Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita lagi jadi topik paling panas di media sosial. Bukan cuma karena isi filmnya yang dianggap berani buka isu besar soal Papua Selatan, tapi juga karena beberapa acara nobar sempat dibubarkan aparat di sejumlah kampus. Alhasil, makin banyak orang penasaran: “Sebenarnya film ini ngomongin apa sih?”
Film garapan Dandhy Laksono dan Cypru Paju Dale ini mengangkat cerita tentang dugaan eksploitasi hutan dan konflik agraria di Papua Selatan. Fokus utamanya ada pada kehidupan masyarakat adat yang disebut menghadapi tekanan besar akibat proyek pangan dan energi skala raksasa.
Yang bikin beda, film ini nggak tayang di bioskop ataupun platform streaming kayak Netflix dan Vidio. Jadi satu-satunya cara buat nonton ya lewat acara nobar resmi yang diadakan komunitas atau kelompok tertentu.
Cara Ikut Nobar Film Pesta Babi
Buat yang pengin ikut nonton bareng, konsepnya sebenarnya simpel:
- Cari lokasi nobar resmi
- Hubungi panitia penyelenggara
- Datang sesuai jadwal acara
- Ikuti aturan yang berlaku selama pemutaran
Informasi terbaru biasanya diumumkan lewat akun Instagram resmi komunitas penyelenggara dan jaringan distribusi film dokumenter tersebut.
Lokasi Nobar yang Lagi Banyak Dicari
Beberapa titik nobar yang ramai dibahas warganet antara lain ada di Jakarta dan Bandung. Ini daftar lokasi yang sempat diumumkan komunitas penyelenggara:
Jakarta Selatan
- Asrama Gloreux Desa Putra
Bandung, Jawa Barat
- BEM UNFARI
Selain itu, ada juga lokasi lain di beberapa kota:
- Surabaya — Himpunan Mahasiswa Studi Pembangunan ITS
- Dompu — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi
- Sidoarjo — Mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan
- Samarinda — Prodi Hukum Tata Negara UIN Sultan Aji Muhammad Idris
- Sukabumi — Teman Tuli Berkarya
Mau Bikin Nobar Sendiri? Bisa Banget
Menariknya, sekarang nobar nggak harus skala besar. Penyelenggara memperbolehkan pemutaran dengan minimal 10 peserta.
Artinya, kamu bisa bikin acara sendiri bareng teman kampus, komunitas, atau keluarga selama mengikuti aturan distribusi yang ditetapkan.
Beberapa syarat yang wajib dipatuhi antara lain:
- Film tidak boleh direkam atau disebarkan ulang
- Penyelenggara wajib mengirim dokumentasi acara
- Poster nobar harus diunggah ke media sosial dengan menandai akun terkait dan memakai tagar kampanye tertentu
Aturan ini dibuat supaya distribusi film tetap terkendali dan tidak beredar bebas di internet.
Kenapa Film Ini Jadi Viral?
Banyak netizen menilai Pesta Babi bukan sekadar dokumenter biasa. Film ini dianggap membawa isu yang jarang dibahas secara terbuka, terutama soal:
- konflik tanah adat,
- pembukaan lahan besar-besaran,
- proyek ketahanan pangan,
- sampai dampak sosial terhadap masyarakat Papua.
Di sisi lain, pembubaran beberapa acara nobar justru bikin rasa penasaran publik makin meledak. Potongan video diskusi dan cuplikan suasana nobar pun ramai berseliweran di TikTok dan X.
Bukan Sekadar Nonton, Tapi Jadi Ruang Diskusi
Mayoritas acara nobar film ini biasanya nggak cuma berhenti di pemutaran film. Banyak komunitas juga mengadakan sesi diskusi setelahnya, mulai dari isu lingkungan, hak masyarakat adat, sampai kebebasan berekspresi.
Karena itu, suasana nobarnya sering terasa lebih kayak forum ngobrol tapi serius — bukan sekadar datang, duduk, lalu pulang.
Buat kamu yang penasaran dan pengin ikut nobar di Jakarta atau Bandung, pantengin terus update komunitas penyelenggara karena lokasi dan jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung izin tempat dan kondisi lapangan.
