Menjelang dibukanya pendaftaran KIP Kuliah 2026, vibe perjuangan calon mahasiswa di seluruh Indonesia makin terasa. Timeline medsos penuh dengan story buka laptop, ngopi sachet, sambil ngisi data di laman resmi Kemdikbudristek. Tapi… drama klasik kembali terulang 😅
Begitu masuk ke menu Data Prestasi, banyak yang auto berhenti karena satu istilah misterius:
Honorable Mention
Langsung muncul pertanyaan sejuta umat:
- “Honorable mention itu juara berapa sih?”
- “Kalau juara harapan, masuk nggak?”
- “Cuma finalis doang, boleh pilih ini nggak ya?”
Tenang bestie, lo nggak sendirian. Istilah ini memang sering bikin overthinking, apalagi buat yang lombanya lokal dan sertifikatnya full bahasa Indonesia.
Sebelum panik mikir prestasi, penting banget buat lurusin mindset dulu.
KIP Kuliah itu:
👉 Program bantuan biaya kuliah dari pemerintah
👉 Buat siswa berpotensi akademik oke
👉 Tapi punya keterbatasan ekonomi
Dan yes, prestasi BUKAN syarat wajib.
Bahkan akun resmi KIP Kuliah pernah negesin:
Kalau nggak punya prestasi lomba, tetap boleh daftar dan nggak auto gagal.
Kolom prestasi itu sifatnya nilai plus, bukan penentu hidup-mati lolos KIP. Jadi kalau CV lomba lo masih tipis, don’t panic 🚫😵💫
Jadi, Honorable Mention Itu Apa Sih Sebenernya?
Secara global (bukan cuma di KIP Kuliah), Honorable Mention artinya:
✨ Penghargaan kehormatan
✨ Apresiasi khusus
✨ Buat peserta yang performanya kece, tapi belum masuk juara utama
Dalam bahasa manusia:
“Lo nggak juara 1–3, tapi karya/penampilan lo di atas rata-rata dan layak dapet spotlight.”
Di lomba internasional, istilah ini sering banget dipakai, terutama:
- Debat bahasa Inggris
- Olimpiade sains
- Lomba karya tulis
- Kompetisi seni & inovasi
Honorable Mention vs Juara Harapan: Saudaraan Tapi Nggak Kembar 👀
Di Indonesia, kita lebih familiar sama:
- Juara Harapan 1 / 2 / 3
- Juara Favorit
- Penghargaan Khusus Juri
Nah, dalam konteks formulir KIP Kuliah:
✅ Juara Harapan = Honorable Mention
✅ Special Award = Honorable Mention
Jadi kalau sertifikat lo tulisannya:
- Juara Harapan
- Penghargaan Khusus
- Best Speaker
- Karya Terinovatif
➡️ AMAN pilih Honorable Mention
Jangan Salah Pilih! Ini Beda Finalis vs Honorable Mention ⚠️
Ini nih kesalahan paling sering kejadian:
🔹 Pilih Finalis kalau:
- Lolos ke babak akhir (Top 10 / Grand Final)
- Tapi nggak dapet piala atau penghargaan tambahan
🔹 Pilih Honorable Mention kalau:
- Ada penghargaan resmi
- Meski bukan juara 1–3
- Ada pengakuan khusus dari juri
Intinya:
Finalis = lolos
Honorable Mention = lolos + diapresiasi
Cara Isi Kolom Prestasi KIP Kuliah 2026 Biar Aman & Nggak Nyusahin Diri Sendiri
Biar nggak salah langkah, ikutin cheat sheet ini 👇
1️⃣ Login akun KIP Kuliah
Masuk ke menu Data Prestasi
2️⃣ Isi detail lomba
- Nama kegiatan sesuai sertifikat
- Jenis (individu/kelompok)
- Tahun lomba
3️⃣ Pilih pencapaian
- Juara 1–3 ➝ pilih sesuai
- Juara Harapan / Penghargaan Khusus ➝ Honorable Mention
- Masuk final doang ➝ Finalis
4️⃣ Upload sertifikat
Pastikan:
✔️ Nama lo jelas
✔️ Ada logo/penyelenggara
✔️ Tulisan terbaca
🚨 Peringatan keras tapi sayang:
Kalau lo cuma punya sertifikat Peserta, jangan maksa pilih Honorable Mention. Kejujuran data itu krusial banget dalam seleksi bantuan pemerintah.
Honorable Mention emang keren, tapi bukan segalanya. KIP Kuliah lebih fokus ke:
- Kondisi ekonomi
- Status sekolah
- Kelulusan & akademik
Prestasi itu cuma booster, bukan tiket emas.
Jadi, mau lo juara, honorable mention, finalis, atau bahkan tanpa prestasi lomba—tetap punya peluang yang sama asal syarat utama terpenuhi.
Tetap semangat pejuang KIP Kuliah 2026!
Kuliah bukan soal siapa paling banyak piala, tapi siapa paling siap berjuang 💪🎓🔥
