Update Terbaru! Trik Anti-Ribet Buat Kamu yang Nggak Mau “Internet Positif” Ngambek Terus. Lagi asik browsing, eh… tiba-tiba muncul tulisan “Situs ini tidak dapat dijangkau” atau dialihin ke halaman aneh? Fix, nyebelin banget. 😩
Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak banget pengguna Chrome yang ngalamin hal serupa. Entah karena pemblokiran ISP, pengaturan DNS, SafeSearch kekunci, atau jaringan WiFi sekolah/kantor yang super ketat.
Biasanya orang langsung lari ke VPN. Padahal, cara buka situs yang diblokir itu nggak cuma satu doang, bestie. Ada banyak alternatif lain yang bisa kamu coba — dari yang simpel banget sampai yang agak teknis dikit.
Tapi inget ya… ⚠️ Disclaimer Penting
Artikel ini cuma buat edukasi dan informasi. Nggak semua situs yang diblokir itu aman buat diakses. Beberapa memang dibatasi karena alasan keamanan atau hukum. Jadi tetap bijak dan hati-hati sebelum klik apa pun. Jangan asal kepo tanpa mikir risiko.
1. Pakai Proxy Web (Tanpa Install Aplikasi)
Kalau kamu tim “nggak mau ribet install-install”, proxy web bisa jadi opsi tercepat.
Contoh proxy populer:
- CroxyProxy
- PYPROXY
- CherryProxy
Cara pakainya:
- Buka situs proxy (misalnya CroxyProxy).
- Masukkan link situs yang diblokir.
- Klik Go.
- Tunggu sampai halaman muncul lewat server mereka.
✅ Kelebihan:
- Praktis, no install.
- IP kamu agak tersamarkan.
❌ Kekurangan:
- Banyak iklan.
- Kadang lemot banget.
- Nggak selalu aman untuk login akun penting.
2. Pakai VPN (Android / PC)
Ini cara paling mainstream. VPN bakal ngarahin koneksi kamu lewat server negara lain.
VPN populer:
- NordVPN
- ExpressVPN
- Turbo VPN
Cara pakai:
- Install aplikasi VPN.
- Login atau daftar.
- Pilih server (misalnya Singapore/US).
- Klik Connect.
- Buka situsnya lagi.
✅ Kelebihan:
- Bisa buka banyak blokir negara.
- IP tersembunyi.
- Lebih aman dibanding proxy gratisan.
❌ Kekurangan:
- Versi gratis sering batasi speed.
- Beberapa VPN gratis nyimpen log pengguna.
3. Ganti DNS (Google / Cloudflare)
Kadang blokir cuma dari DNS ISP. Jadi tinggal ganti DNS aja udah tembus.
DNS populer:
- Google DNS: 8.8.8.8 / 8.8.4.4
- Cloudflare: 1.1.1.1 / 1.0.0.1
Bisa diatur lewat:
- Windows (Network Settings)
- Android (Private DNS)
- iPhone (WiFi settings)
✅ Kelebihan:
- Bisa bikin browsing lebih cepat.
- Tanpa install aplikasi tambahan.
❌ Kekurangan:
- Nggak semua blokir bisa ditembus.
- Harus setting manual.
4. Pakai Tor Browser
Kalau kamu pengen level privasi dewa, Tor jawabannya.
Tor bakal muterin koneksi kamu lewat banyak relay server terenkripsi.
Cara pakai:
- Download Tor Browser.
- Install.
- Klik Connect.
- Akses situs lewat browser Tor.
✅ Kelebihan:
- Privasi tinggi.
- Bisa buka situs yang super dibatasi.
❌ Kekurangan:
- Lemot banget buat streaming.
- Beberapa situs blokir trafik Tor.
5. Coba Versi Mobile Situs
Kadang yang diblokir cuma versi desktop-nya.
Coba:
- Tambahin m. di depan domain
Contoh:m.namasitus.com - Atau aktifkan mode mobile lewat Developer Tools di Chrome.
✅ Kelebihan:
- Simpel banget.
- Tanpa aplikasi.
