Tuesday, January 13, 2026

Grok AI Disetop Sementara di Indonesia, Kasus Deepfake Seksual Picu Tekanan ke Elon Musk Benahi Sistem

Must Read
Tolong Kasih Bintang Penilaian. Terima kasih.

Lagi-lagi dunia AI bikin heboh. Kali ini yang kena spotlight bukan seleb, tapi Grok AI, chatbot buatan X (eks Twitter) yang backing-annya langsung Elon Musk. Masalahnya? Grok ketahuan dipakai buat deepfake asusila—dan itu jelas bukan main-main.

Pemerintah Indonesia langsung ambil langkah tegas. Lewat Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), akses Grok diputus sementara. Alasannya simpel tapi serius: teknologi canggih ini kebablasan dipakai buat ngedit foto orang jadi konten seksual tanpa izin. Big no.

Bukan Dibanned Total, Tapi Lampu Kuning Keras

Tenang, Grok belum sepenuhnya dihapus dari muka bumi. Pemblokiran ini sifatnya sementara. Di beberapa jalur, Grok masih bisa diakses—entah lewat platform X langsung atau lewat provider tertentu. Tapi tetap aja, ini jadi sinyal keras dari pemerintah: “Eh, ini udah kelewatan.”

Langkah ini bukan asal nutup. Pemerintah ngacu ke aturan resmi, tepatnya regulasi yang mewajibkan platform digital memastikan layanannya nggak jadi sarang konten terlarang. Kalau sistemnya malah memfasilitasi hal negatif, ya siap-siap kena tindakan.

Deepfake Seksual = Pelanggaran Berat

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, tegas banget soal ini. Menurut dia, deepfake seksual tanpa persetujuan itu bukan sekadar “iseng digital”, tapi pelanggaran HAM, nyerang martabat manusia, dan bikin ruang digital makin nggak aman.

Yang paling rawan kena dampaknya? Perempuan dan anak-anak. Makanya pemerintah ngerem Grok dulu, biar nggak makin liar. Intinya: teknologi boleh canggih, tapi etika nggak boleh ketinggalan.

Ruang digital bukan wilayah bebas hukum. Mau online atau offline, tetap ada batas.

X Diminta Bertanggung Jawab

Nggak cuma nutup akses, pemerintah juga nunggu klarifikasi dari X. Mereka diminta jelasin: sejauh mana Grok berdampak negatif, dan apa langkah konkret buat benerin sistemnya.

Kalau dari pihak X ada komitmen serius—misalnya perbaikan filter, moderasi konten yang lebih ketat—pemerintah baru bakal evaluasi ulang. Jadi ini bukan perang, tapi tes tanggung jawab.

DPR Ikut Nimbrung: Elon Musk, Tolong Benerin!

Masalah Grok ternyata bukan cuma ribut di Indonesia. Di level global, fitur ini juga menuai kritik. Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, ikut angkat suara dan minta Elon Musk turun tangan langsung.

Menurut dia, kalau platform sebesar X nggak bisa ngontrol produknya sendiri, dampaknya bisa ke mana-mana. Bahkan, ada ancaman: kalau nggak ada perbaikan serius, bukan cuma Grok—X bisa ikut kena blokir.

Ia juga dukung langkah hukum buat siapa pun yang pakai AI buat bikin dan nyebarin konten negatif. Jadi bukan cuma platformnya yang ditekan, tapi juga penggunanya.

Bukan Mau Ngekang, Tapi Cari Jalan Tengah

Di sisi lain, DPR juga nggak mau asal keras. Dave Laksono dari Komisi I bilang, solusi terbaik tetap lewat dialog. Pemerintah dan X disarankan duduk bareng, ngobrol serius soal pengawasan internal dan kepatuhan aturan Indonesia.

Targetnya jelas:

  • Kebebasan berekspresi tetap aman
  • Tapi keselamatan publik nggak dikorbanin

Menurut Dave, pemblokiran Grok ini dasarnya perlindungan, bukan pembungkaman. Tapi ke depan, kebijakan kayak gini harus diarahkan ke solusi jangka panjang, bukan cuma tambal sulam.

Intinya? Kasus Grok jadi pengingat keras:
AI itu powerful, tapi kalau tanpa kontrol, bisa bahaya. Pemerintah lagi pasang badan buat jaga ruang digital tetap sehat. Sekarang tinggal nunggu: Elon Musk dan X bakal beneran beresin Grok, atau malah makin ribet?

Netizen? Tinggal mantau sambil mikir:
Teknologi makin canggih, tapi kita udah siap tanggung jawab belum? 👀💻

 

------

Info Viral Gabung di Channel WHATSAPP kami atau di Google News

Berlangganan Info Menarik Kami

Silahkan subscribe email anda! Jangan lewatkan, hanya artikel dan tips menarik yang akan kami kirimkan ke Anda

Latest

Cara Mengetahui dan Menghindari Salah Input Nomor NPSN Sekolah untuk Data Pendidikan

Masih Bingung Cari NPSN Sekolah? Nih Jawaban Lengkapnya, Jangan Sampai Salah Input!Buat kamu para pelajar, orang tua, atau pejuang...

More Articles Like This

Favorite Post