Memasuki Februari 2026, denyut perjalanan antarpulau Indonesia kembali terasa ramai. Meski euforia libur awal tahun sudah lewat, aktivitas masyarakat justru mulai stabil—bahkan meningkat—terutama untuk urusan kerja, kuliah, dan distribusi barang ke kawasan timur Indonesia.
Di tengah mahalnya tiket pesawat, jalur laut masih jadi andalan. Selain lebih ramah di kantong, kapal Pelni juga unggul soal kapasitas bagasi dan jangkauan rute. Menjawab kebutuhan itu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali mengoperasikan kapal-kapal besarnya untuk melayani rute favorit dari Jawa menuju Maluku dan Nusa Tenggara Timur.
Nah, biar perjalanan kamu di Februari 2026 makin lancar dan bebas drama salah jadwal, berikut rangkuman rute-rute penting yang patut kamu pantau.
Jakarta – Ambon: Jalur Panjang yang Selalu Padat
Rute dari Tanjung Priok (Jakarta) menuju Ambon dikenal sebagai salah satu lintasan terpanjang sekaligus tersibuk. Di Februari 2026, KM Nggapulu kembali jadi primadona, ditemani kapal lain seperti KM Dobonsolo.
Dengan fasilitas yang nyaman dan jadwal yang relatif konsisten, KM Nggapulu sering jadi pilihan utama penumpang. Lama perjalanan berkisar 4–5 hari, tergantung jumlah pelabuhan transit. Biasanya kapal akan singgah di Surabaya, Makassar, dan Bau-Bau sebelum akhirnya sandar di Ambon.
Perkiraan rotasi Februari 2026:
- Awal bulan: keberangkatan sekitar 1–3 Februari
- Pertengahan bulan: rotasi berikutnya sekitar 14–16 Februari
Ende – Kupang: Nadi Transportasi NTT
Bergeser ke Nusa Tenggara Timur, rute Ende–Kupang punya peran vital bagi mobilitas masyarakat dan roda ekonomi lokal. Jalur ini umumnya dilayani oleh KM Awu dan KM Wilis, kapal yang dikenal tangguh menembus perairan Laut Sawu.
Jika cuaca bersahabat, perjalanan bisa ditempuh kurang dari 24 jam. Biasanya kapal berangkat dari Ende pada sore atau malam hari, lalu tiba di Pelabuhan Tenau, Kupang keesokan harinya.
Untuk Februari 2026, frekuensi pelayaran tersedia sekitar dua minggu sekali, mengikuti lintasan kapal dari Jawa dan Bali menuju NTT. Jadi, penting banget buat rajin cek jadwal kapal yang melintas.
Ternate sebagai Titik Temu: ke Bau-Bau dan Ambon
Pelabuhan Ahmad Yani Ternate berfungsi sebagai simpul utama di Maluku Utara. Dari sini, dua rute paling ramai adalah Ternate–Ambon dan Ternate–Bau-Bau.
▶ Ternate – Ambon
Rute penghubung dua ibu kota provinsi ini biasanya dilayani KM Dorolonda atau KM Sangiang. Waktu tempuhnya relatif singkat, sekitar 1 hari pelayaran, dengan kemungkinan singgah di pelabuhan transit seperti Namlea.
▶ Ternate – Bau-Bau
Untuk rute ini, KM Sinabung dan KM Dorolonda jadi andalan. Perjalanan cukup panjang karena melintasi Laut Banda, dengan durasi sekitar 1,5 hingga 2 hari, tergantung cuaca dan jumlah transit.
Surabaya – Ternate: Jalur Favorit Pedagang dan Penumpang
Rute Surabaya–Ternate dikenal sebagai jalur super sibuk, terutama untuk pengiriman barang dari Jawa Timur ke Maluku Utara. Dua kapal besar yang rutin melayani lintasan ini adalah KM Labobar dan KM Dorolonda.
KM Labobar, dengan kapasitas ribuan penumpang, biasanya menempuh rute:
Surabaya – Balikpapan – Pantoloan (Palu) – Bitung – Ternate.
Sementara itu, KM Dorolonda bisa mengambil jalur berbeda, seperti via Makassar. Perbedaan lintasan ini penting dicatat agar kamu bisa menyesuaikan tujuan dan estimasi waktu tiba.
Catatan Penting Sebelum Berlayar Naik Kapal Pelni:
- Jadwal kapal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi operasional dan cuaca.
- Selalu cek info terbaru lewat kanal resmi Pelni atau pelabuhan setempat.
- Datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari antrean panjang.
Dengan perencanaan yang matang dan jadwal di tangan, perjalanan laut di Februari 2026 bisa jadi pengalaman yang aman, nyaman, dan tentunya hemat. Selamat berlayar dan semoga perjalananmu lancar! 🚢✨
