Wednesday, January 21, 2026

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Sabtu 24 Januari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik Markus 3:20-21

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Sabtu 24 Januari 2026.

Kalender Liturgi hari Sabtu 24 Januari 2026 merupakan Hari Sabtu Perayaan Wajib Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja, Santo Felisianus dan Primus, Martir, dengan Warna Liturgi Putih.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Sabtu 24 Januari 2026:

Bacaan Pertama 2 Samuel 1:1-4.11-12.19.23-27

“Para pahlawan gugur di medan perang.”

Setelah Saul mati, dan ketika Daud kembali sesudah memukul kalah orang Amalek dan tinggal dua hari di Ziklag, maka datanglah pada hari ketiga seorang dari tentara, dari pihak Saul, dengan pakaian terkoyak-koyak dan tanah di atas kepala.

Ketika ia sampai kepada Daud, sujudlah ia ke tanah dan menyembah. Bertanyalah Daud kepadanya: “Dari manakah engkau?” Jawabnya kepadanya: “Aku lolos dari tentara Israel.” Bertanyalah pula Daud kepadanya: “Apakah yang terjadi?

Coba ceriterakan kepadaku.” Jawabnya: “Rakyat telah melarikan diri dari pertempuran; bukan saja banyak dari rakyat yang gugur dan mati, tetapi Saul dan Yonatan,

anaknya, juga sudah mati.” Lalu Daud memegang pakaiannya dan mengoyakkannya; dan semua orang yang bersama-sama dengan dia berbuat demikian juga.

Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat Tuhan dan karena kaum Israel,

sebab mereka telah gugur oleh pedang. Kepermaianmu, hai Israel, mati terbunuh di bukit-bukitmu!

Betapa gugur para pahlawan! Saul dan Yonatan, orang-orang yang dicintai dan yang ramah, dalam hidup dan matinya tidak terpisah. Mereka lebih cepat dari burung rajawali, mereka lebih kuat dari singa.

Hai anak-anak perempuan Israel, menangislah karena Saul, yang mendandani kamu dengan pakaian mewah dari kain kirmizi, yang menyematkan perhiasan emas pada pakaianmu.

Betapa gugur para pahlawan di tengah-tengah pertempuran! Yonatan mati terbunuh di bukit-bukitmu.

Merasa susah aku karena engkau, saudaraku Yonatan, engkau sangat ramah kepadaku; bagiku cintamu lebih ajaib dari pada cinta perempuan. Betapa gugur para pahlawan dan musnah senjata-senjata perang!

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 47:2-3.6-7.8-9

Ref. Buatlah wajah-Mu bersinar, ya Tuhan, maka kami akan selamat.

Hai gembala Israel, pasanglah telinga-Mu, dengarkan kami, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan! Engkau yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar di depan Efraim, Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.

Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa? Mereka Kauberi makan ratapan dan Kauberi minum air mata berlimpah; Engkau menjadikan kami pangkal sengketa para tetangga, dan para musuh mengolok-olok kami.

Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam.

Bait Pengantar Injil Kisah Para Rasul 16:14b

Ref. Alleluya, alleluya

Bukalah hati kami, ya Allah, agar dapat memperhatikan sabda Putra-Mu.

Bacaan Injil Markus 3:20-21

“Orang-orang mengatakan Yesus tidak waras lagi.”

Sekali peristiwa Yesus bersama murid-murid-Nya masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat.

Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka, “Ia tidak waras lagi.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Sabtu 24 Januari 2026

Saudara-saudari terkasih,

Bacaan Pertama hari ini mengajak kita masuk ke dalam hati Daud yang terluka. Saul dan Yonatan telah gugur. Yang menarik, Daud tidak bersukacita, padahal Saul pernah mengejarnya dan ingin membunuhnya. Justru Daud meratap, menangis, dan berpuasa. Ia tidak melihat Saul sebagai musuh, melainkan sebagai orang yang pernah diurapi Tuhan. Di sini kita belajar bahwa hati yang dekat dengan Allah tidak dikuasai dendam, tetapi oleh belas kasih dan hormat pada kehidupan manusia, betapa pun rumit relasinya.

Ratapan Daud juga menunjukkan keberanian untuk berduka. Ia tidak menutupi rasa kehilangan. Dalam hidup modern yang serba cepat, kita sering dipaksa “kuat” dan segera move on. Namun Sabda Tuhan hari ini menegaskan bahwa berduka adalah bagian dari iman. Menangis bukan tanda lemah, melainkan tanda hati yang masih mampu mencintai.

Injil hari ini membawa kita pada Yesus yang disalahpahami. Ia begitu sibuk melayani hingga makan pun tidak sempat, dan justru keluarganya sendiri berkata, “Ia tidak waras lagi.” Ini sangat manusiawi. Ketika seseorang memilih hidup yang total untuk kebaikan, sering kali ia dianggap berlebihan, aneh, bahkan tidak normal. Mengikuti kehendak Allah memang tidak selalu terlihat masuk akal di mata dunia.

Yesus tidak membela diri. Ia tetap berjalan dalam panggilan-Nya. Dari sini kita belajar bahwa kesetiaan kepada Tuhan tidak selalu disertai pengertian dari orang terdekat. Namun seperti Daud, Yesus mengajarkan kita untuk tetap mengasihi, tanpa pahit hati, tanpa membalas penilaian yang keliru.

Renungan hari ini mengajak kita bertanya: dalam hidup sehari-hari, apakah kita masih mampu berbelas kasih seperti Daud, dan setia seperti Yesus, ketika tidak dipahami? Iman bukan soal terlihat hebat, tetapi soal setia berjalan bersama Tuhan, dengan hati yang tetap lembut di tengah luka, salah paham, dan tantangan zaman ini. Amin.

Doa Penutup

Tuhan yang Maharahim, ajarlah kami memiliki hati yang lembut seperti Daud dan setia seperti Yesus. Kuatkan kami saat disalahpahami, agar tetap mengasihi, setia melayani, dan percaya bahwa kehendak-Mu selalu membawa kehidupan. Amin.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 25 Januari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik, Hari Minggu Sabda Allah, Penutupan Pekan Doa Sedunia

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post