Sunday, February 1, 2026

Munggahan Jelang Ramadan 1447 H Perkiraan Tanggal Pelaksanaan, Makna Budaya dan Inspirasi Paket Makan Bersama

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Aroma Ramadan makin kerasa, bestie ✨
Belum adzan pertama berkumandang, tapi vibe-nya udah dapet duluan. Di banyak daerah—khususnya Jawa Barat dan sekitarnya—warga mulai sibuk ngerencanain satu agenda wajib tahunan sebelum puasa: Munggahan.

Bukan sekadar acara makan rame-rame, munggahan itu ibarat warming up spiritual dan sosial sebelum masuk bulan suci. Momen buat pulang kampung, reunian sama keluarga besar, ketemu temen lama, saling minta maaf, sampai ziarah ke makam orang tua.

Dan seperti biasa…
pertanyaan klasik langsung muncul di grup WA keluarga:

“Munggahan tahun ini jatuh tanggal berapa, ya?”

Kenapa Tanggal Munggahan Sering Bikin Bingung?

Jawabannya simpel: nggak ada tanggal saklek.
Di masyarakat, waktu munggahan itu fleksibel banget.

Ada yang kekeuh harus H-1 sebelum puasa, biar kerasa “last call” sebelum Ramadan. Tapi ada juga yang realistis, milih akhir pekan supaya semua bisa kumpul tanpa bentrok kerjaan dan sekolah.

Makanya, tiap tahun tanggalnya bisa beda-beda tergantung kesepakatan keluarga.

Arti Munggahan: Dari KBBI Sampai Tradisi Sunda

Kalau dibuka di KBBI, kata munggah artinya naik.
Dalam konteks budaya, munggahan dimaknai sebagai tradisi kumpul dan makan bersama keluarga untuk menyambut bulan puasa, yang biasanya dilakukan di hari terakhir bulan Ruwah (Syaban).

Tapi menurut Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, ceritanya lebih berwarna.

Dalam budaya Sunda, ada juga istilah papajar, yaitu tradisi makan-makan atau piknik bareng yang biasanya dilakukan sekitar seminggu sebelum Ramadan, sebagai bentuk rasa senang menyambut puasa.

Uniknya lagi, secara bahasa Sunda asli, kata munggahan justru awalnya merujuk ke malam pertama Ramadan (sahur pertama).

Seiring waktu, semua makna itu melebur.
Sekarang, munggahan dipahami luas sebagai segala bentuk silaturahmi dan makan bersama menjelang Ramadan—mau H-1, H-3, bahkan H-7, semua sah-sah aja.

Munggahan dalam Islam: Wajib Nggak, Sih?

Secara hukum Islam, munggahan bukan ibadah wajib. Nggak ada dalil khusus yang mewajibkan atau mensyariatkannya.

Tapi… jangan salah.
Para ulama memandang munggahan sebagai tradisi baik (urf) yang sejalan dengan nilai Islam.

Soalnya, isi kegiatannya positif banget:

  • Silaturahmi
  • Saling memaafkan (hablum minannas)
  • Sedekah makanan
  • Doa dan rasa syukur menyambut Ramadan

Selama nggak berlebihan, nggak mubazir, dan nggak ada hal yang melanggar syariat, munggahan justru bernilai kebaikan dan jadi cara indah menyambut bulan suci.

Menu & Paket Munggahan Favorit

Karena intinya kebersamaan, menu munggahan biasanya yang cocok dimakan rame-rame. Ini beberapa paket yang paling sering jadi andalan:

1. Paket Liwetan / Botram

Paling juara buat bangun suasana akrab.

Isian:
Nasi liwet atau nasi timbel, ayam goreng/bakar, ikan asin jambal, tahu-tempe goreng, lalapan, sambal terasi dadakan, plus kerupuk.

2. Paket Prasmanan Rumahan

Aman buat keluarga besar dengan selera beda-beda.

Isian:
Nasi putih atau nasi uduk, lauk utama (semur daging / opor ayam), tumis sayur, dan buah potong.

3. Paket Manis Penutup

Biar vibes Ramadan makin dapet.

Isian:
Kolak pisang, es buah, kurma, atau jajanan pasar.

Tips penting:
Kalau pesan katering, pilih menu yang nggak gampang basi, soalnya acara kumpul keluarga biasanya suka molor 😅
Sambal dipisah biar ramah anak, dan kalau pesertanya banyak, prasmanan lebih hemat dibanding nasi box.

Jadi, Munggahan 2026 Jatuh Tanggal Berapa?

Jawabannya tergantung penetapan awal Ramadan 1447 H.

Menurut Kementerian Agama, Sidang Isbat akan digelar pada Selasa, 17 Februari 2026, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri berbagai ormas Islam.

Sementara itu, ada potensi perbedaan metode:

  • Kalender Hijriah Kemenag: 1 Ramadan diperkirakan Kamis, 19 Februari 2026
  • Muhammadiyah: Dengan hisab wujudul hilal, ada kemungkinan Rabu, 18 Februari 2026

Karena itu, buat para perantau dan pekerja, mungahan paling realistis diprediksi jatuh di akhir pekan 14–15 Februari 2026.
Tanggal ini diperkirakan bakal jadi puncak keramaian tempat makan, rumah keluarga, sampai lokasi wisata buat tradisi papajar.

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Link Video Parera 11 Menit Ramai di TikTok dan X, Netizen Diimbau Waspada Link Palsu

Ini Dia Fakta di Balik Drama TikTok tentang Video Parera yang Bikin Netizen Auto Kepo. Belakangan ini linimasa TikTok,...

More Articles Like This

Favorite Post