Hey guys! Kalian pasti udah nggak asing sama SIMP alias Salim Ivomas Pratama, kan? Yep, perusahaan agribisnis besar yang produknya masuk ke dapur rumah tangga kita tiap hari.
Tapi, siapa sih yang punya perusahaan ini? Produk andalannya apa aja? Dan gimana kabar harga sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Yuk, kita kulik bareng-bareng!
PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) itu bukan perusahaan sembarangan, guys.
Mereka main di agribisnis vertikal, artinya dari mulai benih unggul, kebun kelapa sawit, pengolahan hasil panen, sampai distribusi produk jadi—semua dijalankan sendiri.
Jadi, minyak goreng yang kalian pakai setiap masak, kemungkinan besar ada jejaknya dari SIMP.
Selain kelapa sawit, mereka juga ngerjain karet, tebu, dan komoditas lain yang bisa menghasilkan cuan gede.
SIMP udah melantai di bursa sejak 9 Juni 2011, dan dikenal sebagai pemain besar di sektor minyak nabati dan perkebunan di Indonesia.
Produk SIMP: Siapa Sih yang Gak Kenal?
Kalau ngomongin minyak goreng, siapa yang nggak kenal Bimoli, Delima, Palmia, Simas, atau Royal Palima? Yup, itu semua produk SIMP.
Nggak cuma minyak goreng, mereka juga bikin margarin, shortening, dan produk turunan lemak nabati lainnya—bisa dibilang, hampir semua dapur Indonesia pernah ketemu produk mereka.
Pemiliknya Siapa?
Nah, ini dia yang sering bikin orang penasaran. SIMP itu anak perusahaan Indofood Agri Resources Ltd, yang sendiri adalah bagian dari Grup Salim, salah satu konglomerasi paling hits di Indonesia.
- Indofood Agri Resources: 72% saham
- Indofood Sukses Makmur: 6,71% saham
Jadi, bisa dibilang kepemilikan akhir ada di keluarga Salim, dengan Anthoni Salim sebagai tokoh utama.
Makanya wajar deh kalau SIMP sering disebut “anak perusahaan Indofood,” soalnya mereka nyokong banget ke kebutuhan minyak nabati dan margarin untuk Indofood.
Harga Saham SIMP di BEI: Lagi Naik Tipis
Kalau kalian kepo soal saham, per 13 Oktober 2025, harga saham SIMP ada di Rp 590 per lembar, naik dikit dari posisi sebelumnya sekitar Rp 585. Fluktuatif? Iya, wajar di pasar saham.
Tapi banyak investor yang masih betah karena bisnis SIMP stabil dan terintegrasi, didukung penuh sama Grup Salim.
Jadi buat kalian yang lagi mikirin investasi jangka panjang, SIMP masih masuk kategori menarik karena prospeknya positif, apalagi permintaan minyak nabati global makin naik.
Klarifikasi Terkait Lahan Sawit
Belakangan SIMP sempat disorot karena isu dugaan kepemilikan lahan sawit di kawasan hutan tanpa izin.
Tapi, manajemen udah bilang semua lahan produktif mereka punya izin resmi dan aktivitas perkebunan dijalankan sesuai regulasi terbaru.
Mereka juga lagi ngurus perizinan tambahan sesuai UU Cipta Kerja. Jadi, buat sekarang, nggak ada dampak material terhadap keuangan mereka.
Intinya, guys:
- SIMP = pemain besar di minyak nabati dan perkebunan, produknya Bimoli, Palmia, Delima, Simas, Royal Palima.
- Pemilik: Grup Salim via Indofood Agri Resources, dikendalikan Anthoni Salim.
- Saham SIMP lagi stabil, cocok buat yang mau investasi jangka panjang.
- Regulasi dan izin: aman, lagi proses pembenahan & pemantauan.
Kalau ngomongin minyak goreng favorit kalian di rumah, besar kemungkinan ada campur tangan SIMP di baliknya. Jadi, next time masak sambil pakai Bimoli, kalian udah ngerti cerita di baliknya, deh!
