Wednesday, March 4, 2026

Kemendikdasmen Siapkan Skema Khusus SPMB 2026 bagi Siswa di Wilayah Terdampak Bencana

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Pemerintah nggak tinggal diam soal nasib pendidikan di wilayah terdampak bencana. Buat kamu yang tinggal di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ada kabar penting nih soal SPMB 2026 (Sistem Penerimaan Murid Baru).

Lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah lagi nyiapin kebijakan khusus biar proses masuk sekolah tetap aman, fleksibel, dan nggak bikin siswa makin stres setelah kena dampak bencana.

Hal ini disampaikan langsung oleh perwakilan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Jamjam Muzaki.

“Mungkin nanti akan ada beberapa penyesuaian kebijakan,” kata Jamjam di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (2/3/2026).

Kenapa Harus Ada Penyesuaian?

Situasi pascabencana itu nggak gampang. Banyak keluarga yang harus pindah tempat tinggal, relokasi, bahkan kehilangan akses ke sekolah lama. Nah, kalau aturan SPMB tetap kaku, bisa-bisa banyak anak malah nggak lanjut sekolah.

Makanya Kemendikdasmen lagi ngebut nyiapin Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (SE Mendikdasmen) khusus buat daerah terdampak.

Jamjam bilang:

“Kami sedang menggodok Surat Edaran Menteri juga terkait penerimaan peserta didik terdampak bencana,”

Tujuannya jelas: ngurangin risiko anak putus sekolah alias drop out.

Orangtua Mau Pindahin Anak Sekolah? Bakal Dipermudah!

Tahun ajaran baru nanti, bukan nggak mungkin banyak orangtua yang milih mindahin anaknya ke sekolah lain. Entah karena rumah pindah, sekolah lama rusak, atau alasan keamanan.

Dan kabar baiknya, pemerintah bakal kasih kemudahan soal ini.

“Nah itu juga kita atur jadi diberikan kemudahan untuk melakukan mutasi, untuk melakukan kepindahan termasuk bagaimana mekanisme penerimaan sekolah terdampak bencana, termasuk nanti SPMB-nya,”

Artinya?

  • Proses mutasi sekolah bakal dibuat lebih fleksibel
  • Perpindahan kelas atau bahkan jenjang baru tetap bisa difasilitasi
  • Mekanisme penerimaan siswa terdampak bakal punya aturan khusus

Intinya: jangan sampai administrasi ribet bikin anak jadi korban kedua setelah bencana.

Fokus Cegah Drop Out, Kehadiran Siswa & Guru Dimonitor

Nggak cuma urusan masuk sekolah, Kemendikdasmen juga lagi mantau kondisi di lapangan. Soalnya, setelah bencana biasanya ada tantangan baru: kehadiran siswa dan guru menurun karena relokasi atau trauma.

Jamjam menjelaskan:

“Jadi kami juga sedang melakukan monitoring terkait dengan kehadiran siswa dan guru di sekolah, terutama mungkin yang saat ini mereka harus relokasi atau pindah,”

Langkah ini penting banget supaya pemerintah tahu kondisi real di lapangan dan bisa cepat ambil tindakan.

Sekolah di Tenda? Ada Pendampingan Khusus!

Selain urusan SPMB, Kemendikdasmen ternyata sudah punya Surat Edaran khusus buat pembelajaran pascabencana.

Tim dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran bahkan sudah turun langsung ke daerah terdampak buat dampingin pemerintah daerah. Fokusnya bukan cuma soal belajar di kelas biasa, tapi juga:

  • Proses pembelajaran di tenda darurat
  • Sistem belajar kalau harus “numpang” di sekolah lain
  • Pemulihan kondisi psikososial siswa
  • Peningkatan kapasitas guru di daerah terdampak

Jamjam menutup dengan penjelasan:

“Jadi kalau yang pembelajarannya kan secara umum bagaimana proses pembelajaran di tenda, kemudian kalau menumpang juga sedang disusun untuk pemulihan kondisi psikososial dan juga peningkatan kapasitas guru di daerah terdampak bencana,”

Pemerintah lagi berusaha supaya bencana nggak bikin masa depan pendidikan anak-anak ikut “ambruk”. Dengan aturan SPMB yang lebih fleksibel, kemudahan mutasi, sampai pendampingan pembelajaran darurat, harapannya satu:

✨ Anak-anak tetap sekolah. Tetap lanjut. Tetap punya masa depan.

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Garuda Indonesia Berikan Diskon Tiket hingga 20% Periode 2–8 Maret 2026, untuk Perjalanan hingga September

Lagi nyari tiket buat mudik atau healing tipis-tipis pas Ramadan? Nih kabar yang bikin dompet agak napas lega. Maskapai...

More Articles Like This

Favorite Post