiap kali membuat putusan, apalagi yang menghukum, pasti ada orang yang tidak senang, pasti itu, tapi karena itulah kami diadakan, diberikan tugas,โ
โ Yuliandri, di Aula Gedung I MK, Jakarta, Rabu (7/1)
Jadi intinya, bolosnya Anwar bukan karena malas, tapi karena masalah kesehatan serius yang butuh waktu lama buat pulih. Meski begitu, laporan absensi tetep harus publik dan transparan, biar semua orang ngerti konteksnya.
