Kabar terbaru buat kamu semua, terutama yang tiap hari nggak bisa lepas dari kompor gas. Per 22 April 2026, harga LPG resmi mengalami penyesuaian—tapi tenang, nggak semuanya naik kok!
Perusahaan energi pelat merah, PT Pertamina (Persero) lewat anak usahanya Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga untuk LPG non-subsidi, yaitu ukuran 5,5 kg dan 12 kg.
Penyesuaian ini mulai berlaku sejak 18 April 2026, tapi dampaknya baru banyak terasa dan ramai dibahas sekarang.
👉 Yang penting:
- LPG 3 kg (subsidi) 👉 masih AMAN, belum naik
- LPG 5,5 kg & 12 kg (non-subsidi) 👉 RESMI NAIK
📊 Kenapa Harga LPG Naik?
Menurut perwakilan Pertamina, ada beberapa alasan utama:
💸 Harga energi global lagi naik
🌍 Kondisi pasar internasional berubah
💱 Nilai tukar rupiah ikut berpengaruh
Intinya, biaya impor dan distribusi makin mahal, jadi harga dalam negeri ikut disesuaikan supaya pasokan tetap aman dan nggak terganggu.
💡 LPG 3 Kg Tetap Stabil (Good News!)
Buat kamu yang pakai LPG melon 3 kg, kabarnya masih aman:
- Harga di lapangan masih sekitar Rp19.000 – Rp22.000
- Distribusi tetap berjalan normal
- Belum ada tanda-tanda kenaikan dalam waktu dekat
Tapi ada catatan penting nih 👇
👉 Pemerintah dan Pertamina tetap mengimbau:
yang mampu sebaiknya pakai LPG non-subsidi
biar subsidi benar-benar tepat sasaran buat yang membutuhkan.
💰 Daftar Harga LPG Terbaru (Lengkap!)
Berikut update harga resmi LPG non-subsidi di berbagai wilayah:
🏙️ Jawa, Bali, NTB (Termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya)
- LPG 5,5 kg: Rp107.000 (naik Rp17.000)
- LPG 12 kg: Rp228.000 (naik Rp36.000)
🌴 Sumatera & Sulawesi (Beberapa Wilayah)
- LPG 5,5 kg: Rp111.000
- LPG 12 kg: Rp230.000
🌄 Kalimantan & Indonesia Timur (Sebagian)
- LPG 5,5 kg: Rp114.000
- LPG 12 kg: Rp238.000
🚢 Wilayah Khusus (Lebih Mahal Karena Distribusi)
Tarakan (Kalimantan Utara)
- 5,5 kg: Rp124.000
- 12 kg: Rp265.000
Ambon & Jayapura
- 5,5 kg: Rp134.000
- 12 kg: Rp285.000
🏝️ Batam (FTZ / Free Trade Zone)
- 5,5 kg: Rp100.000
- 12 kg: Rp208.000
⚠️ Catatan:
Kalau kamu tinggal jauh dari lokasi pengisian (lebih dari 60 km), harga bisa lebih mahal karena tambahan ongkos kirim.
🤔 Jadi Harus Gimana?
Ini poin penting buat kamu:
- ✔️ Pakai LPG 3 kg? Masih aman, tapi pastikan memang berhak
- ✔️ Mampu secara ekonomi? Sebaiknya beralih ke non-subsidi
- ✔️ Siap-siap budget lebih kalau pakai LPG 5,5 kg atau 12 kg
Jadi, LPG non-subsidi resmi naik tapi LPG 3 kg masih stabil (sementara). Kenaikan LPG dipicu faktor global + kurs rupiah. Pemerintah dorong subsidi lebih tepat sasaran.
