Nilai TKA Nggak Boleh Setengah-setengah! Panitia SNBP 2026 Kasih Warning Keras. Masih mikir ikut SNBP 2026 bisa santai? Eits, tahan dulu. Panitia SNBP tahun ini kasih sinyal tegas: nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) harus lengkap total, nggak boleh ada yang bolong sedikit pun. Kalau satu aja kosong? Risiko langsung out dari jalur prestasi.
Koordinator SNBP 2026, Riza Satria Perdana, menegaskan bahwa TKA sekarang bukan formalitas. Justru, ini jadi salah satu penentu utama apakah siswa kelas 12 bisa masuk daftar eligible atau tidak.
Intinya simpel tapi krusial: ikut TKA harus full team, bukan hadir separuh-separuh.
Riza menjelaskan bahwa peserta SNBP wajib mengikuti seluruh komponen TKA. Kalau ada mata pelajaran yang tidak diikuti atau nilainya tidak tercatat, otomatis siswa tidak memenuhi syarat, meskipun nilai rapor lainnya bagus.
Lima Mapel, Lima Nilai, Nggak Bisa Nawar
Dalam skema TKA, ada:
- 3 mata pelajaran wajib
- 2 mata pelajaran pilihan
Kelimanya wajib punya nilai. Nggak ada cerita “yang penting sebagian”. Sistem bakal langsung baca kalau ada data kosong.
PDSS Jadi Titik Rawan, Sekolah Diminta Super Teliti
Masalah klasik biasanya bukan di siswanya, tapi di input data. Karena itu, panitia SNBP mendorong sekolah ekstra fokus saat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), terutama bagian nilai TKA.
Menurut Riza, pengisian lewat e-Rapor jauh lebih aman dan praktis karena:
- Data nilai otomatis ditarik dari Dapodik
- Sekolah tinggal cek, verifikasi, dan finalisasi
- Risiko salah input bisa ditekan
Ia menyebut, sistem e-Rapor membantu sekolah menghemat waktu dan mengurangi kesalahan teknis, dibandingkan pengisian manual yang rawan kelupaan atau salah centang.
Kalau pakai jalur manual? Sekolah harus isi semuanya sendiri, mulai dari kurikulum sampai nilai tiap semester. Capek dan rawan miss.
Jangan Sampai Eligible di Ranking, Gugur di Sistem
Ada satu hal yang sering kejadian dan ini bikin nyesek:
peringkat aman, nilai rapor oke, tapi gagal eligible karena TKA nggak lengkap.
Makanya, Riza mengingatkan sekolah buat:
- Memastikan semua mata pelajaran TKA yang diambil siswa dicentang
- Nggak ada satu pun nilai yang kelewat
Ia menekankan bahwa pengawasan PDSS adalah kunci, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar ke nasib siswa.
Orang Tua & Dinas Bisa Ikut Ngawasin
Nggak cuma sekolah, orang tua dan dinas pendidikan juga bisa mantau progres PDSS lewat laman resmi SNPMB. Datanya bisa difilter berdasarkan wilayah, jadi transparan.
Bonus Buat Sekolah Akreditasi A
Ada kabar baik juga. Sekolah akreditasi A yang pakai e-Rapor buat PDSS bakal dapet:
- Tambahan kuota SNBP sebesar 5 persen
- Peluang lebih besar buat siswa dengan peringkat menengah tembus PTN incarannya
Catat Tanggalnya, Jangan Sampai Lewat!
- Pengisian PDSS: 5 Januari – 2 Februari 2026
- Tanpa jeda, lanjut ke pendaftaran SNBP
Riza mengingatkan agar sekolah dan siswa tidak menunda, karena kelengkapan dan ketepatan waktu sangat menentukan kelancaran proses seleksi.
SNBP 2026 bukan cuma soal nilai bagus, tapi soal data lengkap dan rapi. Satu nilai TKA hilang, peluang bisa langsung melayang. Jadi, pastikan semuanya beres sebelum klik finalisasi.
