Saturday, November 29, 2025

Dana Rp 71 Miliar Raib, Publik Pertanyakan Kepemilikan Mirae Asset Sekuritas di Tengah Laporan Akses Ilegal

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Belakangan ini, nama PT Mirae Asset Sekuritas lagi rame banget dibahas. Bukan karena promo saham atau cuan gede, tapi gara-gara ada drama besar yang bikin publik geleng-geleng.

Seorang nasabah senior, Irman (70), tiba-tiba muncul ke publik setelah melaporkan para petinggi Mirae ke Bareskrim Polri. Tuduhannya bukan main–mulai dari akses ilegal, penipuan, sampai hilangnya dana investasi dengan nilai yang bikin nyesek: Rp 71 miliar.

Laporannya pun udah masuk resmi, dengan nomor LP/B/583/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri pada 28 November 2025. Pengacara Irman, Krisna Murti, bilang masalah ini ketahuan setelah kliennya dapet notifikasi transaksi yang… yah, nggak pernah dia lakukan sama sekali.

Awal Mula Drama Akses Ilegal

Semua keributan ini mulai pada 6 Oktober 2025 sekitar jam 19.34 WIB. Irman dapet email trade confirmation dari akun sekuritasnya. Tapi yang bikin curiga, dia ngerasa nggak pernah eksekusi transaksi apa pun waktu itu.

Pas dicek lebih dalam di akunnya, tambah bikin kaget—semua saham yang selama ini ia pegang (BBCA, BBRI, Telkom, BMRI, CDIA, BP, dll) tiba-tiba hilang dan diganti sama aset-aset yang… nggak jelas itu punya siapa.

Menurut kuasa hukumnya, transaksi misterius itu jelas dilakukan tanpa izin pemilik aslinya. Bahkan di Gedung Bareskrim, Krisna udah nunjukin bukti transaksi yang dianggap nggak sah itu ke media.

Pembelaan & Klarifikasi dari Pihak Mirae

Besoknya, tanggal 7 Oktober 2025, Irman langsung ngegas dan melapor ke pihak Mirae. Tim dari perusahaan pun langsung ke rumah Irman buat ngecek. Dari pengakuan pengacara, pihak Mirae bahkan mengakui kalau transaksi 6 Oktober itu bukan dilakukan Irman.

Yang makin bikin bingung, hasil pemeriksaan internal mereka nggak nemuin adanya peretasan sistem. Jadi curiganya makin kuat—kayaknya ada “orang dalam” atau pihak tertentu yang bisa mengakses data login nasabah.

Sayangnya, setelah janji mau investigasi lebih lanjut, kabarnya nggak ada follow up jelas dari pihak Mirae. Somasi pun dikirim, tapi tetap nggak ada balasan. Akhirnya jalur hukum pun ditempuh.

Pasal yang Ditempelkan ke Laporan

Laporannya cukup lengkap dan berat, karena mencakup dugaan:

  • Penipuan
  • Akses ilegal
  • Transfer dana tanpa izin
  • Pelanggaran hak konsumen
  • Dugaan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang)

Semua pasal ini berdasar pada UU ITE 2024, UU Transfer Dana 2011, UU Perlindungan Konsumen 1999, dan UU Pencegahan TPPU 2010.

Terus, PT Mirae Asset Sekuritas Itu Sebenernya Punya Siapa?

Kasus ini bikin banyak orang kembali nanya: “Perusahaan segede Mirae Asset Sekuritas ini punya siapa sih sebenernya?”

Jadi gini… PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia itu bagian dari Mirae Asset Financial Group, grup finansial global asal Korea Selatan. Di Indonesia, perusahaan ini udah eksis lama banget.

Perjalanannya juga panjang:

  • 1994: berdiri dengan nama Monas Buana Securities
  • 2003: rebranding jadi eTrading Securities
  • 2013: berubah lagi ke Daewoo Securities Indonesia
  • 2016: resmi pakai nama Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Jadi kalau ditanya Mirae Asset Sekuritas itu milik siapa? Jawabannya: milik grup finansial Mirae Asset dari Korea Selatan.

Layanan & Produk yang Ditawarin Mirae

Meski lagi diterjang badai kasus, Mirae Asset Sekuritas tetap dikenal sebagai salah satu sekuritas dengan transaksi terbesar di Indonesia. Layanannya banyak banget, di antaranya:

  • Trading saham & obligasi (ritel dan korporasi)
  • Platform online trading (konvensional & syariah)
  • Margin trading
  • Corporate finance (IPO, merger, akuisisi)
  • Riset pasar & ekonomi
  • Edukasi pasar modal lewat berbagai media digital

Siapa Saja yang Duduk di Kursi Komisaris & Direksi?

Buat yang kepo sama siapa aja “orang dalamnya”, ini dia jajaran resminya:

Komisaris:

  • Wan Youn Cho – Komisaris Utama
  • Samsul Hidayat – Komisaris Independen

Direksi:

  • Tae Yong Shim – Presiden Direktur
  • Arisandhi Indrodwisatio – Direktur
  • Tomi Taufan – Direktur

Mereka juga punya tim ahli seperti Jisang Yoo, Rully Wisnubroto, Saptono, dan Ilham Muslim.

Respons dari Pihak Mirae (Sampai Sekarang)

Tim dari BeritaDIY.com kabarnya sudah coba menghubungi pihak perusahaan, tapi sampai berita ini selesai, belum ada pernyataan resmi dari Mirae Asset Sekuritas soal laporan ke Bareskrim tersebut.

Publik pun masih nunggu-nunggu klarifikasi, apalagi kasus ini menyangkut keamanan dana nasabah dan dugaan akses ilegal yang bukan berasal dari peretasan luar—yang justru makin memunculkan tanda tanya.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Jumat 5 Desember 2025 Matius 9:27-31 dan Renungan Harian Katolik, Hari Jumat Biasa Pekan I Adven

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post