Thursday, February 12, 2026

Penilaian Kokurikuler Panca Cinta Jadi Kunci Baru Menulis Rapor Karakter Siswa di Era Kurikulum Merdeka

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Guys, musim rapor akhirnya datang lagi! ๐ŸŽ’๐Ÿ“š Buat para guru dan wali kelas di madrasah, momen ini bukan cuma soal ngitung nilai Matematika atau IPA. Sekarang tantangan sebenarnya justru ada di nulis deskripsi karakter siswa yang vibes-nya dapet, objektif, tapi tetap menyentuh hati orang tua.

Seiring makin seriusnya penerapan Kurikulum Merdeka plus penguatan pendidikan karakter dari Kemenag, penilaian kokurikuler makin naik level.

Fokusnya bukan lagi angka doang, tapi cerita perkembangan sikap dan kebiasaan siswa. Di sinilah konsep Panca Cinta jadi spotlight utama.

Era Baru Rapor: Dari Skor ke Story

Zaman sudah berubah, bro sis. Karakter anak nggak bisa lagi dirangkum cuma pakai angka 85 atau 90.

Penilaian kokurikuler sekarang pakai narasi deskriptif, hasil dari observasi harian: gimana sikap siswa, cara bersosialisasi, kedisiplinan, sampai kebiasaan kecil yang konsisten dilakukan di sekolah.

Intinya simpel:

  • Intrakurikuler = ngasah otak ๐Ÿง 
  • Kokurikuler = ngebentuk watak โค๏ธ

Dan rapor jadi semacam โ€œdiary perkembangan karakterโ€ anak selama satu semester.

Kenalan Lebih Dekat Sama Panca Cinta ๐Ÿ’–

Di madrasah, Panca Cinta jadi kompas moral yang ngebentuk kepribadian siswa secara utuh. Dari lima nilai, ada tiga aspek yang paling sering masuk penilaian kokurikuler:

  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya (spiritual vibes โœจ)
  2. Cinta Diri dan Sesama Manusia (social skill & empati ๐Ÿค)
  3. Kesehatan Jiwa dan Raga (healthy lifestyle ๐Ÿƒโ€โ™‚๏ธ๐Ÿง )

Ketiganya saling nyambung, bukan berdiri sendiri.

1๏ธโƒฃ Cinta Allah dan Rasul-Nya: Bukan Sekadar Hafalan

Nilai ini nggak cuma soal bisa doa atau hafal ayat, tapi gimana agama jadi pedoman sikap sehari-hari.

Contoh Deskripsi Positif:

Peserta didik menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam sikap cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Hal ini terlihat dari kebiasaan salat berjemaah dengan tertib dan penuh kesadaran, aktif memimpin doa, serta konsisten menunjukkan adab sopan santun kepada guru dan teman sebagai wujud akhlak mulia.

Contoh dengan Catatan Pengembangan:

Peserta didik telah mengikuti kegiatan keagamaan dengan cukup baik. Ke depan, perlu terus dibimbing agar lebih disiplin dalam ketepatan waktu ibadah dan lebih konsisten menerapkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bahasanya tetap adem, nggak nge-judge, tapi pesannya nyampe. โœ”๏ธ

2๏ธโƒฃ Cinta Diri & Sesama Manusia: Soal Empati dan Percaya Diri

Aspek ini ngelihat gimana siswa memperlakukan dirinya sendiri dan orang lain. Percaya diri? Bertanggung jawab? Peduli sama teman? Semua masuk sini.

Contoh Deskripsi:

Peserta didik menunjukkan sikap positif terhadap diri sendiri dengan kepercayaan diri yang baik saat menyampaikan pendapat di kelas. Dalam kehidupan sosial, ia dikenal ramah, mudah bekerja sama, dan memiliki kepedulian tinggi dengan senang membantu teman yang mengalami kesulitan.

Ini tipe deskripsi yang bikin orang tua auto senyum ๐Ÿ˜Š.

3๏ธโƒฃ Kesehatan: Nggak Cuma Nilai Olahraga

Stop mikir kesehatan cuma soal lari keliling lapangan. Di sini yang dinilai itu gaya hidup sehat secara fisik dan mental.

Contoh Deskripsi:

Peserta didik memiliki kesadaran yang baik terhadap pentingnya kesehatan jasmani dan rohani. Ia konsisten menjaga kebersihan diri dan lingkungan kelas, aktif dalam kegiatan fisik, serta menunjukkan sikap emosional yang stabil dalam berinteraksi sehari-hari.

Simple, jelas, dan menggambarkan kebiasaan nyata.

Tips Nulis Deskripsi Rapor Biar Nggak โ€œKillerโ€ ๐Ÿ“

Ingat ya, deskripsi rapor itu rekam jejak hidup anak, bukan tempat buat ngecap negatif.

โŒ Hindari:

  • โ€œmalasโ€, โ€œnakalโ€, โ€œbandelโ€

โœ… Ganti dengan bahasa membangun:

  • โ€œPerlu terus dimotivasiโ€ฆโ€
  • โ€œMasih membutuhkan pendampinganโ€ฆโ€

Contoh glow up kalimat:

โŒ Siswa malas berolahraga
โœ… Peserta didik perlu terus didorong untuk lebih aktif mengikuti kegiatan fisik demi menjaga kebugaran tubuhnya.

Lebih soft, lebih elegan, tapi tetap jujur.

Di era pendidikan sekarang, rapor bukan cuma angka laporan hasil belajar, tapi cermin perjalanan karakter siswa. Dengan deskripsi kokurikuler yang tepat, guru nggak cuma menilai, tapi juga menginspirasi dan membimbing masa depan anak.

So, buat para pendidik: tetap semangat, tetap humanis, dan tetap kekinian. Karena pendidikan karakter itu investasi jangka panjang, guys! ๐Ÿš€โœจ

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Mengenal Arti Skena yang Viral di TikTok Dari Komunitas Indie Hingga Fenomena Polisi Skena

Lagi trend nih soal istilah skena yang muncul di TikTok, Instagram, sampai Reels. Lo pasti sering liat anak-anak muda...

More Articles Like This

Favorite Post