Tuesday, March 10, 2026

Alasan Kemunculan Lampiran L-4 pada Sistem Coretax dan Langkah Pengisian yang Benar

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Lagi serius isi SPT Tahunan di sistem baru pajak, eh tiba-tiba muncul formulir misterius bernama Lampiran L-4. Banyak orang langsung mikir, “Waduh, ini error ya?” atau “Kenapa form-nya nambah sendiri?” 😅

Tenang dulu guys. Fenomena ini lagi sering dialami banyak wajib pajak sejak sistem Core Tax Administration System (Coretax) milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mulai dipakai.

Biar nggak makin bingung, kita bahas tuntas: apa itu L-4, kenapa bisa muncul, siapa yang harus ngisi, dan gimana cara ngisinya tanpa pusing. Yuk simak sampai habis!

🤔 L-4 di Coretax Itu Apa Sih?

Pertama yang harus kamu tahu: L-4 bukan bug, bukan error, dan bukan juga form misterius.

Lampiran L-4 adalah formulir khusus buat menghitung angsuran pajak penghasilan tahun berikutnya.

Bahasa kerennya di sistem Coretax disebut:

Calculation of Income Tax Installments for the Next Year

Artinya, form ini dipakai untuk menghitung angsuran PPh Pasal 25 yang kemungkinan harus kamu bayar di tahun pajak berikutnya.

Tapi penting banget nih:
👉 Nggak semua orang wajib ngisi L-4.

Form ini cuma muncul buat kondisi tertentu saja.

⚡ Kenapa L-4 Tiba-Tiba Muncul?

Nah ini yang sering bikin kaget.

Di sistem pajak lama, lampiran biasanya tetap dan sama untuk semua orang. Tapi di Coretax, sistemnya lebih pintar karena dinamis.

Artinya:

💡 Form yang muncul menyesuaikan jawaban kamu sendiri.

Jadi kalau L-4 muncul, kemungkinan besar itu karena jawaban yang kamu pilih sebelumnya saat mengisi formulir.

📌 Penyebab Utama L-4 Muncul

Lampiran L-4 biasanya muncul kalau kamu memilih “Ya” pada pertanyaan berikut:

Pertanyaan 13.b di Lampiran Induk (Bagian H):

“Apakah Anda menyusun perhitungan tersendiri angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak berikutnya?”

Kalau kamu klik YA, maka sistem Coretax langsung menganggap:

👉 Kamu perlu menghitung angsuran pajak sendiri untuk tahun depan.

Akhirnya sistem otomatis membuka Lampiran L-4 untuk kamu isi.

Jadi sebenarnya L-4 muncul karena pilihan kamu sendiri, bukan karena sistem error.

👤 Siapa Sih yang Biasanya Harus Isi L-4?

Lampiran ini biasanya dibutuhkan oleh wajib pajak dengan kondisi penghasilan yang lebih kompleks, misalnya:

• Pengusaha
• Freelancer dengan penghasilan tidak tetap
• Profesional yang punya banyak sumber penghasilan
• Wajib pajak yang harus bayar angsuran PPh Pasal 25

Sementara itu, kalau kamu termasuk:

✔ karyawan dengan gaji tetap
✔ pegawai yang pajaknya sudah dipotong kantor
✔ pelaku UMKM dengan pajak final

Biasanya tidak perlu menghitung angsuran PPh sendiri.

Makanya dalam banyak panduan, kamu justru disarankan memilih “Tidak” di pertanyaan 13.b.

Kalau sebelumnya kamu telanjur pilih “Ya”, wajar kalau L-4 langsung muncul di layar.

Cara Mengisi Lampiran L-4 Tanpa Pusing

Kalau memang kamu harus mengisi L-4, santai saja. Sistem Coretax sebenarnya sudah membantu banyak.

Sebagian besar data di L-4 biasanya sudah otomatis terisi (prefill) dari data yang kamu isi sebelumnya.

Jadi kamu nggak perlu hitung dari nol.

Tugas kamu cuma:

✔ cek datanya
✔ pastikan benar
✔ edit jika ada yang perlu diperbaiki

📊 Bagian Penting di Form L-4

Berikut beberapa komponen yang biasanya muncul di Lampiran L-4.

1️⃣ Jumlah Penghasilan Neto

Ini adalah total penghasilan bersih kamu.

Biasanya angka ini sudah otomatis terisi dari data penghasilan yang kamu input sebelumnya.

Tugas kamu cuma cek apakah sudah sesuai.

2️⃣ Kompensasi Kerugian Fiskal

Bagian ini berlaku kalau:

• kamu pernah mengalami kerugian usaha di tahun sebelumnya
• kerugian tersebut masih bisa dikompensasi

Kalau tidak punya riwayat kerugian, biasanya bagian ini kosong.

3️⃣ Zakat atau Sumbangan Keagamaan

Kalau kamu punya:

• zakat wajib
• sumbangan keagamaan resmi

Nominalnya bisa dimasukkan karena dapat mengurangi penghasilan bruto.

Pastikan angka yang tercatat sudah benar.

4️⃣ Perhitungan Otomatis Sistem

Setelah data utama benar, sistem Coretax akan otomatis menghitung:

1️⃣ Total Penghasilan Neto
2️⃣ Dikurangi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)
3️⃣ Menjadi PKP (Penghasilan Kena Pajak)

5️⃣ Hasil Akhir Perhitungan

Dari PKP tersebut, sistem kemudian menghitung:

• PPh terutang
• pengurang pajak
• kredit pajak dari pemotongan sebelumnya

Hasil akhirnya akan muncul:

💰 jumlah pajak yang harus dibayar
💰 angsuran pajak untuk tahun berikutnya

🧾 Cara Masuk ke Form SPT di Coretax

Biar nggak bingung, ini alur dasar membuat konsep SPT di sistem Coretax.

1️⃣ Masuk ke menu Surat Pemberitahuan (SPT)
2️⃣ Pilih Buat Konsep SPT
3️⃣ Pilih PPh Orang Pribadi
4️⃣ Tentukan tahun pajak dan periode
5️⃣ Klik ikon pensil untuk membuka form
6️⃣ Klik tombol Posting

Tombol Posting ini penting karena akan membuat sistem menarik data otomatis (prefill) ke semua formulir, termasuk Lampiran L-4 jika memang diperlukan.

🚨 Tips Supaya L-4 Tidak Muncul Lagi

Kalau kamu sebenarnya tidak perlu menghitung angsuran PPh sendiri, lakukan ini:

✔ kembali ke Pertanyaan 13.b
✔ ubah jawaban dari “Ya” menjadi “Tidak”

Biasanya setelah itu Lampiran L-4 tidak akan muncul lagi.

Kemunculan Lampiran L-4 di Coretax sebenarnya bukan masalah besar.

Justru ini menunjukkan sistem pajak baru bekerja dengan logika yang lebih pintar dan menyesuaikan kondisi wajib pajak.

Intinya:

✔ L-4 bukan error
✔ L-4 muncul karena jawaban di formulir sebelumnya
✔ Tidak semua wajib pajak harus mengisinya
✔ Sistem Coretax sudah membantu dengan data otomatis

Jadi kalau suatu hari L-4 muncul saat kamu lapor SPT, nggak perlu panik lagi.

Cukup cek jawaban sebelumnya, pastikan data benar, dan lanjutkan pengisian dengan tepat.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 15 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik, HARI MINGGU PRAPASKAH IV

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post