Thursday, January 8, 2026

Fakta Ikan Sapu-Sapu yang Awalnya Ikan Akuarium Kini Merusak Ekosistem dan Minim Nilai Konsumsi

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Kalau kamu sering nongkrong di pinggir sungai, danau, atau selokan gede di kota, pasti pernah lihat ikan yang jalannya santai tapi doyan nempel di batu atau tembok air. Yup, itu dia ikan sapu-sapu.

Awalnya sih dikenal sebagai ikan pembersih akuarium, tapi begitu “kabur” ke alam bebas, eh… malah dicap hama. Lebih parah lagi, ikan ini juga sering dibilang nggak layak dimakan. Lah, emangnya kenapa?

Ikan sapu-sapu adalah sebutan populer buat ikan air tawar yang punya kebiasaan menghisap permukaan keras. Mulai dari kaca akuarium, batu, sampai dasar sungai, semua ditempelin.

Disebut “sapu-sapu” karena kelakuannya mirip alat kebersihan:
✔️ Makan lumut
✔️ Ngabisin sisa pakan
✔️ Bikin permukaan kelihatan lebih bersih

Makanya, di dunia per-akuarium-an, ikan ini sempat jadi primadona. Banyak yang pelihara karena dianggap helper sejati buat jaga kebersihan tank.

Asal-usul & Keluarga Besar Ikan Sapu-Sapu

Meski sekarang sering nongol di perairan Indonesia, ikan sapu-sapu bukan ikan lokal. Aslinya, mereka berasal dari Amerika Selatan, terutama wilayah Sungai Amazon dan Orinoco.

Secara ilmiah, ikan ini masuk keluarga Loricariidae, alias armored catfish. Julukan ini muncul karena tubuhnya dilapisi lempengan keras mirip baju zirah, bikin dia tahan banting dan susah dimangsa predator.

Catatan penting:
➡️ “Ikan sapu-sapu” itu istilah awam, bukan nama ilmiah
➡️ Nggak semua Loricariidae otomatis disebut sapu-sapu

Ciri Khas Ikan Sapu-Sapu yang Bikin Gampang Dikenali

Kalau masih suka ketuker sama ikan lain, nih ciri-ciri khasnya:

1. Mulut Sedot Super Lengket
Mulutnya ada di bawah kepala dan bentuknya kayak alat pengisap. Fungsinya buat nempel sambil ngikis alga atau nyedot sisa makanan.

2. Makan Apa Aja, yang Penting Hidup
Walau terkenal pemakan alga, ikan ini sebenarnya omnivora oportunis. Mau ganggang, sisa pakan, detritus, sampai tanaman air pun dihajar.

3. Mental Baja, Susah Mati
Air kotor? Oksigen rendah? Lingkungan tercemar?
➡️ Santai, ikan sapu-sapu tetap survive.
Nah, daya tahan ekstrem inilah yang jadi biang masalah.

Kenapa Ikan Sapu-sapu Dicap Hama?

Drama dimulai ketika ikan ini dilepas sembarangan ke alam. Banyak pemilik akuarium yang udah nggak sanggup ngerawat karena ukurannya makin gede, akhirnya… dibuang ke sungai atau danau.

Begitu bebas, ikan ini berubah status jadi spesies invasif. Artinya, dia bukan penghuni asli dan bikin ekosistem lokal jadi kacau.

Dampak negatifnya nggak main-main:

1. Ikan Lokal Tersingkir
Karena lebih tahan banting dan rakus, ikan sapu-sapu sering menang saing dalam rebutan makanan dan ruang hidup. Akibatnya, populasi ikan asli bisa anjlok.

2. Bikin Lingkungan Rusak
Beberapa jenis sapu-sapu doyan menggali dasar sungai atau bikin lubang di tepian. Efeknya?
➡️ Erosi
➡️ Air makin keruh
➡️ Habitat rusak

3. Nelayan Ikut Kena Imbas
Kalau ikan lokal berkurang, otomatis hasil tangkapan nelayan juga ikut turun. Dari sinilah ikan sapu-sapu dianggap hama yang merugikan secara ekologis dan ekonomi.

Terus, Kenapa Ikan Sapu-Sapu Nggak Disaranin Buat Dimakan?

Secara teori, ikan sapu-sapu bisa dimakan. Tapi… ada banyak “tapi”-nya.

1. Sarang Zat Berbahaya
Karena hidup di dasar perairan yang sering jadi tempat ngumpul limbah, tubuh ikan ini bisa menyimpan:
⚠️ Logam berat
⚠️ Pestisida
⚠️ Limbah industri

Kalau masuk ke tubuh manusia? Risiko kesehatan jelas bukan kaleng-kaleng.

2. Rawan Parasit & Bakteri
Lingkungan kotor = peluang besar buat parasit dan bakteri patogen. Kalau masaknya nggak super bersih dan matang sempurna, siap-siap kena masalah pencernaan.

3. Nggak Worth It Secara Kuliner
Kulitnya keras, dagingnya dikit, dan teksturnya kalah jauh dibanding lele, nila, atau patin. Dari sisi rasa dan ekonomi, kurang cuan.

Ikan sapu-sapu itu:
✔️ Jago bersih-bersih di akuarium
❌ Bikin rusuh kalau dilepas ke alam
❌ Merusak ekosistem
❌ Berisiko buat dikonsumsi

Makanya, daripada dibuang sembarangan, pemeliharaan ikan ini perlu lebih bertanggung jawab biar nggak jadi masalah baru buat lingkungan.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Rabu 14 Januari 2026 Markus 1:29-39 dan Renungan Harian Katolik

Membaca Injil harian dan renungan memegang peranan penting bagi umat Katolik. Dengan melakukan ini, umat Katolik mendekatkan diri pada...

More Articles Like This

Favorite Post