❌ Kekurangan:
- Nggak semua situs punya versi mobile.
- Jarang berhasil kalau blokirnya level ISP.
6. Ubah Setelan Situs di Chrome
Kadang masalahnya cuma di izin browser.
Caranya:
- Klik ikon gembok di address bar.
- Masuk ke Site Settings.
- Atur izin JavaScript, Pop-up, dll.
Cocok buat:
- Situs yang keblokir karena setting internal Chrome.
- Bukan blokir ISP.
7. SSH Tunneling
Ini buat kamu yang agak ngerti teknis.
SSH tunneling bikin koneksi kamu lewat server tertentu secara terenkripsi.
Biasanya pakai:
- FastSSH
- Aplikasi tunnel khusus
✅ Kelebihan:
- Lebih secure dari proxy biasa.
- Stabil kalau setting benar.
❌ Kekurangan:
- Ribet setting-nya.
- Butuh pemahaman teknis.
8. Gunakan Google Cache
Kalau cuma mau lihat isi artikelnya aja, pakai cache Google.
Ketik di address bar:
cache:namasitus.com
Atau klik hasil pencarian → pilih Cached.
Cocok buat:
- Baca artikel.
- Lihat konten statis.
Nggak cocok buat:
- Login.
- Streaming.
- Komentar.
9. Pakai Mesin Pencari Gibiru
Gibiru dikenal lebih fokus ke privasi dan nggak terlalu filter hasil pencarian.
Tinggal buka situsnya dan cari keyword kamu.
Tapi…
Hasilnya nggak selengkap Google.
10. Blue Proxy Browser VPN
Ini browser khusus dengan proxy built-in.
Kelebihan:
- Tinggal install dan pakai.
- Simpel banget.
Risiko:
- Aplikasi pihak ketiga.
- Bisa minta izin akses berlebihan.
11. Atur SafeSearch Google
Kadang bukan situsnya yang diblokir, tapi hasil pencariannya disaring.
Cara:
- Buka Google.
- Masuk ke Search Settings.
- Matikan SafeSearch (kalau nggak dikunci admin).
Kalau SafeSearch dikunci jaringan sekolah?
Ya… berarti nggak bisa diapa-apain 😅
12. Pasang Ekstensi VPN di Chrome
Ini solusi paling praktis buat pengguna PC.
Contoh:
- Browsec
- ZenMate
- Hola VPN
Cara:
- Buka Chrome Web Store.
- Cari ekstensi VPN.
- Klik Add to Chrome.
- Aktifkan dan pilih server.
Kekurangan:
- Versi gratis server terbatas.
- Nggak seaman VPN desktop full.
Risiko Mengakses Situs Diblokir
Oke, sekarang bagian seriusnya.
Walaupun bisa ditembus, tetap ada risiko:
⚠️ Bisa melanggar aturan hukum
⚠️ Data kamu bisa disadap kalau pakai layanan nggak jelas
⚠️ Malware & phishing
⚠️ Kecepatan internet drop
⚠️ Privasi bocor
⚠️ Konten negatif tanpa filter
Jangan asal klik cuma karena penasaran. Internet itu luas banget, tapi nggak semuanya aman.
1. Cara paling aman buka situs diblokir?
Gunakan VPN terpercaya berbayar dengan kebijakan no-log.
2. Apakah DNS cukup?
Kalau blokirnya ringan (DNS-level), iya. Kalau ISP deep blocking, nggak cukup.
3. Proxy gratis aman?
Belum tentu. Banyak yang pasang iklan berlebihan dan bisa lacak aktivitas.
4. Kenapa situs diblokir?
Biasanya karena regulasi pemerintah, pelanggaran hak cipta, atau alasan keamanan jaringan.
Internet harusnya jadi tempat cari info, bukan bikin emosi. Tapi realitanya, pembatasan itu ada.
Kalau kamu mau coba cara buka situs yang diblokir di Google Chrome, pastikan tetap bijak, paham risikonya, dan utamakan keamanan data pribadi.
Kepo boleh.
Ceroboh jangan. 😉
