Login Coretax Kok Gagal Terus? Email & Nomor HP Lo Dianggap Nggak Valid? Simak Bocoran Solusinya! Pernah ngalamin mau login Coretax tapi malah disambut tulisan merah nyala bikin jantung deg-degan? 😭
Mulai dari “Email tidak sesuai dengan sistem” sampai “Nomor HP tidak valid”, padahal lo ngerasa data yang dimasukin udah paling bener sedunia.
Tenang bro, lo nggak sendirian. Sejak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi pindah ke Core Tax Administration System alias Coretax, banyak wajib pajak yang kaget sama sistem barunya. Lebih modern sih iya, tapi juga lebih galak soal validasi data.
Dulu DJP Online mudah, sekarang Coretax kayak satpam klub malam:
👉 Data dikit aja beda, langsung ditolak.
Kenapa Coretax Lebih Ribet?
Coretax ini bukan upgrade biasa. Ini rombak total sistem pajak nasional. Semua data lama dipindahin, dibersihin, dan distandarisasi. Jadi kalau data lo nggak klop sama database pusat, ya wassalam.
Masalah yang paling sering muncul?
- Email nggak dikenali
- Nomor HP dianggap nggak valid
- Gagal login
- Gagal reset password
Alasan Kenapa Email Lo Ditolak Coretax
Ini dia biang kerok paling umum kenapa email lo dianggap salah 👇
1. Email Lama VS Email Sekarang
Banyak orang lupa, email yang kepake di sistem pajak itu email pertama pas bikin NPWP.
Bisa jadi:
- Email Yahoo jadul
- Gmail lama
- Email yang sekarang udah nggak pernah dibuka
Sementara yang lo masukin sekarang?
👉 Email kerja
👉 Email baru
👉 Email yang sering dipake harian
Coretax tetap patokannya data lama di Master File DJP, bukan perasaan lo 😅
2. Email Punya HRD atau Konsultan Pajak
Ini sering kejadian juga.
NPWP dulu diurus:
- HRD kantor
- Konsultan pajak
- Admin keuangan
Alhasil, email yang nyantol di sistem bukan email pribadi lo, tapi email orang lain. Pas lo login pake email sendiri, Coretax langsung bilang: “Nggak kenal.”
3. Salah Ketik Seupil Aja Bisa Fatal
Coretax itu super sensitif.
- Ada spasi nyempil? ❌
- Huruf besar-kecil beda? ❌
- Typo dikit? ❌
Sistem ini nggak toleran sama kesalahan kecil, beda sama sistem lama.
Nomor HP Lo Juga Bisa Dianggap Nggak Valid? Ini Penyebabnya
Bukan cuma email, nomor HP juga sering kena semprot Coretax.
Biasanya karena:
- Format salah (masih pake 08xxx)
- Belum pake kode negara (+62)
- Ada spasi atau tanda strip
- Nomor udah mati / hangus
- Nomor nggak sinkron sama data Dukcapil (NIK–NPWP)
Coretax sekarang nyilangin data ke Dukcapil & operator seluler, jadi kalau nomor lo udah nggak aktif atau bukan atas nama lo, langsung dicurigai.
Oke, Terus Gimana Cara Beresinnya?
Tenang, solusi ada. Tinggal liat kondisi lo yang mana 👇
SKENARIO 1: Masih Bisa Login (Paling Gampang)
Kalau lo masih bisa masuk ke akun Coretax, berarti aman.
Langkahnya:
- Login ke Coretax
- Masuk ke Profil Saya
- Pilih menu Data Kontak
- Klik Ubah Data
- Masukin:
- Email baru yang aktif
- Nomor HP aktif
- Tunggu kode OTP
- Masukin OTP
- Klik Simpan
Done ✔
Data langsung update, nggak ribet.
SKENARIO 2: Nggak Bisa Login Sama Sekali (Agak PR)
Ini kondisi paling ngeselin 😤
Lo kejebak di halaman depan gara-gara email dianggap salah.
Solusinya:
1. Hubungi Kring Pajak
- Buka pajak.go.id
- Pakai Live Chat Kring Pajak
- Siapin data:
- NPWP
- Nama lengkap
- EFIN
Petugas bakal bantu ngecek email apa yang sebenernya nyantol di sistem.
2. Ajukan Perubahan Data ke KPP
Kalau live chat penuh:
- Download Formulir Perubahan Data Wajib Pajak
- Isi email & nomor HP baru
- Lampirin:
- Scan KTP
- Scan NPWP
- Kirim via email resmi KPP tempat lo terdaftar
atau - Dateng langsung ke kantor pajak
Nanti petugas yang update manual di sistem Coretax.
Intinya Jangan Panik Dulu
Notifikasi:
- “Email tidak sesuai”
- “Nomor HP tidak valid”
❌ Bukan sistem error
❌ Bukan akun lo diretas
Itu cuma tanda data lama dan data baru lo belum sinkron.
Selama lo update data lewat jalur resmi, semuanya bisa beres.
Tips Penting Biar Aman ke Depannya
✔ Pakai email aktif
✔ Nomor HP jangan sampai mati
✔ Jangan pake email orang lain
✔ Data kontak itu penting banget buat OTP & keamanan akun
Coretax itu ketat, tapi demi keamanan juga.
Asal datanya rapi, hidup lo bakal jauh lebih santuy 😌
