Nama Suahasil Nazara kembali menjadi perhatian setelah dirinya dipercaya mengisi posisi Menteri Keuangan. Di tengah sorotan terhadap perjalanan kariernya, latar belakang keluarga Suahasil juga ikut menarik perhatian publik. Salah satu sosok yang banyak dicari adalah Hanati Nazara, ayah Suahasil yang ternyata memiliki perjalanan panjang di pemerintahan daerah hingga politik nasional.
Hanati Nazara dikenal sebagai birokrat dan politikus asal Nias, Sumatera Utara. Ia lahir sekitar 1935 dan meninggal dunia di Jakarta pada 1 Oktober 2025 dalam usia sekitar 90 tahun.
Sebelum terjun ke panggung politik nasional, Hanati lebih dulu menghabiskan waktu dalam pemerintahan daerah. Pada Maret 1976, ia dipercaya menjadi Sekretaris Wilayah Daerah Nias pada masa pemerintahan Bupati Dalimend.
Dalam posisi tersebut, Hanati ikut terlibat dalam penyusunan Panca Program Nias yang menjadi salah satu pedoman pembangunan daerah. Program tersebut mencakup sejumlah bidang penting, seperti transportasi, pendidikan, pertanian, kesehatan, hingga pariwisata.
Kariernya ternyata tidak hanya berkutat di pemerintahan. Hanati juga memiliki pengalaman di dunia pendidikan. Ia pernah menjabat Rektor IKIP Gunungsitoli pada periode 1977–1984.
Perjalanan politiknya kemudian membawa Hanati ke kursi Bupati Kepala Daerah Tingkat II Nias untuk periode 1981–1986. Dalam catatan Pemerintah Kabupaten Nias, Hanati tercatat sebagai bupati setelah Dalimend dan sebelum S.M. Mendrofa.
Saat memimpin Nias, sejumlah pembangunan daerah yang sebelumnya sudah dirintis pemerintah terdahulu terus dilanjutkan. Salah satunya berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan sejumlah pelabuhan di wilayah Nias.
Jejak Hanati kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Dalam Pemilu 1997, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Sumatera Utara.
Arsip risalah DPR pada periode tersebut mencatat Hanati Nazara, S.H. sebagai anggota Fraksi Karya Pembangunan sekaligus anggota Komisi II DPR RI. Masa pengabdiannya di parlemen berlangsung sampai 1999.
Selepas era Reformasi, Hanati masih mencoba kembali ke dunia politik. Pada Pemilu 2004, ia tercatat sebagai calon anggota DPR RI melalui Partai Demokrat dari daerah pemilihan Sumatera Utara II. Namun, pada pemilu tersebut ia tidak memperoleh kursi.
Hanati juga sempat terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat Nias setelah wilayah tersebut dilanda bencana. Ia ikut berada dalam forum tokoh masyarakat yang membahas proses rekonstruksi daerah.
Hubungan Hanati dengan Nias juga kembali terlihat ketika Suahasil Nazara berkunjung ke daerah tersebut pada September 2023. Dalam kunjungan itu, Suahasil mendatangi Kantor Bupati Nias dan kemudian diajak menuju Pendopo Kabupaten Nias.
Di lokasi tersebut, Suahasil melihat sebuah prasasti yang dahulu ditandatangani oleh ayahnya ketika Hanati masih menjabat sebagai Bupati Nias. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Nias Ya’atulo Gulo menyebut Suahasil sebagai “Putra Ononiha kebanggaan kami.”
Siapa Saja Anak Hanati Nazara?
Pertanyaan berikutnya yang ikut muncul adalah mengenai anak-anak Hanati Nazara.
Nama yang paling jelas terdokumentasi adalah Suahasil Nazara. Ia lahir di Jakarta pada 23 November 1970 dan kemudian membangun karier di bidang ekonomi serta pemerintahan.
Suahasil dikenal pernah menjadi guru besar Universitas Indonesia, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Wakil Menteri Keuangan, hingga kemudian dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan.
Selain Suahasil, terdapat pula nama Arizaro Nazara yang dalam sejumlah dokumen terbuka menyebut Hanati Nazara sebagai ayahnya.
Dalam kata pengantar skripsinya di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta pada 2019, Arizaro menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya, Hanati Nazara, S.H. dan Susia Nazara, S.H. Ia juga menyebut nama “Kak Sua dan Kak Nina” dalam bagian yang membahas keluarganya.
Dokumen gereja menjelang pernikahan Arizaro pada 2025 juga mencantumkannya sebagai putra Hanati Nazara dan Susia Nazara.
Meski begitu, informasi publik yang tersedia belum menunjukkan daftar lengkap seluruh anak Hanati Nazara. Karena itu, nama yang dapat diverifikasi melalui sumber terbuka setidaknya adalah Suahasil Nazara dan Arizaro Nazara.
Untuk informasi mengenai susunan keluarga secara lebih luas, terdapat pula perbedaan penyebutan nama ibu Suahasil dan Arizaro dalam sumber yang tersedia. Profil Suahasil menyebut nama Upik, sementara dokumen Arizaro mencantumkan Susia Nazara. Tanpa keterangan keluarga resmi yang lebih lengkap, hubungan dan susunan keluarga Hanati Nazara sebaiknya tidak disimpulkan lebih jauh.
Pada akhirnya, sosok Hanati Nazara bukan sekadar dikenal sebagai ayah dari seorang pejabat negara. Ia sendiri mempunyai rekam perjalanan yang cukup panjang, mulai dari birokrasi daerah, dunia pendidikan, kepemimpinan sebagai Bupati Nias, hingga menjadi anggota DPR RI.
Sementara itu, perjalanan Suahasil Nazara menunjukkan bagaimana nama keluarga Nazara kemudian kembali muncul di tingkat nasional melalui kariernya di bidang ekonomi, fiskal, dan pemerintahan.