Bacaan Injil Katolik Hari Ini Sabtu 25 April 2026 dan Renungan Harian Katolik Injil Markus 16:15-20

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada Tuhan setiap hari, memperkuat iman, dan membentuk karakter Kristiani.

Renungan harian juga memberikan ketenangan batin dalam kehidupan yang sibuk, sambil memberikan panduan moral. Waktu pribadi dengan Tuhan melalui Injil harian menciptakan momen spiritual yang mendalam.

Selain itu, membaca Injil mendorong umat Katolik untuk menyadari panggilan misioner dan memperkaya hubungan dengan sesama.

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita masuk pada Bacaan Injil Katolik dan Renungan Harian Katolik buat Sabtu 25 April 2026.

Kalender Liturgi hari Sabtu 25 April 2026 adalah Hari Biasa Pekan III Paskah, Pesta St. Markus, Penginjil dengan Warna Liturgi Merah.

Yuk, kita simak Bacaan Liturgi Katolik dan Renungan Harian Katolik pada hari Sabtu 25 April 2026:

Bacaan Pertama: 1Ptr 5:5b-14

Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya!

Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.6-7.16-17

Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN, yang sama seperti TUHAN di antara penghuni sorgawi? Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.

Karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah. Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.

Bacaan Injil: Markus 16:15-20

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Sabtu 25 April 2026

Saudara-saudari terkasih, hari ini kita mendengar dua sabda yang saling melengkapi: panggilan untuk rendah hati dan panggilan untuk diutus. Keduanya tampak sederhana, tetapi justru di situlah letak kedalaman iman kita.

Dalam Bacaan Pertama, Rasul Petrus mengingatkan sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan kita: kecenderungan manusia untuk merasa kuat sendiri, mengandalkan diri sendiri, bahkan menyimpan kekhawatiran sendirian. Kita sering memikul beban hidup tanpa mau sungguh-sungguh menyerahkannya kepada Tuhan. Kita khawatir tentang masa depan, tentang keluarga, tentang pekerjaan, tentang penerimaan orang lain. Namun Petrus berkata dengan sangat jelas: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

Ini bukan sekadar kalimat penghiburan. Ini adalah undangan untuk percaya. Percaya bahwa Tuhan benar-benar peduli, bukan hanya secara rohani, tetapi juga dalam hal-hal kecil dan konkret dalam hidup kita. Tetapi kepercayaan ini tidak bisa tumbuh tanpa kerendahan hati. Orang yang sombong sulit percaya, karena ia merasa tidak membutuhkan Tuhan. Sebaliknya, orang yang rendah hati tahu bahwa ia rapuh, dan justru di situlah ia membuka diri bagi kekuatan Tuhan.

Lalu Injil hari ini membawa kita lebih jauh lagi. Yesus tidak hanya menghibur, Ia mengutus. “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.” Ini bukan hanya tugas para rasul atau para imam, tetapi tugas setiap orang yang percaya. Masalahnya, kita sering merasa tidak siap. Kita merasa iman kita belum cukup kuat, hidup kita belum cukup baik, atau kita takut ditolak.

Namun perhatikan, para murid pun tidak sempurna. Mereka pernah ragu, pernah takut, bahkan pernah meninggalkan Yesus. Tetapi mereka tetap diutus. Artinya, perutusan bukan menunggu kita sempurna, melainkan dimulai dari keberanian untuk melangkah bersama Tuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari, mewartakan Injil tidak selalu berarti berbicara di depan banyak orang. Justru seringkali dimulai dari hal-hal sederhana: bersikap jujur ketika orang lain memilih curang, mengampuni ketika disakiti, tetap berbuat baik meskipun tidak dihargai. Di situlah Injil menjadi hidup. Di situlah orang lain bisa “melihat” Tuhan melalui kita.

Dan ketika Yesus berbicara tentang tanda-tanda yang menyertai orang percaya, itu bukan pertama-tama soal hal-hal luar biasa, tetapi tentang kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup manusia. Kuasa untuk mengalahkan ketakutan, mengalahkan keputusasaan, mengalahkan ego. Itulah mukjizat yang paling nyata dalam hidup kita hari ini.

Saudara-saudari, iman bukan hanya soal merasa dekat dengan Tuhan, tetapi juga berani menjadi saksi-Nya. Dan kesaksian itu menjadi kuat bukan karena kita hebat, tetapi karena kita percaya dan mau berjalan bersama Dia. Tuhan tidak pernah mengutus kita sendirian. Ia selalu menyertai, bekerja, dan menguatkan dari dalam. Amin.

Doa Penutup

Tuhan, di tengah kesibukan, tekanan, dan kekhawatiran hidup, ajar kami untuk tetap percaya pada-Mu. Bantulah kami menjalani hari dengan hati tenang, tidak mudah putus asa, dan berani berbuat baik. Semoga kami bisa menjadi pribadi yang lebih sabar, jujur, dan peduli dalam kehidupan kami setiap hari. Amin.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Apakah 1 Mei 2026 Libur? Ini Penetapan Hari Buruh sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia

Setiap masuk awal Mei, pasti langsung banyak yang kepikiran: “Eh, 1 Mei 2026 libur nggak sih?” Apalagi buat kamu...

More Articles Like This

Favorite Post