Penetapan Idul Adha 1447 H Diprediksi Serentak, Ini Dasar Perhitungan Muhammadiyah dan Pemerintah

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Kalian yang udah mulai mikir, “Lebaran kurban tahun depan jatuh kapan ya?”, tenang… kabarnya cukup bikin adem. Idul Adha 2026 alias 10 Zulhijah 1447 H diprediksi bakal dirayain barengan antara versi Muhammadiyah dan pemerintah. Yup, potensi beda hari kayak tahun-tahun sebelumnya kemungkinan besar nggak kejadian kali ini.

📅 Jadi, Idul Adha 2026 Tanggal Berapa?

Kalau ngikut hitungan yang ada sekarang, Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada:

👉 Rabu, 27 Mei 2026

Tanggal ini bukan asal tebak, tapi hasil perhitungan dari dua metode berbeda yang kebetulan “ketemu” di tahun ini. Menarik, kan?

🧭 Idul Adha Versi Muhammadiyah: Sudah Fix Duluan

Kalau ngomongin kepastian tanggal, Muhammadiyah biasanya lebih dulu kasih kepastian lewat sistem hisab (perhitungan astronomi).

Mereka pakai sistem yang disebut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Intinya, penentuan tanggal didasarkan pada perhitungan posisi bulan secara global—jadi nggak perlu nunggu lihat hilal langsung.

Detailnya gini:

  • 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
  • Hari Arafah (9 Zulhijah): Selasa, 26 Mei 2026
  • Idul Adha (10 Zulhijah): Rabu, 27 Mei 2026

Awalnya, ijtimak (fase bulan baru) terjadi tanggal 16 Mei 2026. Tapi karena posisi hilal belum memenuhi syarat visibilitas global, awal bulan Zulhijah “digeser” ke 18 Mei. Dari situ dihitung deh sampai ketemu tanggal 27 Mei buat lebaran kurban.

🏛️ Idu Adha Versi Pemerintah: Nunggu Sidang Isbat

Sementara itu, pemerintah lewat Kementerian Agama Republik Indonesia juga ngasih sinyal kuat kalau tanggalnya bakal sama, yaitu 27 Mei 2026.

Bahkan, tanggal ini:

  • Sudah masuk dalam SKB 3 Menteri sebagai hari libur nasional
  • Tinggal nunggu pengesahan resmi lewat sidang isbat

📌 Sidang isbat diperkirakan digelar 17 Mei 2026, menjelang akhir bulan Zulkaidah.

🔍 Kenapa Idul Adha Bisa Sama Tahun 2026?

Biasanya beda, tapi kali ini bisa kompak. Kenapa?

Pemerintah pakai kombinasi:

  • Hisab (perhitungan)
  • Rukyat (pengamatan hilal langsung)

Indonesia juga pakai standar kriteria MABIMS, yaitu:

  • Tinggi hilal minimal: 3 derajat
  • Elongasi (jarak sudut bulan-matahari): 6,4 derajat

Nah, berdasarkan hitungan awal, posisi hilal kemungkinan udah memenuhi syarat. Jadi hasil hisab dan rukyat bisa sinkron. Itulah kenapa peluang barengan jadi besar.

🎉 Artinya Buat Kita?

Kalau prediksi ini bener (dan biasanya sih akurat banget), berarti:

  • Lebaran kurban bisa dirayain serentak
  • Nggak ada lagi drama beda hari 😄
  • Lebih enak buat planning: kurban, kumpul keluarga, atau bahkan liburan tipis-tipis

🚨 Tapi Tetap Tunggu Pengumuman Resmi

Walaupun semua tanda mengarah ke tanggal yang sama, tetap ya…
👉 Keputusan final ada di sidang isbat pemerintah

Jadi, stay tuned aja biar nggak salah info.

  • Idul Adha 2026 diprediksi: Rabu, 27 Mei 2026
  • Muhammadiyah: sudah menetapkan lewat hisab
  • Kementerian Agama Republik Indonesia: masih nunggu sidang isbat
  • Potensi besar: dirayakan bareng di seluruh Indonesia

Udah siap nabung buat kurban atau sekadar nyiapin outfit lebaran? 😆

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Perubahan Teknologi dan Efisiensi Perusahaan Dorong Gelombang PHK di Banyak Sektor pada 2026

Tahun 2026 ini bener-bener jadi tahun penuh drama buat dunia kerja. Bukan cuma satu-dua sektor, tapi hampir semua industri...

More Articles Like This

Favorite Post